Awal Pekan, IHSG Terbang Dekati Level 5.000

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 Juli 2020 | 09:13 WIB
Awal Pekan, IHSG Terbang Dekati Level 5.000
Ilustrasi pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini Senin (6/7/2020) dibuka dengan menguat tipis. Mengutip data perdagangan RTI, IHSG merangkak naik tipis 7 poin atau 0,15 persen menuju level 4.981,42.

Begitu juga dengan indeks LQ45 yang ikutan menghijau dengan naik 5 poin atau 0,69 persen menuju level 776,314.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 48 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 25 miliar dan volume transaksi mencapai 3,7 ribu kali.

Sebanyak 116 saham menguat 26 saham turun dan 89 saham belum ditransaksikan.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan setelah selama seminggu lalu IHSG menguat 1,42 persen tetapi disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp 1,59 triliun, diawal minggu ini ada peluang IHSG melanjutkan penguatannya seiring perkiraan penurunan kembali 7DRR oleh Bank Indonesia (BI).

Di saat bersamaan BI mengatakan beberapa indikator awal ekonomi belum menunjukkan indikasi Indonesia akan masuk kedalam resesi ditengah pencapaian jumlah tertinggi kembali korban yang terjangkiti dan tewas akibat Covid-19.

Lebih lanjut, naiknya harga komoditas seperti Nikel dan Timah masing-masing sebesar 0,31 persen dan 0,18 persen berpotensi menjadi sentimen penguat bagi saham-saham dibawah komoditas tersebut didalam perdagangan Senin ini.

"Cukup banyak sentimen positif penggerak IHSG untuk menguat dalam perdagangan Senin ini ditengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisanya.

Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Bank, Pakan Ayam, Infrastruktur, Konsumer, Rokok, Kimia, Semen dan Telekomunikasi dalam perdagangan Senin ini.

baca juga

"IHSG kami perkirakan bergerak pada 4,934 - 5,017 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BJBR CPIN TOWR INDF HMSP BRPT TBIG JPFA ISAT SMGR," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, Koreksi Wajar Warnai Pergerakan IHSG

Awal Pekan, Koreksi Wajar Warnai Pergerakan IHSG

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 07:35 WIB

Jelang Akhir Pekan, IHSG Menguat ke Level 4.970

Jelang Akhir Pekan, IHSG Menguat ke Level 4.970

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2020 | 09:26 WIB

Jelang Akhir Pekan, IHSG Betah Bergerak di Zona Hijau

Jelang Akhir Pekan, IHSG Betah Bergerak di Zona Hijau

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2020 | 08:16 WIB

IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 4.916

IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 4.916

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 09:17 WIB

IHSG Diprediksi Kembali Betah Bergerak di Zona Hijau

IHSG Diprediksi Kembali Betah Bergerak di Zona Hijau

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 07:56 WIB

Awal Juli, IHSG Berhasil Naik Tipis ke Level 4.910

Awal Juli, IHSG Berhasil Naik Tipis ke Level 4.910

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2020 | 09:18 WIB

IHSG Rupiah Diprediksi Kembali Masuk Zona Hijau

IHSG Rupiah Diprediksi Kembali Masuk Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2020 | 07:36 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×