Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

IHSG Sudah Bangkit 46 Persen Sejak Dihantam Pandemi Corona Awal Maret

Siswanto | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 18:25 WIB
IHSG Sudah Bangkit 46 Persen Sejak Dihantam Pandemi Corona Awal Maret
ILUSTRASI: Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Pandemi Covid-19 menimbulkan guncangan ekonomi yang mengarah pada resesi global. Tak terkecuali Indonesia yang saat ini masuk pada zona resesi setelah pertumbuhan ekonomi nasional tercatat minus pada kuartal III.

Pasar modal Indonesia juga tidak luput dari tekanan pandemi Covid-19. Pada Maret lalu, kinerja IHSG sempat terpuruk di titik terendah yakni sebesar 3.937,63.

Namun, pada 27 November 2020, IHSG sudah kembali menguat dan berada pada posisi 5.783,33 poin atau naik sebesar 46,87 persen.

"Kita semua patut bersyukur karena saat ini perekonomian kita sudah terlihat semakin membaik, meskipun belum secepat yang kita harapkan," kata Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi dalam acara diskusi 'Memperkuat Stabilitas Pasar Modal Pada Era New Normal' di Jakarta secara virtual, Selasa (1/12/2020).

Sebagai gambaran, kata Inarno, kondisi IHSG per 27 November 2020 secara year to date masih terbilang cukup baik, jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, Filipina, dan Thailand.

"Pada 27 November 2020, IHSG secara year to date tercatat -8,19 persen, sedangkan Singapura tercatat -11,17 persen, Filipina tercatat -13,10 persen, dan Thailand tercatat -9,06 persen," kata dia.

Namun, IHSG masih kalah dengan Malaysia, bahkan Vietnam yang indeksnya secara year to date mencatatkan peningkatan sebesar 5,12 persen meskipun ditengah pandemi.

Sementara hari ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini, Selasa (1/12/2020) berhasil ditutup di zona hijau dengan menguat 2 persen atau naik 112,327 basis point ke level 5.724,742.

IHSG bergerak dari batas bawah di level 5.594 hingga batas atas pada level 5.736 setelah dibuka pada level 5.637.

Lebih rinci dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat seluruh sektor menjadi sentimen positif yang mendorong IHSG menguat ke zona hijau.

Sektor yang paling bullish adalah sektor aneka industry dengan naik 3,90 persen. Selain itu, sektor lain yang menguat antara lain; sektor Industri Dasar naik 3,17 persen, sektor Perbankan naik 2,82 persen, sektor Agri yang meroket 0,69 persen, sektor pertambangan naik 0,33 persen, sektor Infrastruktur menguat 0,46 persen, sektor perdagangan naik 1,67 persen, sektor Consumer positif 1,01 persen, sektor manufaktur menguat 2,16 persen, dan sektor Property menguat 1,28 persen.

Investor melakukan transaksi sebanyak 1.166.558 kali senilai Rp16,473 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp14,980 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,493 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp4,020 triliun dan aksi jual sebesar Rp4,704 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp684 triliun.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 2,46 persen ke level 904,834. Sedangkan, JII naik 1,59 persen ke level 607,336.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB