Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Kasus Covid-19 Melonjak, Harga Minyak Mentah Turun

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2020 | 08:24 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Harga Minyak Mentah Turun
Ilustrasi harga minyak dunia turun. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah turun pada perdagangan Selasa karena California memperketat penguncian (lockdown) pandemi selama Natal. Selain itu kasus Covid-19 melonjak di Amerika Serikat dan Eropa juga salah satu menjadi fakto harga minyak turun.

Hal ini menangkal optimisme yang muncul atas kemajuan vaksin Covid-19.

Mengutip CNBC, Rabu (9/12/2020), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 16 sen atau 0,3 persen ke level 45,60 dolar AS per barel.

Sementara harga minyak mentah Brent naik 7 sen dan diperdagangkan pada 48,86 dolar AS per barel.

Harga minyak sempat naik setelah suntikan vaksin Covid-19 yang teruji penuh pertama di dunia diberikan kepada seorang nenek di Inggris, tetapi investor dengan cepat mengembalikan fokus mereka ke surutnya permintaan bahan bakar yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Peningkatan tajam kasus virus corona secara global telah menyebabkan serangkaian penguncian (lockdown) baru, termasuk tindakan ketat di California, negara bagian AS terpadat, Jerman dan Korea Selatan.

Prancis mungkin harus menunda pelepasan beberapa pembatasan kuncian minggu depan, kata sumber pemerintah, setelah tanda-tanda tren penurunan dalam kasus baru telah diratakan setelah toko-toko diizinkan untuk dibuka kembali akhir bulan lalu.

Investor juga mengamati dengan cermat upaya anggota parlemen AS untuk menyetujui paket stimulus ekonomi baru yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan pekerjaan dan permintaan energi, dan hari Jumat dipandang sebagai tenggat waktu yang mungkin untuk menghindari penutupan pemerintah.

Kelompok produsen minyak OPEC+ kemungkinan akan mengadakan pertemuan berikutnya pada 4 Januari, setelah sepakat pekan lalu untuk menaikkan produksi minyak sebesar 500 ribu barel per hari (bpd) bulan depan.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 910 ribu barel per hari pada 2020 menjadi 11,34 juta barel per hari, kata Administrasi Informasi Energi AS, penurunan yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya untuk penurunan 860 ribu barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak

Sulsel | Selasa, 08 Desember 2020 | 10:25 WIB

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 07:56 WIB

Khawatir Permintaan Kembali Melemah Imbas Corona, Harga Minyak Dunia Anjlok

Khawatir Permintaan Kembali Melemah Imbas Corona, Harga Minyak Dunia Anjlok

Jogja | Jum'at, 20 November 2020 | 08:23 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Terpapar Sentimen Negatif Covid-19

Harga Minyak Dunia Anjlok Terpapar Sentimen Negatif Covid-19

Bisnis | Jum'at, 20 November 2020 | 08:17 WIB

Cadangan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Cadangan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 18 November 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:54 WIB

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:39 WIB

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:37 WIB

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB