Kementerian BUMN Buka Suara Terkait Naiknya Tagihan Listrik

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 10 Juni 2020 | 17:10 WIB
Kementerian BUMN Buka Suara Terkait Naiknya Tagihan Listrik
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait naiknya tagihan listrik pelanggan. Dalam pernyataannnya Kementerian BUMN menegaskan tak ada kenaikan tarif listrik.

Pernyataan tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga yang mengemukakan, jika kenaikan tagihan listrik murni karena naiknya pemakaian listrik di rumah. 

Ia juga melanjutkan, pada saat ada imbauan di rumah aja, maka semua anggota kegiatan praktis dilakukan di rumah mulai dari bekerja, belajar hingga beribadah. 

Sehingga, tanpa sadar semua penggunaan listrik meningkat, akhirnya membuat tagihan listrik naik.

"Mungkin selama ini kita, nggak pernah pakai TV karena di rumah pakai TB. Atau ada yang pake AC biasanya cuma satu karena di rumah, mungkin AC-nya di tambah tiga sampai empat AC dipakai atau hal-hal lain. Mulai dari anak, orang tua, semua di rumah, semua bekerja dan sekolah akhirnya pemakaian listrik juga naik," ucap Arya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Menurut Arya, kenaikan tagihan listrik itu merupakan tagihan listrik yang belum tertagih pada masa di rumah aja. Karena, pada masa itu, PLN mengganakan hitungan pemakaian rata-rata.

"Setelah tiga bulan terakhir dia (pakai) untuk penagihan bulan berikutnya padahal sebenarnya bisa saja kita lebih makainya karena ada WFH itu. Nah kelebihan ini tidak ditagih oleh PLN sementara, karena mereka menghitung rata-rata," jelas dia.

"Pada bulan berikutnya lagi, karena masih teman-teman PLN belum ke rumah menghitung meteran secara langsung, secara fisik dipakai lagi oleh PLN rata-rata tiga bulan terakhir dipakai lagi," katanya. 

Kemudian, kata Arya, setelah petugas PLN mulai ke lapangan dan mencatat ada kelebihan penggunaan, maka kelebihan itulah yang ditagih oleh PLN. Sehingga, hal itulah yang menyebabkan tagihan listrik naik.

baca juga

"Pada bulan ketiga, teman-teman PLN datang ke rumah, dia (petugas) cek ternyata ada kelebihan, nah kelebihan ini lah, pada dua bulan sebelumya, pada satu bulan sebelumnya ditambah kelebihan bulan ketiga mereka jumlahkan ke atas. Jadi nambah, ada penambahan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Didu Anggap Kenaikan Tagihan Listrik Tidak Rasional

Said Didu Anggap Kenaikan Tagihan Listrik Tidak Rasional

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 12:42 WIB

Protes PLN, Netizen: Tukang Las Ditagih Rp20 Juta, Ngelas Kapal Induk?

Protes PLN, Netizen: Tukang Las Ditagih Rp20 Juta, Ngelas Kapal Induk?

Jogja | Rabu, 10 Juni 2020 | 10:10 WIB

Tarif Listrik Warga Membengkak, Anak Buah Luhut: Lapor ke Kami

Tarif Listrik Warga Membengkak, Anak Buah Luhut: Lapor ke Kami

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 10:15 WIB

Tagihan Listrik  Rumahnya Melonjak, Fadli Zon: PLN Harus Transparan

Tagihan Listrik Rumahnya Melonjak, Fadli Zon: PLN Harus Transparan

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:22 WIB

PLN Akui Ada 6 Persen Pelanggan yang Tagihan Listriknya Naik Drastis

PLN Akui Ada 6 Persen Pelanggan yang Tagihan Listriknya Naik Drastis

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2020 | 05:06 WIB

PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH

PLN Buka Suara Banyak Tagihan Listrik Melonjak Saat WFH

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 19:59 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×