Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Kilau Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus 1.947 Dolar AS per Ounce

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 29 Juli 2020 | 07:34 WIB
Kilau Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus 1.947 Dolar AS per Ounce
Ilustrasi emas batangan.

Suara.com - Harga emas menguat pada Selasa, ketika The Fed memulai pertemuan yang diprediksi memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk mendukung perekonomian Amerika yang terpukul virus corona.

Mengutip CNBC, Rabu (29/7/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.947,19 dolar AS per ounce. Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,7 persen lebih tinggi menjadi 1.944,60 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, emas melonjak ke rekor tertinggi 1.980,57 dolar AS per ounce, tetapi kemudian harga merosot sebanyaknya 3,7 persen karena investor membukukan keuntungan dan dolar AS mulai bangkit kembali.

Kini, investor menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, setelah bank sentral AS itu mengumumkan perpanjangan beberapa fasilitas pinjaman hingga akhir tahun.

Saham Wall Street merosot ketika paket bantuan senilai 1 triliun dolar AS yang diumumkan Senat Partai Republik AS menghadapi penentangan dari anggota Demokrat dan Republik.

Perak menyusut setelah melambung 6,4 persen ke level tertinggi sejak April 2013 di 26,19 dolar AS per ounce. Terakhir, perak turun 2,2 persen menjadi 24,07 dolar AS per ounce.

Sementara platinum melemah 0,2 persen menjadi 943,80 dolar AS per ounce dan palladium melorot 1,2 persen menjadi 2.283,27 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, petinggi Senat Amerika dari Partai Republik mengungkapkan, paket bantuan virus corona senilai 1 triliun dolar AS.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Amerika Serikat (AS) kembali meluncurkan paket stimulus untuk bisnis dan warganya yang terdampak pandemi virus corona.

Dalam wawancara di program "State of the Union" CNN pada Minggu (26/7/2020), Kudlow mengatakan Partai Republik telah menyelesaikan RUU stimulus baru yang bernilai sekitar 1 triliun dolar AS.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, dengan analis juga menunjuk aliran besar-besaran menuju ETF emas sebagai pendorong di balik reli logam kuning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor! Harga Emas Antam Tembus Rp 1.022.000 per Gram

Rekor! Harga Emas Antam Tembus Rp 1.022.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 10:32 WIB

Harga Emas Terus Melesat ke Level Tertingginya

Harga Emas Terus Melesat ke Level Tertingginya

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:57 WIB

Jelang Idul Adha Harga Emas di Aceh Naik Nyaris Rp 3 Juta per Mayam

Jelang Idul Adha Harga Emas di Aceh Naik Nyaris Rp 3 Juta per Mayam

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:27 WIB

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB