Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand

Fabiola Febrinastri

Senin, 07 Desember 2020 | 09:43 WIB
Pengusaha : UMKM di Era Digital harus Melek Desain dan Brand
Bank BRI berkomitmen membantu UMKM Indonesia. (Dok : BRI)

Suara.com - Di era digital saat ini, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus memikirkan cara untuk membangun merek yang kuat, agar produk yang dipasarkan secara daring dapat menarik minat dan merebut hati konsumen.

Hal tersebut diungkapkan oleh pendiri Sciencewerk Danis Sie, dalam talkshow BRI UMKM Expo[rt] Brilianpreneur 2020, bertajuk “Building a Relatable Branding”, yang digelar secara daring, Jakarta, Jumat (4/12/2020). Talkshow tersebut merupakan rangkaian kegiatan pameran industri kreatif berorentasi ekspor yang diselenggarakan oleh BRI (IDX:BBRI) sebagai rangkaian perayaan HUT ke-125 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Danis Sie menyebut merek atau brand harus menjadi hal yang membedakan antara sebuah produk dengan barang serupa di pasar. Merek bagus harus juga didukung kondisi produk yang unik dan berbeda.

“Dengan produk dan desain brand yang bagus, maka tidak akan kalah dengan produk luar. Brand itu memberikan kesan pertama atau first impression terhadap suatu produk. Dia memberikan identitas pembeda supaya sebuah produk terlihat lebih menonjol dibanding produk lain,” ujar Danis.

Selain Denis, turut hadir dalam talkshow yang fokus mengulas kiat-kiat membangun merek atau brand yang kuat di era kemajuan teknologi dan media sosial saat ini adalah pendiri Sekata Living dan co-founder Whatever Workshop, Hadistian Emir.
Menurut Danis, visualisasi yang menarik menjadi kata kunci, karena desain dan tampilan produk di dunia maya menjadi salah satu pertimbangan utama calon konsumen dalam memilih barang yang hendak dibeli secara daring.

Menurutnya, branding yang kuat bisa dibangun pelaku UMKM dengan memperhatikan desain kemasan yang unik, atau menyediakan kemudahan komunikasi dan transaksi bagi pembeli dari dunia maya. Jika kedua hal ini bisa disediakan pelaku usaha maka calon pembeli akan merasa memiliki kesan khusus saat membeli produk terkait.

“UMKM harus tahu target pasar dan ceruknya (niche), lalu keunikan produk, kemudian yang paling penting adalah tahu tentang kompetitor. Kedua, bikin sesuatu yang unik dan berkualitas. Ketiga, masuk ke bagian pemasaran, desain, strateginya bagaimana. Terakhir, harus tetap konsisten dan terus berinovasi,” ujarnya.

Danis mengungkapkan, UMKM di Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing secara global dalam pemasaran berbagai produk. Karena itu dia berpesan, agar pelaku UMKM tidak merasa takut dan minder jika hendak membuat sebuah produk. Menurutnya, pengembangan produk harus dilakukan terus menerus jika pelaku usaha ingin barang dagangannya bisa semakin laku dan luas pasarnya.

“Cara mengembangkan produk itu pertama lakukan penelitian dulu, di social media harus tahu sedang ada tren apa. Kemudian, ambil elemen-elemen tadi ke cita rasa lokal dengan melibatkan pengrajin lokal. Untuk memancing pembeli, cara menggandeng influencer masih efektif, tapi harus pilih-pilih influencer-nya juga, jangan asal,” ungkap Danis.

Wawasan lain diberikan Hadistian. Dia mengatakan, untuk mengembangkan pasar dan popularitas produk, pelaku usaha tidak butuh melakukan riset yang mahal. Penelitian bisa dilakukan mulai dari orang-orang terdekat, hingga penelusuran melalui dunia maya.

baca juga

Pelaku usaha harus memiliki modal kesabaran tinggi karena upaya membangun brand tidak bisa dilakukan secara instan. Riset yang baik dan mendalam menjadi kata kunci agar pembangunan merek sebuah produk bisa optimal.

Hadistian juga menyarankan agar UMKM tidak perlu menyusun ulang branding untuk penjualan di dunia maya, jika merek milik pelaku usaha sudah kuat di pasar luring.

“Kalau masih relevan, ganti cara komunikasinya saja dalam marketingnya. Karena kalau masih relevan itu unneccesary untuk rebranding. Marketing tools online dan offline itu berbeda. Begitu sudah memiliki branding yang kuat tidak perlu takut untuk masuk ke digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku UMKM harus tahu elemen-elemen penting apa yang harus dimiliki untuk menciptakan pemerekan yang kuat. Faktor-faktor utama itu keyword, tone and manner, benefit, reason to believe, dan target konsumer serta konsumer insight.

“Sekarang lebih ke soal branding, kalau melakukan riset ke customer, bikin sample packaging lalu berikan mereka. Apakah ini relevan untuk mereka atau tidak? Apakah ini level premium atau friendly? Dari situ kita bisa dapet customer insight,” ujarnya.

Kiat lain Hadistian, apabila pelaku UMKM ingin membuat sebuah merek maka jangan takut untuk bersabar apalagi menyiapkan branding.

“Jangan buru-buru, yang penting kita tahu brand kita bagus, unik, kuat, dan siapkan sematang-matangnya. Karena kekuatan pikiran bisa mengubah penilaian orang terhadap sesuatu. Kalau awalnya mereka melihat barangnya biasa aja, tetapi jika branding kita kuat bisa jadi added value bagi produk kita dan mengubah penilaian mereka. Kita tidak apa-apa investasi waktu untuk menguatkan branding,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:26 WIB

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Kampung Coklat UMKM Binaan BRI dari Blitar Menuju Global

Bisnis | Senin, 07 Desember 2020 | 09:23 WIB

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

10 Desa di Indonesia Menang Program Desa BRILian 2020 dari BRI

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 18:47 WIB

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Dana Ventura Sembrani Nusantara Investasi pada Produk Minuman Lokal

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:47 WIB

BRI Jadi the Most Resilient BUMN, Terima the Best CEO dan the Best CFO

BRI Jadi the Most Resilient BUMN, Terima the Best CEO dan the Best CFO

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 09:55 WIB

BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat

BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 13:10 WIB

Terkini

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

×