Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Maruf Amin Akui Produk Halal Indonesia Kalah dengan Brasil

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:55 WIB
Maruf Amin Akui Produk Halal Indonesia Kalah dengan Brasil
Maruf Amin (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pemerintah meresmikan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk mengembangkan industri produk halal dan keuangan syariah. Pasalnya, selama ini Indonesia hanya menjadi pengimpor produk halal serta pemberi 'stempel' bagi barang yang masuk ke tanah air.

Wakil Presiden Maruf Amin menuturkan kalau komite tersebut memiliki payung hukum Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang KNEKS.

Dalam Perpres itu dijelaskan ada empat fokus pada upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yakni pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah dan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.

Terkait dengan fokus pengembangan industri produk halal, selama ini Indonesia hanya menjadi konsumen terbesar dibandingkan dengan negara-negara mayoritas muslim lainnya. Padahal, Indonesia telah menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

"Namun sayangnya, Indonesia masih banyak mengimpor produk-produk halal dari luar negeri. Indonesia selama ini hanya menjadi konsumen dan 'tukang stempel' untuk produk halal yang diimpor," kata Maruf Amin dalam acara Webinar Strategis Nasional 'Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Indonesia', Sabtu (24/10/2020).

Kemudian, pemerintah juga melihat kalau pasar halal global memiliki potensi yang sangat besar. Konsumsi produk pasar halal dunia mencapai 2,2 triliun dollar AS pada 2018 dan akan terus berkembang mencapai 3,2 triliun dollar AS pada 2024.

Maruf Amin menginginkan agar Indonesia bisa memanfaatkan potensi pasar halal dunia itu dengan meningkatkan ekspor produk halal yang baru berkisar 3,8 persen dari total pasar halal dunia.

Menurut data Global Islamic Economic Report tahun 2019. Indonesia kalah dengan Brazil yang menduduki posisi sebagai eksportir produk makanan dan minuman halal nomor satu di dunia dengan nilai 5,5 miliar Dollar AS. Posisi Brazil diikuti oleh Australia dengan nilai 2,4 miliar dollar AS.

Tak hanya itu, permintaan produk halal oleh konsumen muslim global pun mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Melihat laporan dari The State of Global Islamic Economy 2019/2020, pengeluaran konsumen muslim dunia untuk makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, halal lifestyle, serta farmasi halal mencapai 2,2 triliun dollar AS pada 2018 dan diproyeksikan akan mencapai 3,2 triliun dollar AS pada 2024.

"Tentunya hal ini merupakan potensi yang sangat besar yang harus dimanfaatkan peluangnya oleh Indonesia dengan memenuhi kebutuhan global melalui ekspor produk halal dari Indonesia," tuturnya.

"Untuk itu, kita perlu bersungguh-sungguh untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen dan eksportir produk halal terbesar di dunia. Dengan segala sumber daya yang dimiliki, saya percaya Indonesia memiliki peluang yang besar sebagai negara produsen dan pengekspor produk halal terbesar di dunia," pungkas Maruf Amin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin Bicara Soal Jadikan Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia

Maruf Amin Bicara Soal Jadikan Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:54 WIB

Rokok Jadi Ranjau Nawacita Jokowi dan Maruf Amin

Rokok Jadi Ranjau Nawacita Jokowi dan Maruf Amin

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Survei: 51,3 Persen Publik Tak Puas Kinerja Jokowi-Maruf Amin

Survei: 51,3 Persen Publik Tak Puas Kinerja Jokowi-Maruf Amin

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:56 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB