Array

Tarif Listrik Warga Membengkak, Anak Buah Luhut: Lapor ke Kami

Rabu, 10 Juni 2020 | 10:15 WIB
Tarif Listrik Warga Membengkak, Anak Buah Luhut: Lapor ke Kami
Ilustrasi tagihan listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Pihak Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) angkat bicara soal membengkaknya tagihan listrik sejumlah masyarakat. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan masyarakat bisa mengadukan kenaikan tarif listrik ini kepada Kemenko Marves.

Menyadur Hops.id --jaringan Suara.com, Yudhi mengatakan jika Kemenko Marves menyediakan layanan pengaduan tarif listrik yang naik melalui email [email protected].

"Kalau ada kasus listrik, lapor saja ke alamat tersebut, setelah jumlahnya banyak, kami akan kirim tim untuk melakukan investigasi terkait adanya kenaikan tarif listrik yang dikeluhkan tersebut," kata Yudhi dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/6/2020).

Yudhi mengatakan semua pengaduan masyarakat akan diterima dan ditindaklanjuti. Ia menjelaskan bahwa ada tahapan investigasi untuk menelusuri masalah kenaikan tagihan tarif listrik ini.

"Investigasi akan dilakukan untuk mencari kebenaran, apakah informasi yang didapat merupakan kesalahan PLN atau memang sudah sesuai dengan penggunaan konsumen. Namun jika PLN melakukan pelanggaran akan kita beri peringatan keras," jelas Yudhi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada awal bulan ini sejumlah masyarakat dikejutkan dengan tagihan listrik rumah mereka yang membengkak.

Berbagai protes pun dilayangkan di sejumlah akun sosial media dengan harapan mendapat kejelasan.

Kenaikan tagihan listrik yang diresahkan warga beberapa waktu belakangan nyatanya turut dialami oleh anggota DPR RI Fadli Zon.

Mengenai kejadian ini, politikus Partai Gerindra tersebut lantas mempertanyakan dasar kenaikan tagihan listrik kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ruslan Buton Ragu Polri Hadir di Sidang Praperadilan Hari Ini

Ia mendesak agar PLN transparan menjawab keluhan yang disampaikan masyarakat mengenai kenaikan tagihan listrik.

"@pln_123 harus transparan atas keluhan-keluhan di masyarakat. Kenapa tagihan listrik melonjak? Ada privatisasi?" cuit Fadli.

Sebelumnya, PLN telah memberi tanggapan mengenai kenaikan tagihan listrik. Perusahaan mengklaim bahwa kenaikan tersebut bukan tarif listrik yang melonjak melainkan pemakaian listrik pelanggan yang lebih panjang.

Menurut Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono, terdapat tiga alasan yang membuat tagihan listrik meningkat.

Pertama, konsumsi listrik lebih panjang karena warga banyak berkegiatan di rumah setelah adanya PSBB.

Kemudian, kegiatan masyarakat lebih awal dari biasanya di bulan Mei atau bertepatan dengan bulan Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI