Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Kilau Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus 1.947 Dolar AS per Ounce

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 29 Juli 2020 | 07:34 WIB
Kilau Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus 1.947 Dolar AS per Ounce
Ilustrasi emas batangan.

Suara.com - Harga emas menguat pada Selasa, ketika The Fed memulai pertemuan yang diprediksi memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk mendukung perekonomian Amerika yang terpukul virus corona.

Mengutip CNBC, Rabu (29/7/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.947,19 dolar AS per ounce. Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,7 persen lebih tinggi menjadi 1.944,60 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, emas melonjak ke rekor tertinggi 1.980,57 dolar AS per ounce, tetapi kemudian harga merosot sebanyaknya 3,7 persen karena investor membukukan keuntungan dan dolar AS mulai bangkit kembali.

Kini, investor menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, setelah bank sentral AS itu mengumumkan perpanjangan beberapa fasilitas pinjaman hingga akhir tahun.

Saham Wall Street merosot ketika paket bantuan senilai 1 triliun dolar AS yang diumumkan Senat Partai Republik AS menghadapi penentangan dari anggota Demokrat dan Republik.

Perak menyusut setelah melambung 6,4 persen ke level tertinggi sejak April 2013 di 26,19 dolar AS per ounce. Terakhir, perak turun 2,2 persen menjadi 24,07 dolar AS per ounce.

Sementara platinum melemah 0,2 persen menjadi 943,80 dolar AS per ounce dan palladium melorot 1,2 persen menjadi 2.283,27 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, petinggi Senat Amerika dari Partai Republik mengungkapkan, paket bantuan virus corona senilai 1 triliun dolar AS.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan paket stimulus untuk bisnis dan warganya yang terdampak pandemi virus corona.

baca juga

Dalam wawancara di program "State of the Union" CNN pada Minggu (26/7/2020), Kudlow mengatakan Partai Republik telah menyelesaikan RUU stimulus baru yang bernilai sekitar 1 triliun dolar AS.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, dengan analis juga menunjuk aliran besar-besaran menuju ETF emas sebagai pendorong di balik reli logam kuning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor! Harga Emas Antam Tembus Rp 1.022.000 per Gram

Rekor! Harga Emas Antam Tembus Rp 1.022.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 10:32 WIB

Harga Emas Terus Melesat ke Level Tertingginya

Harga Emas Terus Melesat ke Level Tertingginya

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:57 WIB

Jelang Idul Adha Harga Emas di Aceh Naik Nyaris Rp 3 Juta per Mayam

Jelang Idul Adha Harga Emas di Aceh Naik Nyaris Rp 3 Juta per Mayam

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?

Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?

Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?

Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?

Sumut | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×