Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 15:08 WIB
Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan keputusan otoritas pangan Arab Saudi menjadi sinyal positif bagi industri udang nasional yang sebelumnya terdampak penghentian ekspor. Foto Fakhri-Suara.com
  • Arab Saudi buka lagi izin ekspor udang Indonesia.
  • Ekspor sempat berhenti akibat isu Sesium 137.
  • 81 perusahaan RI kini bisa kembali ekspor udang.

Suara.com - Pemerintah Indonesia kembali mendapat kabar positif bagi sektor perikanan nasional. Arab Saudi resmi membuka kembali izin ekspor udang dan produk olahan udang asal Indonesia setelah sempat ditutup selama sekitar delapan bulan akibat isu keamanan pangan.

Pembukaan kembali akses pasar tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi eksportir nasional untuk memperluas penetrasi ke pasar Timur Tengah yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk perikanan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan keputusan otoritas pangan Arab Saudi menjadi sinyal positif bagi industri udang nasional yang sebelumnya terdampak penghentian ekspor.

“Keputusan SFDA yang membuka kembali izin ekspor udang dan produk udang dari Indonesia merupakan kabar baik. Dengan terbukanya peluang tersebut, kami mengajak eksportir udang dan produk udang untuk kembali menggencarkan ekspor ke Arab Saudi. Kami harap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Budi Santoso, Rabu (26/5/2026).

Sebelumnya, ekspor udang Indonesia ke Arab Saudi terhenti sejak 7 September 2025. Penghentian itu dipicu dugaan kontaminasi Sesium 137 pada produk udang Indonesia yang membuat otoritas Arab Saudi menangguhkan izin empat eksportir nasional.

Situasi tersebut sempat menekan akses pasar komoditas udang RI di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Indonesia kemudian bergerak cepat dengan membuka komunikasi intensif bersama otoritas Arab Saudi serta menyerahkan berbagai dokumen dan laporan terkait keamanan produk.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan seluruh proses klarifikasi dilakukan untuk memastikan produk Indonesia memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku di Arab Saudi.

“Kini, berdasarkan keputusan terbaru SFDA, izin keempat eksportir tersebut telah kembali aktif,” kata Puntodewi.

Upaya pembukaan kembali akses ekspor ini melibatkan berbagai lembaga, mulai dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, Task Force Cesium 137 di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kedutaan Besar RI di Riyadh hingga Atase Perdagangan RI.

Saat ini, Indonesia tercatat memiliki 63 perusahaan produk ikan dan 18 perusahaan produk olahan ikan yang telah terdaftar untuk ekspor ke Arab Saudi. Seluruh perusahaan tersebut kini kembali dapat mengirimkan produknya dengan mengikuti prosedur sertifikasi yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pep Guardiola Bakal Latih Cristiano Ronaldo? Al Nassr Siapkan Dana Fantastis

Pep Guardiola Bakal Latih Cristiano Ronaldo? Al Nassr Siapkan Dana Fantastis

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:42 WIB

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:29 WIB

Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia

Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:24 WIB

Terkini

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:43 WIB

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:29 WIB

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:02 WIB

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:29 WIB

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:11 WIB

OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM

OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:10 WIB