Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Theta Asal California Perluas Pangsa Pasarnya di Indonesia

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Juli 2020 | 05:55 WIB
Theta Asal California Perluas Pangsa Pasarnya di Indonesia
Thetalabs (Theta) platform streaming yang berdomisili di San Jose, California.

Suara.com - Thetalabs (Theta) platform streaming yang berdomisili di San Jose, California memperluas pasar di Indonesia dengan bekerjasama dengan Indodax, Indonesia startup bitcoin, blockchain dan perdagangan aset kripto. Theta merupakan platform streaming terdesentralisasi yang menggunakan sistem blockchain.

Perusahaan ini menggunakan TFUEL sebagai token atau aset kripto sebagai pembayaran. Token ini juga bisa menjadi komoditas yang dapat dibeli di Indodax.

CEO Thetalabs Mitch mengatakan, Theta adalah jaringan pengiriman video terdesentralisasi, didukung oleh pengguna, berjalan pada blockchain khusus pada jaringan Theta. Pengguna dapat memperoleh hadiah token karena menggunakan kelebihan bandwidth mereka untuk berbagai video dengan pengguna lain di dekatnya.

“Kami telah mengembangkan jaringan pengiriman video kami dan mengimplementasikan kemitraan teknologi kami dengan platform video. Karena itu, Indonesia adalah pasar yang sangat menarik bagi kami dan kami sangat senang memperkenalkan Theta Network kepada penyedia layanan lokal,” katanya Mitch dalam keterangannya, Selasa (7/7/2020).

Dia menjelaskan, bermitra dengan Indodax adalah langkah penting untuk menggaet pasar di Indonesia, yang memiliki populasi aset kripto yang sangat aktif. Saat ini Theta sendiri sudah memiliki beberapa Theta Guardian Nodes (server blockchain Theta) yang tersebar di Indonesia.

Theta adalah token tata kelola dari protokol blockchain Theta yang digunakan untuk dipertaruhkan sebagai simpul validator untuk menghasilkan blok, untuk mengamankan jaringan, dan untuk berpartisipasi dalam tata kelola protokol. Staking Theta juga menghasilkan Tfuel.

Tfuel adalah token operasional protokol blockchain Theta. Pengguna akan menggunakan Theta Fuel untuk menyelesaikan transaksi seperti membayar relay node untuk dapat mengakses video, atau untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar. Relay node menghasilkan Theta Fuel untuk setiap streaming video yang mereka bagikan ke pengguna lain di jaringan.

Setelah meluncurkan jaringan utamanya, pada bulan Maret 2019, beberapa pemimpin industri blockchain telah bergabung dengan jaringan Theta sebagai Enterprise Validator Nodes.

Setelah Theta berhasil mengimplementasikan jaringan Theta pada Dapp pertama, Theta TV, perusahaan itu juga kemudian bermitra dengan platform video seperti Contentos, MBG Newsgroup Korea, CJ Hello, dan Samsung VR.

baca juga

Mitch mengungkapkan, peluncuran Theta Mainnet 2.0 baru-baru ini telah sukses besar, dengan basis kode forking ke kode 2.0 tanpa hambatan, dan cakupan yang luas dari kemitraan peluncuran dengan Google Cloud. Tetapi yang paling penting untuk jangka panjang adalah peluncuran main net Guardian Node staking.

Theta meyakini pertumbuhan video streaming seperti game akan terus meningkat. Dari riset yang mereka himpun, seperti kelompok riset dalam S&P Global Market Intelligence, langganan video OTT Indonesia yang berbayar menembus sekitar 36,4% rumah tangga broadband pada 2018. Ini diharapkan tumbuh 16,4% selama lima tahun ke depan.

Dan menurut peneliti lain, pendapatan di segmen Video-on-Demand diproyeksikan mencapai US $304 pada tahun 2020 dan ini diharapkan untuk menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR 2020-2024) sebesar 9,6%, menghasilkan volume pasar yang diproyeksikan dari US $ 439 juta pada tahun 2024.

Dengan ukuran pasar konten video besar Indonesia, Theta ingin memasuki pasar Indonesia dan bekerja sama dengan penyedia konten video lokal untuk membangun jaringan Theta yang terdesentralisasi.

“Dengan terdaftarnya kami di Indodax, kami ingin meningkatkan kesadaran protokol Theta dan terus meningkatkan komunitas kami dan menambahkan lebih banyak Guardian Nodes untuk sepenuhnya mendesentralisasikan protokol kami,” jelas Mitch.

CEO Indodax Oscar Darmawan saat diminta keterangan mengenai hal tersebut mengatakan, Indodax selalu berusaha menghadirkan dan mendukung pengembangan infrastruktur Blockchain di Indonesia.

“Theta sendiri adalah salah satu blockchain yang menurut kami cukup berpotensi di masa depan khususnya melihat dari daftar partner korporasi dari Theta sendiri mulau dari Samsung, CJ Hello dan Google. Saya kira hingga sekarang tidak banyak protokol blockchain hingga saat ini yang mempunyai kekuatan partnership di dunia korporasi sebesar Theta. Saya sangat terkesan dengan daftar partnership yang dibawa oleh Theta,” kata Oscar Darmawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Tangkap Buronan FBI Russ Medlin

Polda Metro Tangkap Buronan FBI Russ Medlin

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 10:47 WIB

4 Alasan Kenapa Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0

4 Alasan Kenapa Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 13:31 WIB

Tak Disangka, Elon Musk Hanya Punya Bitcoin Segini

Tak Disangka, Elon Musk Hanya Punya Bitcoin Segini

Tekno | Senin, 18 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×