Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Ahok Tak Sejalan dengan Presiden Jokowi soal Penyerapan Minyak Mentah

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 03 Desember 2020 | 08:55 WIB
Ahok Tak Sejalan dengan Presiden Jokowi soal Penyerapan Minyak Mentah
Jokowi dan Ahok ketika meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). (Twitter/@jokowi)

Suara.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merasa keberatan dengan kebijakan di sektor minyak dan gas (Migas) pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kali ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai kewajiban Pertamina untuk menyerap minyak produksi dalam negeri justru memberatkan perusahaan.

Adapun kewajiban tersebut, tertuang dalam aturan Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018.

"Dengan rendah hati, saya ingin minta dukungan pemerintah, SKK Migas, dan Menteri Keuangan soal aturan penyerapan minyak mentah," ujar Ahok dalam acara International Oil and Gas Convention 2020 yang ditulis, Kamis (3/12/2020).

Keberatan itu dikarenakan minyak mentah dari domestik yang diserap Pertamina tak semuanya bisa diolah. Sehingga, hal ini bisa menimbulkan kerugian bagi Pertamina.

"Regulasi yang ada tidak memungkinkan untuk kami bisa mengolah dan memfilter mana minyak mentah yang memang bisa diolah mana yang sebenarnya tidak bisa diolah," ucap Ahok.

Untuk diketahui, kebijakan ini diambil pemerintahan Jokowi agar bisa menekan impor BBM yang masih tinggi. Impor BBM ini merupakan salah satu penyumbang terbesar pada defisit neraca perdagangan kala aturan itu dibuat.

Dalam aturan ini, volume yang wajib dijual kontraktor ke Pertamina sebesar 225 ribu barel per hari (bph) dari jumlah produksi minyak mentah nasional.

Sementara, jumlah produksi minyak mentah nasional saat ini mencapai 775 ribu bph, yang mana sebanyak 550 ribu bph merupakan bagian pemerintah dan Pertamina.

baca juga

Sebelumnya, Ahok menilai berbeda dua kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang Minyak dan Gas (Migas).

Dua kebijakan itu adalah program biodiesel 30 persen atau B30 dan gasifikasi batu bara.

Ahok melihat, dua kebijakan itu justru membebankan pemerintah. Pada program B30 jelasnya, seharusnya minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) tak semua digunakan untuk bahan bakar Biodiefel atau FAME.

CPO, kata Ahok, sebagian bisa diekspor untuk mengurangi defisit anggaran pemerintah.

"FAME itu bisa mengurangi defisit. Harusnya, saat harga CPO lebih tinggi dari minyak mentah, akan lebih baik diekspor, karena tidak ada gunanya produksi very high untuk FAME," ujar Ahok dalam acara acara International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas, Rabu (2/12/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Serahkan Nama 18 Calon Anggota Ombudsman ke DPR, Ini Daftarnya

Jokowi Serahkan Nama 18 Calon Anggota Ombudsman ke DPR, Ini Daftarnya

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 22:39 WIB

Pakai Cara China Awasi Pertamina, Ahok: Cuan, Cengli, dan Cincai

Pakai Cara China Awasi Pertamina, Ahok: Cuan, Cengli, dan Cincai

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:44 WIB

Rocky Gerung Sindir Jokowi di Reuni 212: Dia Tutup Mata dari Ketidakadilan

Rocky Gerung Sindir Jokowi di Reuni 212: Dia Tutup Mata dari Ketidakadilan

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:49 WIB

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:43 WIB

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×