alexametrics

Sejak Pandemi Hingga Sekarang, Saham Zoom Sudah Naik 591 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Sejak Pandemi Hingga Sekarang, Saham Zoom Sudah Naik 591 Persen
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

Sejak pertama kali terjadi pandemi pada awal tahun ini saham Zoom Video Communications telah naik sekitar 591 persen.

Suara.com - Sejak pertama kali terjadi pandemi pada awal tahun ini saham Zoom Video Communications telah naik sekitar 591 persen.

Tetapi dalam perdagangan pada hari Senin kemarin, saham aplikasi video teleconference ini turun 5 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan fiskal kuartal ketiga dan panduan triwulanan yang melebihi ekspektasi analis.

Investor tampak kecewa karena tingkat pertumbuhan pendapatan yang meningkat tahun ini bisa melambat.

Dengan pandemi virus Corona yang terus mendorong orang untuk melakukan Zoom untuk bekerja, sekolah, dan pertemuan keluarga, pendapatan Zoom tumbuh 367 persen secara tahunan di kuartal tersebut, yang berakhir pada 31 Oktober, menurut sebuah pernyataan.

Baca Juga: Cara Pakai Filter di Zoom, Ganjar Pranowo Sampai Diajari Dulu Sama Anak SD

Pada kuartal sebelumnya pendapatan meningkat 355 persen, dan pada kuartal sebelumnya, pendapatan meningkat 169 persen.

Margin kotor Zoom turun jadi 66,7 persen dari 67,3 persen di kuartal sebelumnya.

"Itu berdampak pada margin kotor, seperti halnya ketergantungan Zoom yang lebih tinggi dari biasanya pada sumber daya cloud publik," kata Kelly Steckelberg, kepala keuangan perusahaan, selama siaran web Zoom dengan para analis.

Eric Yuan, pendiri dan CEO Zoom, tidak dapat bergabung dengan siaran web.

“Saya memiliki konflik pribadi yang muncul,” katanya dalam sambutan yang direkam sebelumnya.

Baca Juga: Diajari Siswa SD, Ganjar Pranowo Akhirnya Bisa Pakai Filter di Zoom

Lebih dari 80 persen keuntungan pendapatan fiskal kuartal ketiga Zoom berasal dari langganan pelanggan baru.

Komentar