Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Mengenal Investasi Reksadana, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Rendy Adrikni Sadikin | Vita | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 08:58 WIB
Mengenal Investasi Reksadana, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Suara.com - Saat ini banyak orang yang mulai memilih untuk menyisihkan uang mereka dalam bentuk investasi. Mulai dari investasi emas hingga investasi saham, sudah banyak perusahaan atau tempat yang menyediakan wadah bagi Anda yang ingin berinvestasi. Namun, Anda memang harus lebih berhati-hati agar tidak salah dalam berinvestasi.

Salah satu investasi yang dapat Anda pilih adalah Reksadana, mungkin masih banyak yang belum mengetahui terkait investasi Reksadana. Melansir dari Bareksa, Reksadana adalah produk investasi seperti layaknya deposito di bank.

Reksadana akan menjadi wadah uang dari masyarakat yang selanjutnya akan digunakan untuk membeli sekumpulan surat berharga, baik dalam bentuk saham, obligasi, deposito, atau lainnya yang dikelola oleh manajer investasi.

Reksadana sebagai sebuah alternatif investasi khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu serta keahlian untuk menghitung risiko atas investasi tersebut.

Umumnya, Reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer investasi.

Jenis-jenis Reksadana

  1. Reksadana pasar uang (Money Market Fund)

    Reksadana pasar uang merupakan jenis Reksadana yang melakukan investasi dalam bentuk intrumen yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Bentuk dari instrumen investasi tersebut berupa time deposit (deposito berjangka), certificate of deposit (sertifikat deposito), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan berbagai jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.

  2. Reksadana pendapatan tetap (Fixed Income Fund)

    Reksadana yang satu ini adalah jenis Reksadana menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar daripada Reksadana pasar uang.

  3. Reksadana saham (Equity Fund)

    Hampir sama dengan Reksadana pendapatan tetap yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya namun untuk Reksadana saham dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Reksadana pasar uang dan Reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

  4. Reksadana campuran (Balance Mutual Fund)

    Reksadana campuran merupakan jenis Reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko Reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan Reksadana pendapatan tetap.

Cara Kerja Invertasi Reksadana

Reksadana sebagai salah satu investasi yang terbilang cukup mudah untuk dilakukan, sudah banyak yang memiliki izin sebagai penjual Reksadana. Sehingga jika Anda ingin melakukan investasi Reksadana dapat menggunakan bank yang Anda percaya. Sebelum melakukan investasi tidak ada salahnya jika Anda memahami terlebih dahulu cara kerja dari investasi Reksadana.

  1. Manajer investasi akan mengumpulkan dana dari para nasabahnya.
  2. Dana yang sudah dikumpulkan akan diinvestasikan ke sejumlah instrumen investasi yang sudah disepakati sebelumnya dengan para nasabah.
  3. Nasabah menerima informasi dari Manajer investasi terkait dana yang sudah diinvestasikan secara berkala. Informasi yag diberikan seputar kinerja produk, komposisi aset dan portofolio efek.
  4. Manajer investasi akan memotong biaya operasional berupa expense ratio yang akan dibebankan kepada nasabah.

Keuntungan dari Investasi Reksadana

  1. Mendatangkan berbagai peluang keuntungan, keuntungan dapat menyentuh angka 20% per tahun.
  2. Reksadana menawarkan diversifikasi risiko, dana investor disebar ke berbagai instrumen sehingga jika terjadi risiko tidak semuanya anjlok atau turun nilainya secara bersamaan.
  3. Keterbatasan pengetahuan dan ketiadaan waktu untuk melakukan analisa investasi, yang menjadi kendala banyak calon investor, diatasi oleh Reksadana dengan menyerahkan prosesnya kepada Manajer Investasi.
  4. Anda sudah dapat melakukannya secara online, karena sudah banyak platform yang menyediakan Reksadana dalam bentuk online.

Itulah mengenal investasi Reksadana mulai dari jenis, cara kerja hingga keuntungannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuat Tabungan Emas di Pegadaian, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tabungan Emas di Pegadaian, Mudah dan Praktis

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:35 WIB

Cara Investasi Emas di Tokopedia, Lebih Mudah dan Aman!

Cara Investasi Emas di Tokopedia, Lebih Mudah dan Aman!

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:27 WIB

Bantah Larikan Uang Miliaran Rupiah, Model Cantik Jambi: Saya Tak Akan Lari

Bantah Larikan Uang Miliaran Rupiah, Model Cantik Jambi: Saya Tak Akan Lari

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 00:00 WIB

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:31 WIB

3 Cara Cek Harga Emas Pegadaian

3 Cara Cek Harga Emas Pegadaian

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:04 WIB

Investasi Bodong, Kasir Money Changer Gelapkan Uang Rp 12,9 Miliar

Investasi Bodong, Kasir Money Changer Gelapkan Uang Rp 12,9 Miliar

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 09:10 WIB

Punya Uang Lebih, Mending Investasi atau Nabung ke Bank?

Punya Uang Lebih, Mending Investasi atau Nabung ke Bank?

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 07:50 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB