5 Hal Wajib Dilakukan Jika Terjadi Resesi, Investasi sampai Dana Darurat!

Dany Garjito, Hani

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
5 Hal Wajib Dilakukan Jika Terjadi Resesi, Investasi sampai Dana Darurat!
Ilustrasi keuangan

Suara.com - Kabar tak mengenakkan datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang merilis angka pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada triwulan II yang minus 5,32 persen pada Rabu (5/8/2020) siang.

Atas kabar tersebut, Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan, hanya tinggal menunggu waktu saja bagi Indonesia untuk masuk ke jurang resesi ekonomi.

"Indonesia, sebagaimana negara lain, diperkirakan akan mengalami resesi," kata Piter kepada Suara.com, Rabu (5/8/2020).

Menyadur dari laman Forbes, arti dari resesi adalah sebuah penurunan signifikan yang terjadi di dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bisa mencapai bertahun-tahun. 

Resesi terjadi ketika ekonomi suatu negara mengalami produk domestik bruto (PDB) negatif, meningkatnya jumlah pengangguran, menurunnya jumlah penjualan ritel, kontraksi ukuran pendapatan dan manufaktur dalam periode waktu yang panjang.

Resesi dianggap sebagai bagian yang tak terhindarkan dari siklus ekonomi dan bisnis suatu negara.

Lantas bagaimana cara menghadapi resesi dan apa yang harus dilakukan jika terjadi resesi ekonomi? Berikut Suara.com rangkum menyadur dari Forbes.

Sebelum menuju hal-hal yang perlu dipersiapkan, perlu diketahui bahwa ada beberapa hal yang perlu diingat saat terjadi resesi. Pertama, jangan membuang waktu dengan memikirkan rasa takut. Sebaiknya pikirkan jalan keluar agar tetap stabil secara finansial. Hal yang kedua, pastikan untuk memiliki rencana keuangan pribadi dan tetap mematuhinya. 

Hal-hal yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Resesi

baca juga
  1. Lunasi hutang
    Segera lunasi semua hutang apabila memungkinkan. Apabila tidak bisa semua, lunasi sebanyak yang Anda bisa. Utang tersebut di antaranya berupa kartu kredit, pinjaman, hutang medis atau jenis pembiayaan lainnya. Tanggungan utang bisa memperburuk kondisi keuangan saat resesi ataupun saat kehilangan pekerjaan dan nilai investasi yang turun.
  2. Persiapkan dana darurat, uang tunai sangat penting
    Dana darurat berbentuk uang tunai penting dipersiapkan guna mencegah masalah keuangan yang kecil berubah menjadi besar. Pentingnya dana darurat akan terasa apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan dan membutuhkan pembayaran yang tidak sedikit. Mulai jual barang yang sudah tidak digunakan, berhenti membeli barang yang tidak dibutuhkan, dan berhenti berlangganan layanan yang tidak digunakan. Alihkan uang tersebut ke dana darurat Anda.
  3. Mulai berinvestasi
    Investasi merupakan tabungan jangka panjang. Hal ini perlu dilakukan karena sama pentingnya dengan dana darurat. Apabila dana darurat sudah tidak bisa menutupi kekurangan keuangan, tabungan investasi bisa digunakan. Alih-alih menjual barang-barang saat membutuhkan biaya, baiknya mulai alihkan uang tunai Anda untuk berinvestasi dan menabung dana darurat.
  4. Membangun aset intelektual
    Aset ini sangat berguna saat terjadi resesi. Saat Anda memiliki kemampuan yang lebih, baik di bidang yang sedang digeluti saat ini atau yang berbeda, akan sangat menguntungkan diri sendiri kelak. Kemampuan lebih ini bisa didapatkan dari mengikuti kursus, pelatihan atau seminar.
  5. Buat bisnis sampingan
    Bisnis sampingan baik online maupun offline bisa membantu Anda untuk mendapat penghasilan tambahan. Saat kehilangan pekerjaan tetap, Anda masih mempunyai pemasukan dari bisnis sampingan tersebut. Kelebihan lainnya, apabila harus menganggur, Anda masih memiliki tabungan tambahan dari bisnis sampingan.

Jadi, jangan membuang waktu untuk merasa takut dengan resesi yang terjadi. Gunakan waktu untuk mencari kemampuan tambahan, mempersiapkan kondisi keuangan yang baik, dan mempersiapkan langkah yang akan diambil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Resesi, Tapi Masih Ada 14 Perusahaan yang Siap IPO

Terancam Resesi, Tapi Masih Ada 14 Perusahaan yang Siap IPO

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 13:57 WIB

Situasi Ekonomi Menurun, Fadli Zon: Pemerintah Lamban dan Salah Resep

Situasi Ekonomi Menurun, Fadli Zon: Pemerintah Lamban dan Salah Resep

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:34 WIB

Sandiaga Uno Sebut Pasar Modal dan UMKM Bisa Selamatkan RI dari Resesi

Sandiaga Uno Sebut Pasar Modal dan UMKM Bisa Selamatkan RI dari Resesi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×