Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Vaksin Ditemukan, Gubernur BI Prediksi Ekonomi RI Langsung Cerah

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:36 WIB
Vaksin Ditemukan, Gubernur BI Prediksi Ekonomi RI Langsung Cerah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers melalui streaming di Jakarta, Selasa (31/3 - 3030). (Dok. Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis perekonomian nasional pada tahun depan akan lebih cerah ketimbang tahun ini, pasalnya sejumlah ketidakpastian ekonomi yang disebabkan pandemi virus corona atau Covid-19 perlahan mulai hilang.

Meski begitu kata dia, ada syarat yang mesti dipenuhi terlebih dahulu yakni vaksin Covid-19 harus segera bisa ditemukan dan menjaga protokol kesehatan yang ketat.

"Kuncinya adalah bagaimana vaksin bisa segera ditemukan dan menjaga protokol kesehatan yang ketat, dua hal ini penting," kata Perry dalam acara 'Pertemuan Tahunan Bank Indonesia' yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Tahun depan kata Perry sejumlah indikator perekonomian telah menunjukan perbaikan yang cukup signifikan, seperti halnya ekspor, konsumsi, investasi hingga penyaluran kredit oleh perbankan yang mulai kembali pulih.

"Pada tahun 2021, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh mencapai 4,8-5,8 persen," ucapnya.

Selain itu lanjut Perry, stabilitas makroekonomi juga terjaga dengan baik seperti halnya inflasi yang akan terkendali sesuai sasaran 3±1 persen, serta nilai tukar rupiah yang akan bergerak stabil dan berpotensi menguat.

Stabilitas eksternal terjaga, dengan surplus neraca pembayaran didukung defisit transaksi berjalan yang rendah di sekitar 1,0-2,0 persen PDB.

"Defisit transaksi berjalan kita positif di kuartal III kemarin," katanya.

Sehingga dirinya optimistis perekonomian nasional pada tahun depan akan lebih cerah ketimbang tahun ini, pasalnya sejumlah ketidakpastian ekonomi yang disebabkan pandemi virus corona atau Covid-19 perlahan mulai hilang.

Meski begitu kata dia, ada syarat yang mesti dipenuhi terlebih dahulu yakni vaksin Covid-19 harus segera bisa ditemukan dan menjaga protokol kesehatan yang ketat.

"Kuncinya adalah bagaimana vaksin bisa segera ditemukan dan menjaga protokol kesehatan yang ketat, dua hal ini penting," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Pariwisata Harapkan Ekonomi Bangkit dengan Adanya Vaksin Covid-19

Industri Pariwisata Harapkan Ekonomi Bangkit dengan Adanya Vaksin Covid-19

Lifestyle | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:29 WIB

Kesehatan Ekonomi RI Diklaim Sudah Lewati Masa Kritis

Kesehatan Ekonomi RI Diklaim Sudah Lewati Masa Kritis

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:27 WIB

Videografis: Pentingnya Vaksin untuk Cegah Penularan Covid-19

Videografis: Pentingnya Vaksin untuk Cegah Penularan Covid-19

Video | Kamis, 03 Desember 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB