Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

BRI Micro dan SME Index Bisa Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 13 November 2020 | 10:14 WIB
BRI Micro dan SME Index Bisa Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Direktur Utama Bank BRI, Sunarso. (Dok : BRI)

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus meneguhkan komitmen untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Terbaru, perseroan membuat BRI Micro & SME Index (BMSI), yang telah resmi diluncurkan oleh Direktur Utama BRI Sunarso, di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Melalui BMSI, BRI hendak menghadirkan gambaran umum kondisi UMKM di Indonesia setiap kuartal. BMSI adalah indeks pertama yang merekam kondisi UMKM secara rutin di Indonesia.

Melalui indeks ini, maka akan bisa diketahui kinerja pelaku UMKM pada kuartal tertentu, serta ekspektasi mereka dalam kurun 3 bulan ke depan.

Pakar ekonomi BRI, Anton Hendranata mengatakan, BMSI memegang peran penting untuk pengembangan dan penyaluran pembiayaan dan bantuan terhadap UMKM. Melalui indeks ini, maka bisa diketahui UMKM sektor apa saja yang tengah tumbuh positif, berpotensi terus berkembang, dan sedang mengalami kesulitan.

“Indeks ini diharapkan bisa mengetahui kinerja usaha dari UMKM, dan bukan hanya mengukur kondisi sekarang, tapi juga melihat kondisi ke depannya apakah akan membaik atau memburuk. Ini sangat penting, terutama buat BRI dan kepentingan nasional, karena pengambil kebijakan akan dapat gambaran kondisi UMKM ke depan, sehingga waktu mengambil kebijakan pedomannya karena indeks ini bisa jadi leading indicator mengukur aktivitas bisnis UMKM,” ujar Anton di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, terdapat 8 indikator kondisi UMKM yang direkam dan ditunjukkan BMSI. Kedelapan indikator itu adalah volume produksi, total nilai jual, rata-rata penjualan, volume pesanan, volume pesanan barang input, volume persediaan barang jadi, rata-rata jumlah karyawan, dan realisasi investasi.

Indikator-indikator ini merupakan dasar perhitungan BMSI, yang pada akhirnya bisa menunjukkan apakah kondisi UMKM dalam tren baik atau buruk. Skor yang digunakan dalam indeks ini adalah 0-200. Kondisi UMKM bisa dikatakan positif jika indeks menunjukkan angka di atas 100.

Apabila skor kurang dari 100, maka kondisi UMKM sedang memburuk atau dalam tren negatif.

BMSI mengukur kinerja UMKM yang bergerak di 8 sektor, yakni pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan; pertambangan, penggalian, listrik, gas, air bersih; industri pengolahan, konstruksi, perdagangan besar dan eceran, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, serta jasa.

baca juga

“Ke depan, BMSI akan dipublikasikan rutin setiap kuartal sebelum perhitungan GDP keluar. Masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat melihat agregat indeks secara terbuka, yang didapat dari hasil survei 3.000 pelaku UMKM dari setiap sektor dan provinsi setiap kuartal. Publikasi yang dilakukan lebih cepat dibanding rilis data GDP membuat indeks ini dapat menjadi acuan pemerintah dan pelaku bisnis saat membuat kebijakan,” ujarnya.

Anton menambahkan, survei yang dilakukan untuk menyusun BMSI menggunakan metode sampling stratified systematic random sampling. Survei indeks ini memiliki tingkat margin of error kurang lebih 2 persen, dan sudah memenuhi kaidah statistik serta metodologi yang ideal.

“Pada intinya, indeks ini merekam kondisi seluruh UMKM dari setiap provinsi, sektor usaha, dan pelaku usaha dari berbagai tingkatan plafon kredit. Secara statistik, penyusunan BMSI sudah sesuai kaidah dan metodologinya mirip seperti yang digunakan BPS dan BI, serta negara-negara lain,” katanya.

Berdasarkan publikasi BMSI pertama di kuartal III/2020, terlihat bahwa kondisi pelaku usaha mikro dan kecil saat ini sudah mulai bangkit. Indeks UMKM naik dari 65,5 menjadi 84,4 per September 2020. BSMI juga merekam ekspektasi pelaku UMKM yang meningkat hingga 109,3 untuk kuartal IV/2020.

Peningkatan ini menandakan adanya optimisme pengusaha akan perbaikan kondisi ekonomi mulai akhir tahun ini.

“Indeks ini kami luncurkan untuk digunakan sebagai alat ukur aktivitas bisnis UMKM, dan kami buat sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap aktivitas UMKM Indonesia, serta menjadi leading indicator pertama di Indonesia yang mengukur aktivitas UMKM,” ujar Sunarso kemarin.

“Mayoritas UMKM di Indonesia ini, kan financing dari BRI. Maka kalau kita gunakan data di BRI, sebenarnya cukup representatif untuk menyimpulkan kondisi UMKM nasional. Kalau kemudian indeks menyatakan positif, maka bisa dikatakan mencerminkan bahwa UMKM yang jadi nasabah BRI kinerja keuangannya membaik,” tutup Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, Festival Virtual Reality Pertama di Indonesia Digelar Akhir Bulan

Catat, Festival Virtual Reality Pertama di Indonesia Digelar Akhir Bulan

Tekno | Jum'at, 13 November 2020 | 07:40 WIB

Kerja Sama dengan Pemkab Sleman, Gojek Berikan Potongan Harga untuk UMKM

Kerja Sama dengan Pemkab Sleman, Gojek Berikan Potongan Harga untuk UMKM

Jogja | Kamis, 12 November 2020 | 17:50 WIB

Pengusaha Cokelat Ini Sukses Berdayakan Petani Kakao

Pengusaha Cokelat Ini Sukses Berdayakan Petani Kakao

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 11:26 WIB

Kabar Baik, PLN Perpanjang Diskon Tambah Daya Listrik untuk UMKM

Kabar Baik, PLN Perpanjang Diskon Tambah Daya Listrik untuk UMKM

Banten | Rabu, 11 November 2020 | 18:58 WIB

BRI Ventures Berkolaborasi Dengan BEI Dorong Startup Go Public

BRI Ventures Berkolaborasi Dengan BEI Dorong Startup Go Public

Bisnis | Rabu, 11 November 2020 | 17:05 WIB

Mengenal Komisi Pengawas Persaingan Usaha Sang Penjaga UMKM

Mengenal Komisi Pengawas Persaingan Usaha Sang Penjaga UMKM

Your Say | Rabu, 11 November 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

×