Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Data Lapangan Kerja AS Membaik, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 September 2020 | 07:41 WIB
Data Lapangan Kerja AS Membaik, Harga Emas Dunia Berangsur Turun
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia berakhir flat pada perdagangan akhir pekan lalu, seiring data lapangan kerja AS yang berbalik lebih baik dari estimasi dan mendorong penguatan dolar AS.

Sementara itu emas batangan melemah 2 persen secara mingguan.

Mengutip CNBC, Senin (7/9/2020) posisi harga emas spot tergerus lalu flat ke harga 1.930 dolar AS per ounce. Sementara harga emas pasar futures melemah 3,50 dolar AS ke posisi 1.934 dolar AS per ounce.

"Emas berkorelasi dengan penguatan dolar AS khususnya dalam beberapa pekan lalu dan emas batangan ditekan greenback menyusul rilis data yang solid khususnya persentase pengangguran di USA," kata Tai Wong, Analis pada BMO.

Indeks dolar AS naik 0,5 persen menempatkan ke posisi mingguan terbaik sejak awal April dan membuat harga logam berharga mahal bagi mata uang asing.

Data menunjukkan nonfarm payrolls naik sebanyak 1,371 juta lapangan kerja di periode Agustus. Angka pengangguran turun jadi 8,4 persen dari sebelumnya 10,2 persen di periode Juli.

"Tetapi data ini tidak mengubah posisi the Fed dalam hal stimulus dipompa ke perekonomian dan menempatkannya pada toleran terhadap tingkat inflasi sehingga mendukung harga emas dalam jangka panjang," kata Michael Matousek, analis pada Global Investor.

Data manufaktur AS yang melesat tinggi di bulan Agustus, Institute for Supply Management (ISM) kemarin melaporkan purchasing managers' index (PMI) manufaktur melesat menjadi 56 dari bulan Juli 54,2.

PMI menggunakan angka 50 sebagai ambang batas, di bawah 50 berarti kontraksi, sementara di di atasnya berarti ekspansi.

PMI manufaktur bulan Agustus tersebut merupakan yang tertinggi sejak Januari 2019.

Selain data manufaktur, pasar tenaga kerja AS juga membaik. Departemen Tenaga Kerja AS Jumat lalu melaporkan sepanjang bulan Agustus perekonomian AS mampu menyerap 1,371 juta tenaga kerja, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 8,4 persen dari sebelumnya 10,2 persen. Rata-rata upah per jam juga naik 0,4 persen.

Ekspansi sektor manufaktur yang meningkat dan membaiknya pasar tenaga kerja memunculkan harapan perekonomian AS bisa segera bangkit dari kemerosotan tajam.

Saat perekonomian bangkit, permintaan minyak mentah juga akan meningkat, tetapi para analis menilai peningkatan permintaan tersebut masih belum mampu menyerap kelebihan supply, sebab perekonomian AS masih jauh dari level sebelum diserang virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.021.000 per Gram

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.021.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 09:38 WIB

Angka Pengangguran di AS Turun, Harga Emas Dunia Anjlok

Angka Pengangguran di AS Turun, Harga Emas Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 07:34 WIB

Harga Emas Antam Kamis 3 September 2020 Rp 1.024.000 per Gram

Harga Emas Antam Kamis 3 September 2020 Rp 1.024.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 09:56 WIB

Terkini

Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?

Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:26 WIB

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:03 WIB

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:54 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:27 WIB

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB