Jokowi Bermimpi Indonesia Jadi Pusat Produsen Baterai Lithium Dunia

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Jokowi Bermimpi Indonesia Jadi Pusat Produsen Baterai Lithium Dunia
Presiden Joko Widodo saat mengamati bagian mesin mobil listrik Ezzy II karya ITS. [Akun Twitter @jokowi/screenshot]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertekad menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen baterai lithium dan mobil listrik dunia.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertekad menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen baterai lithium dan mobil listrik dunia. Bahkan bisa menjadi salah satu produsen teknologi di dunia.

Untuk mewujudkan itu, saat ini, jelas Jokowi, pihaknya tengah melakukan hilirisasi bahan mentah secara besar-besaran.

Salah satunya, hilirisasi biji nikel yang diolah menjadi feronikel, stainless steel slab, lembaran baja, dan dikembangkan menjadi bahan utama untuk baterai lithium.

"Hilirisasi bahan mentah yang lain juga terus dilakukan secara besar-besaran, seperti Biji nikel telah bisa diolah menjadi feronikel," ujar Jokowi dalam sidang tahunan, di Gedung MPR-DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Jokowi, dengan Hilirisasi bisa mendapatkan produk yang bernilai tinggi. Sehingga produk tersebut bisa diekspor ke negara lain.

"Jadi hilirisasi untuk mengolah minyak mentah menjadi minyak jadi, dan sekaligus menjadi penggerak industri petrokimia yang memasok produk industri hilir bernilai tambah tinggi," ucap Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Selain itu, tambah Jokowi, hilirisasi juga membuat data keuangan negara lebih baik, seperti mengurangi defisit transaksi berjalan.

"Hal ini akan memperbaiki defisit transaksi berjalan kita, meningkatkan peluang kerja, dan mulai mengurangi dominasi energi fosil," tukas Mantan Walikota Solo ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS