Pupuk Kujang Resmi Operasikan Pabrik CO2 Senilai Rp 105,8 Miliar

Dythia Novianty, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 08 November 2020 | 06:10 WIB
Pupuk Kujang Resmi Operasikan Pabrik CO2 Senilai Rp 105,8 Miliar
Pupuk Kujang meresmikan pabrik karbondioksida (CO2) cair berkapasitas 50.000 ton per tahun, Sabtu (7/11/2020). [Pupuk Indonesia]

Suara.com - Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), yakni PT Pupuk Kujang meresmikan pabrik karbondioksida (CO2) cair berkapasitas 50.000 ton per tahun.

Pabrik ini diresmikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman, Direktur Utama PT Pupuk Kujang Maryadi dan Direktur Utama PT Rekayasa Industri Alex Dharma Balen di Cikampek pada Sabtu (7/11).

Pada kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama Offtake CO2 cair antara PT Pupuk Kujang dengan PT Samator Gas dan PT Purnabuana Yudha.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman, optimis produk turunan yang dikembangkan Pupuk Kujang ini dapat semakin meningkatkan daya saing, terlebih pangsa pasar untuk produk CO2 cair masih sangat terbuka lebar.

"Hal ini sejalan dengan program kerja Pupuk Indonesia untuk lebih fokus pada diversifikasi produk yang dapat meningkatkan daya saing," kata Bakir Pasaman dalam keterangan resminya.

Direktur Utama Pupuk Kujang Maryadi menjelaskan, keberadaan pabrik ini memang bertujuan untuk memanfaatkan gas ekses dari proses produksi pabrik Kujang 1A dan 1B. Sehingga, menjadi produk CO2 cair yang memiliki nilai jual lantaran bisa digunakan oleh industri lainnya. Produk akhir pabrik berupa CO2 murni standard food grade ini sangat diperlukan oleh berbagai jenis industri.

"Dalam industri makanan dan minuman misalnya, CO2 murni digunakan untuk pembuatan minuman berkarbonasi, pengawetan makanan perikanan dengan dry ice, serta pemutihan gula. Tak hanya itu, CO2 murni ini juga bisa digunakan dalam industri manufaktur pengelasan, pemutihan kertas, fumigasi pada sektor pertanian, serta secondary oil recover," kata Maryadi.

Pabrik yang memiliki nilai investasi 7,4 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp 14.298) ini, berdiri di atas lahan seluas 1500 m2 yang pengerjaaannya telah dimulai sejak awal tahun 2019. Pabrik CO2 cair ini dibangun oleh kontraktor EPC PT Rekayasa Industri dan telah berhasil rampungkan proses pembangunan pada 15 Oktober lalu.

“Meskipun di tengah pandemi, semangat sinergi antara PT Pupuk Kujang & PT Rekayasa Industri yang merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam pembangunan pabrik CO2 cair dapat terselesaikan dengan baik" tutup Maryadi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sebut BUMN Selalu Jadi Kambing Hitam soal Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

DPR Sebut BUMN Selalu Jadi Kambing Hitam soal Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:42 WIB

Alokasi Ditambah, Pupuk Bersubsidi Siap Disalurkan ke Petani

Alokasi Ditambah, Pupuk Bersubsidi Siap Disalurkan ke Petani

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:26 WIB

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,78 Juta Ton Pupuk

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,78 Juta Ton Pupuk

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 08:10 WIB

BUMN Salurkan Pupuk Bersubsidi Sesuai Penugasan

BUMN Salurkan Pupuk Bersubsidi Sesuai Penugasan

Bisnis | Selasa, 15 September 2020 | 19:53 WIB

Petani yang Belum Punya Kartu Tani Tetap Bisa Beli Pupuk Bersubsidi

Petani yang Belum Punya Kartu Tani Tetap Bisa Beli Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Senin, 14 September 2020 | 15:24 WIB

Penurunan Harga Gas oleh Menteri ESDM Berdampak Positif ke Industri Pupuk

Penurunan Harga Gas oleh Menteri ESDM Berdampak Positif ke Industri Pupuk

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:52 WIB

Terkini

Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan

Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Borong 6 Emas, Jakarta Kembali Jadi Juara Umum Kejurnas Catur

Borong 6 Emas, Jakarta Kembali Jadi Juara Umum Kejurnas Catur

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget

Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern

Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:16 WIB

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:00 WIB

×