Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

AS-China Akur, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Agustus 2020 | 07:09 WIB
AS-China Akur, Harga Emas Dunia Berangsur Turun
Ilustrasi harga emas dunia.

Suara.com - Harga emas dunia terus menujukan tren penurunan harganya setelah mencapai level tertingginya di 2.000 dolar AS per ounce.

Mengutip Bloomberg, Rabu (26/8/2020) harga emas kembali turun karena meningkatnya optimisme atas hubungan perdagangan AS-China yang merusak daya tarik safe-haven logam kuning tersebut.

Harga emas di pasar spot melemah 0,6 persen menjadi 1.920,91 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,8 persen menjadi 1.923,10 dolar AS per ounce.

Pejabat perdagangan AS dan China menegaskan kembali komitmen mereka untuk kesepakatan perdagangan Fase 1, menambah berita positif atas kemajuan dalam pengembangan pengobatan Covid-19.

Presiden Donald Trump memuji izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika atas pengobatan virus yang menggunakan plasma darah dari pasien yang pulih.

Data menunjukkan kepercayaan konsumen AS turun pada Agustus ke level terendah lebih dari enam tahun, karena rumah tangga khawatir tentang pasar tenaga kerja dan pendapatan.

"Itu sudah diperhitungkan. Keyakinan memburuk dan itu hanya akan memaksa Kongres untuk memberikan lebih banyak stimulus," kata Edward Moya, analis OANDA.

"Karena semua ketidakpastian itu...mereka tidak bisa membiarkan semua upaya sia-sia, dan itu akan memperkuat prospek bullish bagi emas," tambahnya.

baca juga

Bank sentral dan pemerintah secara global menggelontorkan stimulus moneter dan fiskal besar-besaran untuk menopang ekonomi yang dihantam virus tersebut, membantu emas melambung lebih dari 25 persen sejauh tahun ini.

Powell akan berbicara pada pertemuan petinggi bank sentral di Jackson Hole, Wyoming. The Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol, dan itu merupakan sentimen positif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam lainnya, perak menyusut 1 persen menjadi 26,28 dolar AS per ounce, platinum naik 0,7 persen menjadi 922,08 dolar AS per ounce, dan palladium menguat 0,4 persen menjadi 2.168,65 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 1.021.000 per Gram

Turun Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 1.021.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:03 WIB

Kilau Emas Makin Pudar Imbas Banyaknya Temuan Vaksin Corona

Kilau Emas Makin Pudar Imbas Banyaknya Temuan Vaksin Corona

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:57 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1.023.000 per Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1.023.000 per Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2020 | 10:51 WIB

Terkini

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:16 WIB

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB