Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Meski Pandemi, Jumlah Investor Pasar Modal Justru Tumbuh 45 Persen

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 Desember 2020 | 18:25 WIB
Meski Pandemi, Jumlah Investor Pasar Modal Justru Tumbuh 45 Persen
Aktivitas pelaku pasar modal di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Jumat (16/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk melakukan investasinya di pasar modal. Keinian jumlahnya meningkat cukup signifikan.

Hal tersebut terlihat dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dimana jumlah investor di pasar modal hingga 23 Desember tumbuh 45,51 persen atau telah mencapai 3.615.019 single investor identification (SID) dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun komposisi terbesar ada pada investor reksa dana yang sebanyak 2.905.718 SID.

Yang lebih menarik lagi ternyata pertumbuhan investor pasar modal ini didominasi oleh kaum anak muda alias milenial.

"Jumlah investor semakin didominasi oleh investor milenial dengan total sebesar 73,83 persen investor berusia di bawah 30 tahun sampai dengan 40 tahun," kata Direktur Utama KSEI, Uriep Budhi Prasetyo, dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Uriep merincikan, dari total investor sebanyak 3,6 juta SID tersebut, sebanyak 1.547.619 SID merupakan investor yang memiliki aset saham, investor reksa dana sebanyak 2.905.718 SID dan investor surat berharga negara (SBN) sebanyak 452.635 SID.

"Pembukaan rekening yang dilakukan investor sebesar 52,09 persen SID melalui selling agent fintech. Platform digital menjadi sarana yang banyak dimanfaatkan oleh investor," ucapnya.

Dia menyebutkan, per 30 November 2020, investor pasar modal didominasi oleh laki-laki yang mencapai 61,11 persen.

Dari sisi usia, sebesar 50,24 persen berumur di bawah 30 tahun, sedangkan dari sisi pekerjaan didominasi oleh pegawai swasta yang mencapai 44,09 persen.

baca juga

"Sebesar 58,16 persen merupakan investor berpenghasilan sekitar Rp 10 juta-Rp 100 juta per tahun dan sebesar 72,12 persen berada di Pulau Jawa," kata Uriep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Sepekan Ini IHSG Melesat 2,80 Persen

Dalam Sepekan Ini IHSG Melesat 2,80 Persen

Bisnis | Minggu, 20 Desember 2020 | 08:14 WIB

Investor Ritel Kalangan Milenial Jadi Jantung Pengembangan Pasar Modal

Investor Ritel Kalangan Milenial Jadi Jantung Pengembangan Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2020 | 10:55 WIB

Sepanjang Tahun Ini Asing Jual Bersih Rp 44,5 Triliun di Pasar Modal

Sepanjang Tahun Ini Asing Jual Bersih Rp 44,5 Triliun di Pasar Modal

Bisnis | Minggu, 06 Desember 2020 | 09:24 WIB

IHSG Sudah Bangkit 46 Persen Sejak Dihantam Pandemi Corona Awal Maret

IHSG Sudah Bangkit 46 Persen Sejak Dihantam Pandemi Corona Awal Maret

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 18:25 WIB

Investor Pasar Modal di Sumut Capai 69.706

Investor Pasar Modal di Sumut Capai 69.706

Sumut | Senin, 30 November 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×