Jadi Ketua Pelaksana Komite Covid-19, Erick Thohir Tugasnya Makin Banyak

Chandra Iswinarno

Kamis, 30 Juli 2020 | 18:00 WIB
Jadi Ketua Pelaksana Komite Covid-19, Erick Thohir Tugasnya Makin Banyak
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui beratnya menjalani tugas baru sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bahkan, dia mengaku sesekali telat datang dalam suatu acara akibat tugas koordinasi komite tersebut. Meski berat, Mantan Presiden Klub Inter Milan ini bakal tetap fokus menjalani komite tersebut, sekaligus mengawasi kinerja BUMN.

"Karena tugasnya mulai kebanyakan, saya bertugas ketua pelaksana daripada pencegahan covid-19 dan PEN bersama Wamen saya Pak Budi. Tentu ini tugas yang sangat berat, tetapi kita jalani secara serius," ujar Erick dalam sebuah acara yang disiarkan secara virtual, Kamis (30/7/2020).

Erick menuturkan, keberhasilan penanganan Covid-19 dan PEN harus didukung oleh beberapa pihak. Misalnya, kementerian lain juga harus mendukung dalam penanganan Covid-19 dan PEN.

"Ataupun para generasi muda yang hadir hari ini maupun semua masyarakat indonesia," ucap dia.

Selain itu, Mantan Bos Mahaka Media ini menambahkan, penanganan Covid-19 dan PEN tak ada artinya jika masyarakat masih tak memperdulikan protokol kesehatan.

"Apapun teorinya kita tak akan berhasil, kalau tadi para masyarakat tak membantu kami dan menjaga protokol Covid-19," katanya.

Untuk diketahui, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dibentuk berdasarkan Perpres terdiri atas Komite Kebijakan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, serta Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.

Komite kebijakan tersebut diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, serta Menteri Dalam Negeri sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan.

baca juga

Menteri Badan Usaha Milik Negara akan menjadi Ketua Pelaksana yang bertugas mengintegrasikan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan strategis dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan perekonomian dan transformasi ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Kritik Penunjukan Erick Thohir Jadi Ketua Satgas Penanganan Covid-19

Ekonom Kritik Penunjukan Erick Thohir Jadi Ketua Satgas Penanganan Covid-19

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 15:08 WIB

Ini Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Gugus Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Gugus Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2020 | 07:37 WIB

Presiden Tunjuk Erick Thohir Jadi Ketua Gugus Tugas Pemulihan Ekonomi

Presiden Tunjuk Erick Thohir Jadi Ketua Gugus Tugas Pemulihan Ekonomi

Bisnis | Senin, 20 Juli 2020 | 16:09 WIB

Terkini

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

Terakhir di Era Ahok, Apa Niat Pramono Buka Balai Kota Jakarta Lagi untuk Umum?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah

Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Apakah Moisturizer Wardah Crystal Secret Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kandungan dan Keunggulannya

Apakah Moisturizer Wardah Crystal Secret Aman untuk Ibu Hamil? Ini Kandungan dan Keunggulannya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Honda Rilis Skutik 125 cc NS125FX Edisi Gundam dengan Jumlah Terbatas

Honda Rilis Skutik 125 cc NS125FX Edisi Gundam dengan Jumlah Terbatas

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Vonies Nadiem Disunat Jadi 9 Tahun, Kejagung Pastikan Ajukan Kasasi

Vonies Nadiem Disunat Jadi 9 Tahun, Kejagung Pastikan Ajukan Kasasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bukan Gemini atau Leo, Ini Urutan Zodiak Terbanyak di Indonesia Menurut Dukcapil

Bukan Gemini atau Leo, Ini Urutan Zodiak Terbanyak di Indonesia Menurut Dukcapil

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Viral Artis Dirujak Tanpa Ampun, Cancel Culture Itu Keadilan atau Main Hakim Sendiri?

Viral Artis Dirujak Tanpa Ampun, Cancel Culture Itu Keadilan atau Main Hakim Sendiri?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Tiba di Istana Jelang Pelantikan Wantimpres, Anwar Usman: Saya Diundang Raffi Ahmad

Tiba di Istana Jelang Pelantikan Wantimpres, Anwar Usman: Saya Diundang Raffi Ahmad

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:34 WIB

7 Kali Reshuffle Prabowo: Bukti Tegas atau Kabinet yang Gagal Fokus?

7 Kali Reshuffle Prabowo: Bukti Tegas atau Kabinet yang Gagal Fokus?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×