Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Erick Thohir Merger Bank Syariah BUMN, Bagaimana Nasib Nasabah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:26 WIB
Erick Thohir Merger Bank Syariah BUMN, Bagaimana Nasib Nasabah
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir menyatukan atau merger bank syariah BUMN. Terdapat tiga bank syariah BUMN yang disatukan yaitu, BRISyariah, Bank BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.

Rencananya, ketiga bank syariah itu akan disatukan pada tahun depan sampai proses legal merger selesai. Lantas, bagaimana nasib nasabah setelah penggabungan bank syariah itu?

Ketua Project Merger Officer Hery Gunardi menerangkan, tak ada perubahan yang pasti terkait status nasabah di masing-masing bank syariah tersebut.

Pasalnya, saat ini merger tersebut masih dalam proses, sehingga bank syariah tersebut masih melayani para nasabah.

"Jadi belum perubahan sama sekali sampai nanti dapat persetujuan dari OJK pasar modal dan OJK perbankan. Setelah itu ada RUPSLB, mungkin di kuartal I 2021 setelah ada legal merger," ujar Hery dalam konferensi pers secara virtual, ditulis Rabu (14/10/2020).

Namun demikian, Hery yang juga sebagai Wakil Dirut Bank Mandiri menuturkan, ke depan setelah merger bank syariah BUMN akan memiliki produk untuk nasabah masing-masing tiga bank syariah tersebut.

"Karena sekarang kan 3 bank ini kompetitor, tentunya sebelah-sebelahan akan dipikirin, apakah nanti mungkin akan dipindahkan dan lain-lain. Teknologi akan disatukan. Jadi engga mudah, dulu merger Mandiri tahun 1999-2000 itu proses persiapan nanti setahun. Ini Insya Allah juga setahunan," ucap dia.

Sebelumnya, dalam tahap awal, ketiga bank syariah itu menandatangani Conditional Merger Agreement (CMA). Kemudian, ketiga bank akan mengumumkan kepada OJK terkait merger tersebut.

"Dan tentu nantinya kita akan mengurus perizinan ke OJK, pasar modal dan nantinya diharapkan di Februari 2021 itu terjadi namanya little merger. Di situ sebenarnya penggabungan itu terjadi," imbuh Hery.

Hery mengungkapkan, setelah digabungkan bank syariah milik BUMN ini akan memiliki total aset sebesar Rp 220 sampai Rp 225 triliun.

"Ini akan menempati posisi sekitar 7 atau 8 perbankan top ten di Indonesia. Jadi cukup bagus posisinya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Ungkap Indonesia Akan Punya Bank Syariah Berkaliber Global

Erick Thohir Ungkap Indonesia Akan Punya Bank Syariah Berkaliber Global

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 03:05 WIB

Tiga Bank Syariah Merger, Pemerintah Jamin Tak Ada PHK

Tiga Bank Syariah Merger, Pemerintah Jamin Tak Ada PHK

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:18 WIB

Erick Thohir Catat Sejarah, Bank Syariah BUMN Merger Hari Ini

Erick Thohir Catat Sejarah, Bank Syariah BUMN Merger Hari Ini

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:56 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB