Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 22:31 WIB
Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN
Ilustrasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj].

Suara.com - Indonesia mencatatkan sebanyak 46 penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), yang diluncurkan dalam sembilan bulan pertama tahun 2020, berdasarkan data pasar modal terbaru Bloomberg.

Jika tren berlanjut, Indonesia akan  meraih jumlah IPO terbanyak di antara bursa Asia Tenggara pada tahun ini.

Menurut Bloomberg, jumlah IPO di Indonesia pada tahun ini juga merupakan yang tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Sebagai perbandingan, Malaysia mencatat 10 IPO, lalu 7 di Thailand dan 7 di Singapura dalam periode yang sama.
 
Sekitar 385 juta dolar AS dana telah dihimpun oleh 46 perusahaan yang berkantor pusat di Indonesia melalui IPO dalam sembilan bulan pertama ini, yaitu kurang dari setengah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Besaran rata-rata setiap penawaran adalah 8,4 juta dolar AS turun 59 persen  dari rata-rata USD 20,5 juta pada tahun lalu.

Lebih dari 70 persen IPO tersebut yang masing-masing menghimpun kurang dari USD 10 juta dibandingkan dengan 63 persen di periode yang sama tahun lalu.
 
“Di tengah pandemi Covid-19, Indonesia mencatat ada 46 perusahaan yang mencari modal dengan go public, menunjukkan ketahanan pasar modal Indonesia. Meskipun nilai rata-rata lebih kecil  dibanding tahun lalu, IPO baru tersebut telah berkinerja dengan baik, dan rata-rata menghasilkan sekitar 80 persen di atas harga IPO pada akhir September,” kata Vatsan Sudersan, Kepala Data Global APAC, Bloomberg dalam keterangan persnya, Rabu (4/11/2020).
 
Perusahaan dari sektor Keuangan dan Konsumen Non-siklus mendominasi pasar IPO Indonesia tahun ini, masing-masing menyumbang 33 persen dari total jumlah dana yang terkumpul.

Sebagai perbandingan, sektor Keuangan menyumbang 58 persen dari total dana yang dihimpun melalui IPO tahun lalu, karena besarnya USD 334 juta IPO oleh Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG pada tahun 2019.
 
Sektor Finansial secara konsisten telah mengumpulkan dana terbanyak di pasar IPO Indonesia selama tiga tahun terakhir, sebuah pergeseran dari sektor Industrial atau industri Konsumen Non-Siklus yang biasanya mendominiasi IPO.
 
Perusahaan-perusahaan di industri kesehatan termasuk di antara yang berkinerja terbaik dalam IPO tahun ini.

Sejauh ini, Metro Healthcare Indonesia, perusahaan dengan besaran penawaran IPO terbesar pada tahun 2020, mengalami kenaikan harga saham sebesar 263 persen sejak IPO hingga 30 September.

Begitu pula dengan produsen vitamin dan obat-obatan Soho Global Health, harga sahamnya melonjak 388 persen sejak pencatatannya hingga akhir kuartal ketiga.
 
Mengenai pasar obligasi, perusahaan-perusahaan Indonesia telah menerbitkan sekuritas utang sekitar USD 32 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2020, yang terdiri dari 99 persen  total modal yang dihimpun.

Penerbitan obligasi pada tahun ini telah turun 6 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019.

Sebagian besar obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut terdaftar di pasar luar Indonesia, dengan Singapura yang masih menjadi pilihan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pagebluk Corona Tak Surutkan Niat Banyak Perusahaan Melantai di Pasar Modal

Pagebluk Corona Tak Surutkan Niat Banyak Perusahaan Melantai di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 16:33 WIB

15 Perusahaan Sudah Daftar Untuk IPO, Ini Daftarnya

15 Perusahaan Sudah Daftar Untuk IPO, Ini Daftarnya

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2020 | 10:12 WIB

Sri Mulyani Sentil Regulator Pasar Modal

Sri Mulyani Sentil Regulator Pasar Modal

Bisnis | Senin, 30 Desember 2019 | 21:03 WIB

Didorong Kredit dan DPK, Aset BTN Semester I Naik 16,58

Didorong Kredit dan DPK, Aset BTN Semester I Naik 16,58

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 02:30 WIB

Tembus Fortune 500 Global, Xiaomi Bagikan Saham Buat Karyawan

Tembus Fortune 500 Global, Xiaomi Bagikan Saham Buat Karyawan

Tekno | Rabu, 24 Juli 2019 | 09:25 WIB

Jokowi Menang, Investor Asing Disebut Akan Jual Saham Hingga Rp 4,3 Triliun

Jokowi Menang, Investor Asing Disebut Akan Jual Saham Hingga Rp 4,3 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2019 | 09:35 WIB

Persija dan Bali United Berencana Lepas Saham ke Publik, Berniat Beli?

Persija dan Bali United Berencana Lepas Saham ke Publik, Berniat Beli?

Bisnis | Senin, 11 Februari 2019 | 17:35 WIB

Strategi BEI Bidik Target Perusahaan yang IPO di 2019

Strategi BEI Bidik Target Perusahaan yang IPO di 2019

Bisnis | Jum'at, 18 Januari 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB