Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Melalui BSPS, PUPR Ajak Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah Layak

Fabiola Febrinastri

Selasa, 08 September 2020 | 15:12 WIB
Melalui BSPS, PUPR Ajak Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah Layak
Rumah masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia, salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah. Melalui Direktorat Jenderal Perumahan, PUPR juga terus mendorong Program Padat Karya Tunai, salah satunya melalui BSPS, yaitu kegiatan yang mengajak Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang layak huni.

“Hal ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi MBR. Kami harap dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

Untuk lebih meningkatkan kualitas Program BSPS, telah diterbitkan Keputusan Menteri PUPR No. 158 tahun 2019, yang menaikan besaran nilai BSPS. Kenaikan dana BSPS untuk dua kategori yakni Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) dan Pembangunan Rumah Baru Swadaya (PBRS).

PKRS dibagi dua kategori, yaitu di provinsi, yang sebelumnya Rp 15 juta menjadi Rp 17,5 juta, terdiri dari komponen bahan bangunan Rp 15 juta dan upah kerja Rp 2,5 juta. PKRS diadakan khusus pulau-pulau kecil dan pegunungan di Provinsi Papua dan Papua Barat, menjadi Rp 35 juta, yang terdiri dari komponen bahan bangunan Rp 30 juta dan upah kerja Rp 5 juta.

Sementara untuk PBRS, dari semula Rp 30 juta menjadi Rp 35 juta terdiri dari komponen bahan bangunan Rp 30 juta dan upah kerja Rp 5 juta.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV, Suparman mengatakan, pada tahun 2020, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Jawa IV memberikan bantuan bedah rumah untuk 3.000 unit tidak layak huni di Provinsi Bali. Salah satunya di Kabupaten Tabanan.

“Program BSPS tidak hanya membantu warga untuk memiliki rumah yang layak huni, melainkan juga memberikan penghasilan kepada tukang/pekerja selama masa pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19,” ujarnya, saat melakukan penyerahan upah kerja Program BSPS di Kabupaten Tabanan, beberapa waktu lalu.

Sebanyak 400 unit bantuan bedah rumah diterima oleh MBR di Kabupaten Tabanan, yang tersebar di 17 desa.

Rumah masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)
Rumah masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)

Beberapa desa yang mendapatkan bantuan bedah rumah, antara lain Desa Mundeh 30 unit, Mundeh Kangin 20 unit, Lumbung 20 unit, Angkah 20 unit, Mundeh Kauh 20 unit, Wanagiri 40 unit, Wanagiri Kauh 20 unit, Selemadeg 20 unit, Kerambitan 25 unit, Sembunggede 25 unit, Timpag 20 unit, Gunung Salak 20 unit, Gadungan 40 unit, Timpag 20 unit, Petiga 20 unit, Tegal Jadi 20 unit, Tua 20 unit.

baca juga

“Total anggaran bedah rumah di Kabupaten Tabanan sebesar Rp 7 miliar,” terangnya.

Suparman menambahkan, penyerahan upah pekerja/tukang merupakan tahap akhir Program BSPS. Upah sebesar Rp 2,5 juta baru bisa dicairkan apabila pembangunan fisik rumah sudah mencapai 100 persen.

Sebagai informasi, pembangunan fisik 100 persen yang dimaksud adalah rumah sudah terbangun dengan struktur yang lengkap, daun pintu, dan jendela sudah terpasang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat seperti tim teknis Kabupaten Tabanan, TFL dan Korfas, serta penerima bantuan yang sudah mensukseskan Program BSPS,” terangnya.

Kepala Desa Selemadeg, I Wayan Arsa Wikanya, yang merupakan salah satu desa penerima bantuan di Kabupaten Tabanan, mengungkapkan terima kasih dengan adanya Program BSPS di desanya.

Masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)
Masyarakat di Tabanan, Bali. (Dok : PUPR)

“Kami di Desa Selemadeg berterima kasih sekali atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian PUPR, karena sangat membantu para warga di Desa Selemadeg yang belum memiliki rumah layak huni, terutama warga desa yang berpenghasilan rendah, semoga kedepan di tahun berikutnya desa kami kembali mendapatkan bantuan BSPS,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Ditunda Imbas Corona

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Ditunda Imbas Corona

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 14:16 WIB

Upaya Edukasi Masyarakat, PUPR Pamerkan 11 Maket Jembatan Ikonik Indonesia

Upaya Edukasi Masyarakat, PUPR Pamerkan 11 Maket Jembatan Ikonik Indonesia

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 18:41 WIB

Wujudkan Visi Presiden Jokowi, PUPR Mulai Bangun Ruas Tol BIJB Kertajati

Wujudkan Visi Presiden Jokowi, PUPR Mulai Bangun Ruas Tol BIJB Kertajati

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 16:18 WIB

Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda Setelah Banyak Protes

Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda Setelah Banyak Protes

Jabar | Senin, 07 September 2020 | 06:37 WIB

Diprotes Banyak Pihak, Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda

Diprotes Banyak Pihak, Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 05:42 WIB

Menteri PUPR: Realisasi Belanja Infrastruktur 2020 Capai Rp 41,17 Triliun

Menteri PUPR: Realisasi Belanja Infrastruktur 2020 Capai Rp 41,17 Triliun

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:04 WIB

5 Lipstik Warna Merah yang Cocok untuk Semua Warna Kulit, Bikin Wajah Tampak Cerah

5 Lipstik Warna Merah yang Cocok untuk Semua Warna Kulit, Bikin Wajah Tampak Cerah

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Sepatu Lari ANTA PG7 Berapa Harganya? Ini Seri dan 3 Rekomendasi Paling Laris di Shopee

Sepatu Lari ANTA PG7 Berapa Harganya? Ini Seri dan 3 Rekomendasi Paling Laris di Shopee

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang

Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!

Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Doyan Drama dan Provokatif, Rizky Ridho Kasih Peringatan buat Pemain Vietnam

Doyan Drama dan Provokatif, Rizky Ridho Kasih Peringatan buat Pemain Vietnam

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Land Cruiser 300 Hybrid EV dan bZ4X Touring Jadi Bintang Utama Booth Toyota di GIIAS 2026

Land Cruiser 300 Hybrid EV dan bZ4X Touring Jadi Bintang Utama Booth Toyota di GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Kisah Kang Edai: Local Hero yang Mengubah Desa Kemiren Menjadi Inspirasi

Kisah Kang Edai: Local Hero yang Mengubah Desa Kemiren Menjadi Inspirasi

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Berapa Kilometer Umur Pakai Sepatu Lari? Ini Panduan Lengkap agar Terhindar dari Cedera

Berapa Kilometer Umur Pakai Sepatu Lari? Ini Panduan Lengkap agar Terhindar dari Cedera

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:53 WIB

×