Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Dibuka Naik ke Level 5.083

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Dibuka Naik ke Level 5.083
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (24/5).

Sebanyak 30 saham, menguat 24 saham turun dan 25 saham belum ditransaksikan

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan tren positif pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (5/8/2020).

Melansir data RTI, IHSG berada pada level 5.083 naik 8,4 poin atau 0,17 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin di level 5.075. Begitu juga dengan laju indeks LQ45 yang ikutan naik tipis 2,2 poin atau 0,29 persen menuju level 792.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 29 ,juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 12 miliar dan volume transaksi mencapai 1,4 ribu kali.

Sebanyak 30 saham menguat, 24 saham turun dan 25 saham belum ditransaksikan.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan hari ini semua mata baik investor di saham, surat utang dan pasar uang tertuju atas rilis data pertumbuhan ekonomi (GDP) Indonesia pada kuartal 2 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) siang.

"GDP diperkirakan akan terkontraksi alias turun 4,61 persen YoY (Consensus) sebagai konsekuensi logis diterapkannya kebijakan PSBB dimana jika ternyata real data GDP turun lebih kecil dari konsensus maka IHSG berpeluang menguat cukup besar," kata Edwin dalam analisanya.

Apalagi, kata dia, IHSG juga telah mendapatkan sentimen positif dari naiknya EIDO sebesar 2,52 persen serta naiknya Indeks Dow Jones dihari ke-3 sebesar 0,62 persen.

Lebih lanjut, menguatnya sebagian besar harga komoditas seperti minyak 1,89 persen, emas 2,12 persen, nikel Nikel 0,29 persen serta minyak kelapa sawit serta 1,76 persen berpotensi mendorong naik saham-saham di bawah komoditas tersebut.

"Banyak faktor positif penggerak IHSG sehingga berpeluang menguat Rabu ini ditengah secara valuasi masih cukup banyak saham menarik untuk dibeli," kata Edwin.

Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Rokok, Bank, Konsumer, Pakan Ayam, Infrastruktur Telko, Logam Emas dan CPO dalam perdagangan Rabu ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS