Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:08 WIB
Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan memangkas produksi nikel pada 2026. Pengumuman ini disambut naiknya harga nikel dunia pada Jumat (19/12/2025). [Antara]
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memangkas produksi nikel dan batu bara dalam RKAB 2026 demi menjaga kestabilan harga.
  • Tujuan pemangkasan ini untuk mengatur suplai dan permintaan, memastikan pengusaha mendapat harga layak dan negara berpendapatan baik.
  • Rencana pemangkasan ini telah membuat harga nikel dunia naik.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan akan memangkas produksi nikel dan batubara pada tahun depan guna menjaga kestabilan harga. Pemangkasan produksi itu dilakukan Bahlil pada Rancangan Anggaran Kerja dan Belanja (RKAB) tahun 2026.

Rencana pemerintah ini telah diendus oleh pasar dan menyebabkan harga nikel dunia yang sebelumnya terpuruk mulai naik kembali.

"Semuanya kita pangkas. Bukan hanya nikel, batu bara pun kita pangkas. Kenapa? Karena kita akan mengatur supply and demand," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (19/12/2025).

Bahlil pun mencontohkan harga batu bara yang turun drastis. Menurutnya hal itu disebabkan tingkat produksinya yang tinggi. Dia menyebut dari 1,3 miliar ton stok batu bara global, hampir 50 persen berasal dari produksi dalam negeri.

"Indonesia sendiri menyuplai sekitar 500-600 juta ton. Hampir 50 persen. Gimana harganya enggak jatuh?," kata Bahlil.

Dia pun menekankan, pemangkasan produksi untuk memastikan penguasa mendapatkan harga yang layak.

"Pengusahanya harus mendapatkan harga yang baik. Negara juga mendapatkan pendapatan yang baik," ujarnya.

Selain itu, Bahlil juga akan mengontrol tata kelola pertambangan batu bara. Ketersediaannya harus dipastikan untuk masa yang akan datang.

"Yang berikut, tata kelola pengelolaan batu bara kita. Jangan kita pikir negara ini cuma kita saja. Kan ada anak cucu kita. Jadi kalau memang harganya murah, ya jangan kita nambang dulu. Biarlah ini kepada anak cucu kita," kata Bahlil.

Meski mengungkap akan melakukan pemangkasan produksi batubara dan nikel, Bahlil belum menyebutkan angka pasti produksinya untuk tahun depan. Namun dipastikannya bagi perusahaan yang tidak tertib akan mendapatkan sanksi.

"Nah caranya bagaimana mengontrol? Lewat RKAB. Ini juga kita mengontrol bagi perusahaan-perusahaan yang tidak mentaati aturan. Ya mohon maaf, RKAB-nya juga mungkin akan dilakukan peninjauan. Supaya apa? Kita mau menjalankan semua disiplin. Lingkungan harus kita jaga semuanya" tegas Bahlil.

Pada Jumat, harga nikel dunia naik 1,5 persen karena kabar Indonesia akan memangkas kuota produksi nikel ore tahun depan. Kabarnya pemerintah hanya mengizinkan produksi nikel ore sebesar 250 juta ton pada 2026, turun dari tahun ini yang mencapai 379 juta ton.

Selama tiga setengah tahun terakhir, harga nikel di London Metal Exchange turun hingga separuhnya akibat produksi Indonesia dan China yang ugal-ugalan, jauh melampaui permintaan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Melejit 22 Persen, MBMA Makin Perkasa di Bisnis Nikel Terintegrasi

Laba Melejit 22 Persen, MBMA Makin Perkasa di Bisnis Nikel Terintegrasi

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:24 WIB

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:28 WIB

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 16:01 WIB

Fakta Baru Sengketa Tambang Nikel: Hutan Perawan Dibabat, IUP Ternyata Tak Berdempetan

Fakta Baru Sengketa Tambang Nikel: Hutan Perawan Dibabat, IUP Ternyata Tak Berdempetan

News | Rabu, 19 November 2025 | 21:21 WIB

JATAM: Negara Abai Lindungi Warga dari Dampak Beracun Tambang Nikel di Halmahera

JATAM: Negara Abai Lindungi Warga dari Dampak Beracun Tambang Nikel di Halmahera

News | Senin, 10 November 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:44 WIB

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB