Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/4/2026) pagi. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Rupiah menguat ke Rp17.211/USD pagi ini dipicu meredanya konflik di Timur Tengah.
  • Mayoritas mata uang Asia menghijau, dipimpin Taiwan; hanya Baht Thailand yang melemah.
  • Penguatan rupiah rapuh karena sentimen domestik, sulit tembus level Rp16.000.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/4/2026) pagi. Melempemnya the greenback dipicu oleh meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memberikan angin segar bagi aset berisiko.

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda terbang ke level Rp17.211 per dolar AS pada pembukaan pasar. Posisi ini menunjukkan penguatan signifikan sebesar 0,10 persen atau naik dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (24/4/2026) yang berada di level Rp17.284. Sejalan dengan itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) menunjukkan mata uang garuda berada di level Rp17.278.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengamati bahwa tren penguatan rupiah ini selaras dengan performa mata uang regional Asia lainnya. Menurutnya, pasar tengah memasuki fase risk on di mana investor kembali berani masuk ke pasar negara berkembang.

"Rupiah dan mata uang regional serta utama dunia terpantau menguat, rebound dari pelemahan awal di tengah sentimen risk on," ujar Lukman kepada Inilah.com di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Lukman menambahkan, pelaku pasar cenderung mengabaikan dinamika politik global terkait kegagalan perundingan antara AS dan Iran pada akhir pekan lalu. Meski demikian, ia memberikan catatan kritis bahwa penguatan ini masih dibayangi kerentanan.

"Namun penguatan mungkin akan fragile mengingat sentimen domestik yang masih lemah. Jadi walaupun menguat, rupiah masih susah turun ke level Rp16.000," jelasnya.

Di kancah regional, hampir seluruh mata uang Asia kompak menghijau. Dolar Taiwan memimpin penguatan dengan lonjakan 0,36 persen, disusul ringgit Malaysia yang terkerek 0,3 persen. Won Korea Selatan naik 0,18 persen, peso Filipina 0,15 persen, sementara yuan China dan yen Jepang terapresiasi 0,04 persen.

Hanya baht Thailand yang terpantau merana sendiri di zona merah setelah anjlok 0,46 persen terhadap dolar AS di awal pekan ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:08 WIB

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×