Kisah Garuda Indonesia Cuma Angkut 15 Penumpang ke Bali

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi
Kisah Garuda Indonesia Cuma Angkut 15 Penumpang ke Bali
Kolase gambar Dirut baru Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Suara.com)

Kondisi penumpang wisatawan dalam penerbangan ke Bali yang sebelum pandemi terisi penuh, namun setelah pandemi hanya terisi kurang dari 50 penumpang.

Suara.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan kondisi penumpang pesawat yang ingin berwisata sebelum dan sesudah pandemi. Menurut Irfan, setelah pandemi penumpang wisatawan sangat turun drastis.

Ia mencontohkan, kondisi penumpang wisatawan dalam penerbangan ke Bali yang sebelum pandemi terisi penuh, namun setelah pandemi hanya terisi kurang dari 50 penumpang.

"Saya ingin menginformasikan saja, sebelum covid ini jadi kita punya penerbangan sampai 16 penerbangan ke Denpasar, Bali almost fully booked. Hari ini hanya satu dan isinya hanya 15-20 orang saja," ujar Irfan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Irfan melanjutkan kondisi sepinya penerbangan itu bukan hanya karena tak ada penumpang yang ingin bepergian. Tapi juga pemerintah daerah yang membatasi masuknya wisatawan ke daerahnya.

"Ini karena memang Pemda Bali membatasi. Kita memahami sekali. Sehingga mereka berharap dokumen yg masuk hanya mereka yang memiliki PCR," jelas dia.

Mantan Direktur Utama PT INTI (Persero) ini pun terus melakukan kerja sama dengan para pemerintah daerah, agar Pemda tak menerapkan persyaratan yang ketat.

Sehingga, para penumpang kembali memilih pesawat untuk bepergian.

"Hari ini memang bekerja sama denga para pemda memberikan relaksasi masuk ke daerah masing-masing. Seperti kita ketahui bali akhirnya punya langkah yang lebih agresif untuk bisa menerima wisatawan dari domestik," pungkas Irfan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS