Aturan UMP Baru, 5 Provinsi Luar Jawa Jadi Kandidat Gaji Tertinggi

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 20 Desember 2025 | 10:47 WIB
Aturan UMP Baru, 5 Provinsi Luar Jawa Jadi Kandidat Gaji Tertinggi
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan aturan UMP baru dirancang dengan pendekatan mengelola disparitas upah.. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Formula baru UMP 2026 menggunakan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan koefisien alfa 0,5–0,9.
  • Simulasi menunjukkan Sulawesi Tengah dan Papua Barat berpotensi kenaikan UMP tertinggi melampaui 10 persen.
  • Rentang koefisien alfa bertujuan memberi fleksibilitas daerah dalam meminimalkan kesenjangan disparitas upah regional.

Suara.com - Penerapan formula baru penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 membuka peta baru daerah-daerah dengan potensi kenaikan upah tertinggi. Berdasarkan simulasi menggunakan rumus inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikalikan koefisien alfa 0,5 – 0,9 sejumlah provinsi di luar Pulau Jawa justru muncul sebagai kandidat teratas.

Dari rangkaian simulasi tersebut, terdapat lima provinsi yang konsisten berada di posisi atas dalam berbagai skenario indeks alfa 0,5 - 0,9. Daerah-daerah ini mencatat kombinasi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi dibanding provinsi lain.

Sulawesi Tengah menempati posisi teratas hampir di seluruh skenario. Dalam simulasi alfa 0,9, potensi kenaikan UMP provinsi ini mencapai 11,67 persen. Pada alpha 0,8, kenaikannya berada di kisaran 10,80 persen, sementara pada alpha 0,6 masih tercatat sekitar 9,07 persen.

Papua Barat menyusul di posisi berikutnya. Dengan pertumbuhan ekonomi 10,43 persen dan inflasi rendah, Papua Barat berpeluang mencatat kenaikan UMP sebesar 10,41 persen jika menggunakan alfa 0,9, serta 9,37 persen pada alfa 0,8.

Sumatera Utara juga masuk dalam kelompok lima besar. Pada simulasi alpha tertinggi, potensi kenaikan UMP provinsi ini mencapai 9,59 persen. Sementara pada alpha 0,8, kenaikannya berada di kisaran 9,12 persen, tetap menempatkannya di jajaran atas nasional.

Riau menjadi provinsi berikutnya yang konsisten muncul dalam lima besar. Dengan inflasi 5,08 persen dan pertumbuhan ekonomi 4,44 persen, Riau berpotensi mencatat kenaikan UMP sebesar 9,07 persen pada alfa 0,9 dan sekitar 8,63 persen pada alfa 0,8.

Aceh melengkapi lima besar provinsi dengan potensi kenaikan UMP tertinggi. Dalam simulasi alfa 0,9, kenaikan UMP Aceh diproyeksikan mencapai 8,50 persen, sementara pada alfa 0,8 berada di kisaran 8,05 persen.

Pemerintah menegaskan fleksibilitas rentang alfa justru disiapkan untuk merespons kondisi daerah yang berbeda-beda. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai pendekatan ini penting untuk mengelola disparitas upah.

“Terkait soal disparitas, jangan dibaca terbalik. Kondisi awal memang sudah terjadi disparitas upah. Dengan adanya rentang alpha, disparitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan Dewan Pengupahan Daerah dan pimpinan daerah untuk meminimalkan kesenjangan,” ujar Yassierli.

baca juga

Ia menjelaskan daerah dengan upah awal tinggi tidak harus mengambil alfa maksimal, sementara wilayah dengan tingkat upah rendah memiliki ruang menaikkan upah lebih besar.

“Dengan adanya rentang, daerah yang upahnya sudah tinggi dapat menetapkan alfa lebih kecil, sementara daerah yang upahnya masih rendah dan jauh dari kebutuhan hidup layak dapat menetapkan alfa lebih besar. Inilah instrumen untuk mengatasi disparitas,” kata Yassierli.

Menurut Yassierli, penetapan formula UMP 2026 melalui proses panjang dan dialog sosial. Kajian teknis juga telah disampaikan langsung kepada Presiden sebelum nilai alpha ditetapkan.

“Dari proses tersebut, akhirnya diputuskan nilai alpha pada rentang 0,5 sampai 0,9,” ucapnya.

Ke depan, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan pendampingan kepada Dewan Pengupahan Daerah agar penentuan nilai alpha mempertimbangkan kondisi ekonomi lokal, kesenjangan upah, serta jarak terhadap kebutuhan hidup layak.

“Ke depan, kami akan melakukan pendampingan kepada Dewan Pengupahan Daerah agar dapat secara bijaksana melihat kondisi daerah masing-masing, termasuk disparitas, gap terhadap kebutuhan hidup layak, serta kondisi ekonomi daerah dalam menentukan nilai alpha,” tutur Yassierli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serikat Buruh Kecewa dengan Rumus UMP 2026, Dinilai Tak Bikin Sejahtera

Serikat Buruh Kecewa dengan Rumus UMP 2026, Dinilai Tak Bikin Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:15 WIB

Pramono Anung: UMP Jakarta 2026 Sedang Dibahas di Luar Balai Kota

Pramono Anung: UMP Jakarta 2026 Sedang Dibahas di Luar Balai Kota

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:08 WIB

UMP Sumut Tahun 2026 Naik 7,9 Persen Jadi Rp 3.228.971

UMP Sumut Tahun 2026 Naik 7,9 Persen Jadi Rp 3.228.971

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:53 WIB

Pengusaha Sebut Formula Upah Minimum 2026 Bikin Lapangan Kerja Baru Sulit Tercipta

Pengusaha Sebut Formula Upah Minimum 2026 Bikin Lapangan Kerja Baru Sulit Tercipta

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:18 WIB

Rumus Baru UMP 2026, Mampukah Penuhi Kebutuhan Hidup Layak?

Rumus Baru UMP 2026, Mampukah Penuhi Kebutuhan Hidup Layak?

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:45 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×