Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Putar Roda Ekonomi, Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 13:55 WIB
Putar Roda Ekonomi, Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri
Jokowi pakai baju adat Suku Rote dari NTT. (Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan dan membeli produk dalam negeri. Menurutnya, masyarakat harus bangga terhadap produk yang diciptakan oleh anak bangsa.

"Kita harus bangga terhadap produk Indonesia. Kita harus membeli produk dalam negeri," ujar Jokowi dalam sidang tahunan, di Gedung MPR-DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meski tengah memajukan ekonomi, tetapi nilai ideologi bangsa lewat produk dalam negeri tak bisa ditinggalkan.

"Ideologi dan nilai-nilai luhur bangsa tidak boleh dipertukarkan dengan kemajuan ekonomi," jelas dia.

Jokowi menambahkan, kemajuan ekonomi Indonesia juga nantinya tak lepas dari nilai-nilai Pancasila.

"Kemajuan Indonesia harus berakar kuat pada ideologi Pancasila dan budaya bangsa," ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan produk buatan dalam negeri harus menjadi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga mengemukakan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bangga dengan hasil karya sendiri.

"Produk-produk ini harus menjadi kebanggaan kita, menumbuhkan kepercayaan diri kita sebagai sebuah bangsa. Bangsa yang besar, bangsa yang bangga terhadap hasil karya bangsanya sendiri, bangsa yang bangga pada kreativitas dan inovasi," ujar Jokowi.

Jokowi mencontohkan produk yang berhasil dikembangkan di Indonesia dalam mempercepat penanganan Covid-19 yakni mengembangkan test kit PCR, rapid diagnostic test (RDT), ventilator dan mobile biosafety level (bsl) 2.

Ia berharap produk-produk tersebut bisa segera diproduksi akhir Mei 2020.

"Kita telah berhasil mengembangkan PCR test kit, rapid diagnostic test atau rdt kemudian ventilator dan mobile bsl 2. Dan kita harapkan ini pada akhir Mei ini semua inovasi-inovasi tersebut sudah bisa diproduksi secara massal sehingga kita tidak tergantung lagi pada produk-produk impor dari negara lain," tutur Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga menuturkan, selain di bidang kesehatan, banyak produk-produk Indonesia yang bisa dibanggakan dan tak kalah dengan produk negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Mau Sudahi Aturan Tumpang Tindih

Jokowi Mau Sudahi Aturan Tumpang Tindih

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 13:46 WIB

Jokowi Sebut 4 Lembaga Ini Kinerjanya Tak Terganggu Corona

Jokowi Sebut 4 Lembaga Ini Kinerjanya Tak Terganggu Corona

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 13:33 WIB

Jokowi: Pemerintah Tak Pernah Main Main Dalam Pemberantasan Korupsi

Jokowi: Pemerintah Tak Pernah Main Main Dalam Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 12:44 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB