Jokowi Larang Muhammad Lutfi Balik ke AS, Ternyata Ini Alasannya

Rabu, 23 Desember 2020 | 17:47 WIB
Jokowi Larang Muhammad Lutfi Balik ke AS, Ternyata Ini Alasannya
Muhammad Lutfi [Antara]

Suara.com - Presiden Jokowi resmi melantik Muhammad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan. Lutfi menggantikan Agus Suparmanto untuk mengkomandoi sektor perdagangan.

Ini juga merupakan kedua kalinya Lutfi menjadi Menteri Perdagangan, setelah sempat menjabat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Terdapat cerita terkait penunjukkan Lutfi menjadi Mendag. Lutfi yang saat itu sebagai Duta Besar RI di Amerika Serikat (AS) sempat diminta Jokowi menunda perjalanannya kembali ke AS.

"Saya sebagai dubes RI di AS sedang melaksanakan tugas kembali ke Jakarta dan sempat melaporkan ke presiden pada hari Kamis dan sudah pamit di telepon untuk menunda keberangkatan sampai hari jumat," ujar Lutfi usai dilantik, Rabu (23/12/2020).

Namun Lutfi mendapatkan jawaban alasan Jokowi melarang ia kembali ke AS, karena pada Hari Jumat ia dapat tugas menduduki kursi Menteri Perdagangan.

"Hari Jumat saya diinfo bapak Presiden akan memberi kepercayaan untuk memimpin Kemendag dan hari selasa dipanggil ke istana," ucap dia.

Sebelumnya, Lutfi merasa terhormat diberi amanah oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri perdagangan di Kabinet Indonesia Maju. Dia berjanji akan bekerja secara transparan.

"Saya merasa terhormat sekali dan berterima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada saya," ujar Lutfi di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Lutfi menggantikan posisi Agus Suparmanto. Lutfi beserta lima menteri baru lain dilantik pada hari ini Rabu, 23 Desember 2020.

Baca Juga: Mendag Muhammad Lutfi Langsung Dapat 3 Tugas Ini dari Jokowi

Ia berjanji akan bekerja sekuat mungkin, sepandai mungkin, dan secakap mungkin untuk memastikan perekonomian Indonesia lebih baik pada masa yang akan datang.

Lutfi mengatakan bahwa ekonomi dunia saat ini berada pada situasi sangat sulit.

Menurut dia, Kementerian Perdagangan merupakan suatu lembaga yang memiliki mekanisme memastikan arus barang dan kegiatan ekonomi berjalan baik, harus ikut mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Lutfi yang sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai menteri perdagangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lantas menganalogikan pertandingan tinju maka Kementerian Perdagangan adalah pihak yang bertindak sebagai wasit.

Sementara itu, pembeli dan penjual adalah para petinju dan rakyat sebagai penontonnya.

"Ketika wasit tidak melakukan sesuatu dengan hal yang semestinya, penonton tinju akan melihat kecurangan atau kekurangan. Oleh karena itu, saya berjanji transparan dan kementerian akan memastikan ekonomi berjalan baik secara efisien untuk kesejahteraan bangsa dan negara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI