Harga Emas Naik Tipis Usai Turun Tajam Hingga 6,2 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Harga Emas Naik Tipis Usai Turun Tajam Hingga 6,2 Persen
Ilustrasi emas batangan.

Harga emas dunia kembali pulih usai merosot tajam pada perdagangan sebelumnya.

Suara.com - Harga emas dunia kembali pulih usai merosot tajam pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan harga ini disebabkan karena kembali suramnya data ekonomi yang menggarisbawahi kekhawatiran atas perlambatan akibat pandemi.

Mengutip CNBC, Kamis (14/8/2020) harga emas di pasar spot naik 1,4 persen menjadi 1.937,42 dolar AS per ounce setelah sebelumnya anjlok sebesar 2,5 persen.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi 1.949 dolar AS per ounce.

Pada Selasa, harga emas merosot sebesar 6,2 persen, untuk penurunan satu hari terburuk sejak April 2013.

Perak, yang pada sesi Selasa juga ikutan anjlok 15 persen, penurunan terbesar sejak Oktober 2008, sehari berselang melambung 4,3 persen menjadi 25,85 per ounce dolar AS.

Langkah stimulus yang besar cenderung mendukung emas, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Kekhawatiran atas kerusakan ekonomi yang disebabkan pandemi ketika ekonomi Inggris menyusut dengan rekor 20,4 persen pada kuartal kedua mendukung daya tarik emas bersama dengan melemahnya dolar, yang turun 0,3 persen

Kini, semua mata tertuju pada bantuan virus corona AS setelah perundingan antara Gedung Putih dan Partai Demokrat di Kongres mengalami kegagalan pekan lalu.

Di tempat lain, platinum naik 0,7 persen menjadi 936,36 dolar AS per ounce, sementara paladium melesat 1,5 persen menjadi 2.122,11 dolar AS per ounce.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS