Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Mengenal Investasi Reksadana, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Rendy Adrikni Sadikin | Vita | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 08:58 WIB
Mengenal Investasi Reksadana, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Suara.com - Saat ini banyak orang yang mulai memilih untuk menyisihkan uang mereka dalam bentuk investasi. Mulai dari investasi emas hingga investasi saham, sudah banyak perusahaan atau tempat yang menyediakan wadah bagi Anda yang ingin berinvestasi. Namun, Anda memang harus lebih berhati-hati agar tidak salah dalam berinvestasi.

Salah satu investasi yang dapat Anda pilih adalah Reksadana, mungkin masih banyak yang belum mengetahui terkait investasi Reksadana. Melansir dari Bareksa, Reksadana adalah produk investasi seperti layaknya deposito di bank.

Reksadana akan menjadi wadah uang dari masyarakat yang selanjutnya akan digunakan untuk membeli sekumpulan surat berharga, baik dalam bentuk saham, obligasi, deposito, atau lainnya yang dikelola oleh manajer investasi.

Reksadana sebagai sebuah alternatif investasi khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu serta keahlian untuk menghitung risiko atas investasi tersebut.

Umumnya, Reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer investasi.

Jenis-jenis Reksadana

  1. Reksadana pasar uang (Money Market Fund)

    Reksadana pasar uang merupakan jenis Reksadana yang melakukan investasi dalam bentuk intrumen yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Bentuk dari instrumen investasi tersebut berupa time deposit (deposito berjangka), certificate of deposit (sertifikat deposito), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan berbagai jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.

  2. Reksadana pendapatan tetap (Fixed Income Fund)

    Reksadana yang satu ini adalah jenis Reksadana menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar daripada Reksadana pasar uang.

  3. Reksadana saham (Equity Fund)

    Hampir sama dengan Reksadana pendapatan tetap yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya namun untuk Reksadana saham dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Reksadana pasar uang dan Reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

  4. Reksadana campuran (Balance Mutual Fund)

    Reksadana campuran merupakan jenis Reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko Reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan Reksadana pendapatan tetap.

Cara Kerja Invertasi Reksadana

Reksadana sebagai salah satu investasi yang terbilang cukup mudah untuk dilakukan, sudah banyak yang memiliki izin sebagai penjual Reksadana. Sehingga jika Anda ingin melakukan investasi Reksadana dapat menggunakan bank yang Anda percaya. Sebelum melakukan investasi tidak ada salahnya jika Anda memahami terlebih dahulu cara kerja dari investasi Reksadana.

  1. Manajer investasi akan mengumpulkan dana dari para nasabahnya.
  2. Dana yang sudah dikumpulkan akan diinvestasikan ke sejumlah instrumen investasi yang sudah disepakati sebelumnya dengan para nasabah.
  3. Nasabah menerima informasi dari Manajer investasi terkait dana yang sudah diinvestasikan secara berkala. Informasi yag diberikan seputar kinerja produk, komposisi aset dan portofolio efek.
  4. Manajer investasi akan memotong biaya operasional berupa expense ratio yang akan dibebankan kepada nasabah.

Keuntungan dari Investasi Reksadana

  1. Mendatangkan berbagai peluang keuntungan, keuntungan dapat menyentuh angka 20% per tahun.
  2. Reksadana menawarkan diversifikasi risiko, dana investor disebar ke berbagai instrumen sehingga jika terjadi risiko tidak semuanya anjlok atau turun nilainya secara bersamaan.
  3. Keterbatasan pengetahuan dan ketiadaan waktu untuk melakukan analisa investasi, yang menjadi kendala banyak calon investor, diatasi oleh Reksadana dengan menyerahkan prosesnya kepada Manajer Investasi.
  4. Anda sudah dapat melakukannya secara online, karena sudah banyak platform yang menyediakan Reksadana dalam bentuk online.

Itulah mengenal investasi Reksadana mulai dari jenis, cara kerja hingga keuntungannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuat Tabungan Emas di Pegadaian, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tabungan Emas di Pegadaian, Mudah dan Praktis

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:35 WIB

Cara Investasi Emas di Tokopedia, Lebih Mudah dan Aman!

Cara Investasi Emas di Tokopedia, Lebih Mudah dan Aman!

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:27 WIB

Bantah Larikan Uang Miliaran Rupiah, Model Cantik Jambi: Saya Tak Akan Lari

Bantah Larikan Uang Miliaran Rupiah, Model Cantik Jambi: Saya Tak Akan Lari

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 00:00 WIB

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:31 WIB

3 Cara Cek Harga Emas Pegadaian

3 Cara Cek Harga Emas Pegadaian

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:04 WIB

Investasi Bodong, Kasir Money Changer Gelapkan Uang Rp 12,9 Miliar

Investasi Bodong, Kasir Money Changer Gelapkan Uang Rp 12,9 Miliar

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 09:10 WIB

Punya Uang Lebih, Mending Investasi atau Nabung ke Bank?

Punya Uang Lebih, Mending Investasi atau Nabung ke Bank?

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 07:50 WIB

Terkini

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB