Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand

Fabiola Febrinastri

Senin, 07 Desember 2020 | 09:43 WIB
Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand
Bank BRI berkomitmen membantu UMKM Indonesia. (Dok : BRI)

Suara.com - Di era digital saat ini, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus memikirkan cara untuk membangun merek yang kuat, agar produk yang dipasarkan secara daring dapat menarik minat dan merebut hati konsumen.

Hal tersebut diungkapkan oleh pendiri Sciencewerk Danis Sie, dalam talkshow BRI UMKM Expo[rt] Brilianpreneur 2020, bertajuk “Building a Relatable Branding”, yang digelar secara daring, Jakarta, Jumat (4/12/2020). Talkshow tersebut merupakan rangkaian kegiatan pameran industri kreatif berorentasi ekspor yang diselenggarakan oleh BRI (IDX:BBRI) sebagai rangkaian perayaan HUT ke-125 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Danis Sie menyebut merek atau brand harus menjadi hal yang membedakan antara sebuah produk dengan barang serupa di pasar. Merek bagus harus juga didukung kondisi produk yang unik dan berbeda.

“Dengan produk dan desain brand yang bagus, maka tidak akan kalah dengan produk luar. Brand itu memberikan kesan pertama atau first impression terhadap suatu produk. Dia memberikan identitas pembeda supaya sebuah produk terlihat lebih menonjol dibanding produk lain,” ujar Danis.

Selain Denis, turut hadir dalam talkshow yang fokus mengulas kiat-kiat membangun merek atau brand yang kuat di era kemajuan teknologi dan media sosial saat ini adalah pendiri Sekata Living dan co-founder Whatever Workshop, Hadistian Emir.
Menurut Danis, visualisasi yang menarik menjadi kata kunci, karena desain dan tampilan produk di dunia maya menjadi salah satu pertimbangan utama calon konsumen dalam memilih barang yang hendak dibeli secara daring.

Menurutnya, branding yang kuat bisa dibangun pelaku UMKM dengan memperhatikan desain kemasan yang unik, atau menyediakan kemudahan komunikasi dan transaksi bagi pembeli dari dunia maya. Jika kedua hal ini bisa disediakan pelaku usaha maka calon pembeli akan merasa memiliki kesan khusus saat membeli produk terkait.

“UMKM harus tahu target pasar dan ceruknya (niche), lalu keunikan produk, kemudian yang paling penting adalah tahu tentang kompetitor. Kedua, bikin sesuatu yang unik dan berkualitas. Ketiga, masuk ke bagian pemasaran, desain, strateginya bagaimana. Terakhir, harus tetap konsisten dan terus berinovasi,” ujarnya.

Danis mengungkapkan, UMKM di Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing secara global dalam pemasaran berbagai produk. Karena itu dia berpesan, agar pelaku UMKM tidak merasa takut dan minder jika hendak membuat sebuah produk. Menurutnya, pengembangan produk harus dilakukan terus menerus jika pelaku usaha ingin barang dagangannya bisa semakin laku dan luas pasarnya.

“Cara mengembangkan produk itu pertama lakukan penelitian dulu, di social media harus tahu sedang ada tren apa. Kemudian, ambil elemen-elemen tadi ke cita rasa lokal dengan melibatkan pengrajin lokal. Untuk memancing pembeli, cara menggandeng influencer masih efektif, tapi harus pilih-pilih influencer-nya juga, jangan asal,” ungkap Danis.

Wawasan lain diberikan Hadistian. Dia mengatakan, untuk mengembangkan pasar dan popularitas produk, pelaku usaha tidak butuh melakukan riset yang mahal. Penelitian bisa dilakukan mulai dari orang-orang terdekat, hingga penelusuran melalui dunia maya.

baca juga

Pelaku usaha harus memiliki modal kesabaran tinggi karena upaya membangun brand tidak bisa dilakukan secara instan. Riset yang baik dan mendalam menjadi kata kunci agar pembangunan merek sebuah produk bisa optimal.

Hadistian juga menyarankan agar UMKM tidak perlu menyusun ulang branding untuk penjualan di dunia maya, jika merek milik pelaku usaha sudah kuat di pasar luring.

“Kalau masih relevan, ganti cara komunikasinya saja dalam marketingnya. Karena kalau masih relevan itu unneccesary untuk rebranding. Marketing tools online dan offline itu berbeda. Begitu sudah memiliki branding yang kuat tidak perlu takut untuk masuk ke digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku UMKM harus tahu elemen-elemen penting apa yang harus dimiliki untuk menciptakan pemerekan yang kuat. Faktor-faktor utama itu keyword, tone and manner, benefit, reason to believe, dan target konsumer serta konsumer insight.

“Sekarang lebih ke soal branding, kalau melakukan riset ke customer, bikin sample packaging lalu berikan mereka. Apakah ini relevan untuk mereka atau tidak? Apakah ini level premium atau friendly? Dari situ kita bisa dapet customer insight,” ujarnya.

Kiat lain Hadistian, apabila pelaku UMKM ingin membuat sebuah merek maka jangan takut untuk bersabar apalagi menyiapkan branding.

“Jangan buru-buru, yang penting kita tahu brand kita bagus, unik, kuat, dan siapkan sematang-matangnya. Karena kekuatan pikiran bisa mengubah penilaian orang terhadap sesuatu. Kalau awalnya mereka melihat barangnya biasa aja, tetapi jika branding kita kuat bisa jadi added value bagi produk kita dan mengubah penilaian mereka. Kita tidak apa-apa investasi waktu untuk menguatkan branding,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:26 WIB

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:23 WIB

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 18:47 WIB

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:47 WIB

BRI Jadi the Most Resilient BUMN, Terima the Best CEO dan the Best CFO

BRI Jadi the Most Resilient BUMN, Terima the Best CEO dan the Best CFO

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 09:55 WIB

BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat

BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 13:10 WIB

Terkini

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

×