Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Disabilitas Jadi Lebih Produktif di Kampung Aren Besutan Pupuk Kaltim

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 September 2020 | 09:44 WIB
Disabilitas Jadi Lebih Produktif di Kampung Aren Besutan Pupuk Kaltim
Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. (Dok: Pupuk Kaltim)

Suara.com - Pupuk Kaltim meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2020 kategori Social Empowerment, melalui program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. Penganugerahan berlangsung secara virtual pada 23 September 2020.

Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas sebagai pengembangan program Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, secara perlahan dinilai mampu memberi dampak positif dan perubahan signifikan bagi masyarakat di RT.22 Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.

Utamanya menjadikan Kampung Aren sebagai kawasan inklusi, melalui pembangunan berbasis masyarakat yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan program ini merupakan inovasi sosial dari Pupuk Kaltim, yang menitikberatkan pada aspek kohesifitas antara masyarakat dengan penyandang disabilitas, melalui pembangunan lingkungan yang produktif di berbagai sektor.

Inisiasi ini melihat kecenderungan masyarakat yang masih memandang sebelah mata penyandang disabilitas, karena dinilai tidak mampu produktif dan mandiri.

Hal itu terbantah dengan berkembangnya unit usaha Inbis Permata Bunda, yang melahirkan puluhan enterpreneur muda dari penyandang disabilitas pada 12 sektor usaha yang dijalankan.

Guna memberi manfaat yang lebih luas, penyandang disabilitas didorong untuk mampu berinteraksi dan menjalankan aktivitas bersama masyarakat sekitar, dengan sejumlah pengembangan yang kini juga mulai dirasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Kohesifitas atau persaudaraan antara elemen masyarakat dengan teman-teman disabilitas di Inbis kini terbangun dengan baik, serta saling membahu untuk kemajuan bersama. Tidak lagi ada konflik seperti awal program digagas,” ujar Rahmad Pribadi.

Agar fokus dalam pembinaan, gagasan Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas dijabarkan melalui 10 titik emas dengan target realisasi 100% di akhir 2021, sesuai roadmap dan tahapan pengembangan program, di antaranya Gate Entrance, Early Warning dan Emergency Sytem sebagai mitigasi bencana banjir, Aren Farm (Pusat Interaksi Warga), Rumah Bibit, Komposter dan Bank Sampah, Mushola Ramah Disabilitas, Main Road Spot, Pusat Wirausaha Warga, Pusat Ujicoba Sumur Resapan, Spot Foto Tematik, serta unit usaha utama Inbis Permata Bunda.

“Saat ini sudah ada 7 titik emas yang teralisasi dan berjalan optimal. Pengembangan terus dilaksanakan agar kawasan inklusi di Kampung Aren terealisasi 100% sesuai target,” tambah Rahmad Pribadi.

Melalui 10 titik emas, Kampung Aren disiapkan sebagai kawasan wisata inklusi, berupa wisata edukasi dengan orientasi kolektif.

Seluruh titik emas akan terintegrasi mulai pintu masuk, serta menjadi kesatuan perwujudan kolaborasi aktif antara penyandang disabilitas dengan masyarakat sekitar, sehingga menjadi gambaran utuh percontohan kawasan inklusi dengan beragam program yang dijalankan.

“Pengunjung yang datang bisa melihat tata kelola kampung atau belajar pembibitan dan hidroponik, belajar mitigasi bencana dan lainnya, hingga bisa memahami keseluruhan konsep ramah disabilitas yang ada di Kampung Aren,” terang Rahmad Pribadi.

Pimpinan Inbis Permata Bunda Anggi V. Goenadi, menyebut penghargaan AREA 2020 sebagai motivasi dan pemacu semangat dalam mewujudkan kawasan inklusi yang dijabarkan pada 10 titik emas Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas.

Melalui dukungan dan kontribusi Pupuk Kaltim secara bertahap, pihaknya terus fokus melakukan pembenahan sosial, lingkungan dan ekonomi dalam mewujudkan kemandirian warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Ajak Masyarakat Peduli Hak-hak Penyandang Disabilitas

Mensos Ajak Masyarakat Peduli Hak-hak Penyandang Disabilitas

News | Kamis, 17 September 2020 | 08:18 WIB

Padahal Sudah 10 Kali Kawin, Pria Beranak 4 Gagahi Gadis Disabilitas Mental

Padahal Sudah 10 Kali Kawin, Pria Beranak 4 Gagahi Gadis Disabilitas Mental

Banten | Rabu, 16 September 2020 | 07:05 WIB

Nikahi Pria Disabilitas, Wanita Ini Dituduh Pura-Pura Cinta demi Uang

Nikahi Pria Disabilitas, Wanita Ini Dituduh Pura-Pura Cinta demi Uang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB