Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Trump Bagi-bagi BLT ke Warga AS, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:09 WIB
Trump Bagi-bagi BLT ke Warga AS, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat
Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Harga minyak dunia menguat di tengah harapan Amerika Serikat yang akan meningkatkan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk menghadapi tekanan pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip CNBC Rabu (30/12/2020), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika, ditutup naik 38 sen atau 0,8 persen, menjadi 48,00 dolar AS per barel.

Sedangkan minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, bertambah 23 sen atau 0,5 persen, menjadi 51,09 dolar AS per barel.

DPR Amerika yang dipimpin Partai Demokrat memilih untuk memenuhi permintaan Presiden Donald Trump guna meningkatkan pembayaran bantuan langsung Covid-19 kepada warga Amerika yang dihantam pandemi tersebut menjadi 2.000 dolar AS atau setara Rp 28 juta dari sebelumnya 600 dolar AS atau Rp 8,4 juta.

Masih belum jelas apakah Senat yang dikuasai Partai Republik juga akan mendukung langkah tersebut.

Pemimpin Mayoritas Mitch McConnell, menolak permintaan Demokrat agar Senat menyetujui peningkatan bantuan stimulus dengan persetujuan bulat, meskipun dia mengatakan Senat akan mengeksaminasi masalah tersebut pekan ini.

Kekhawatiran atas penguncian virus corona membatasi kenaikan pasar minyak dalam jangka pendek.

Varian baru virus corona di Inggris memicu penerapan kembali pembatasan pergerakan, memukul permintaan jangka pendek dan membebani harga, sementara rawat inap dan infeksi melonjak di beberapa bagian Eropa dan Afrika.

Harga minyak bisa menguat karena program vaksinasi di seluruh dunia meningkat tahun depan, kata Tony Headrick, analis CHS Hedging LLC.

Pedagang menantikan laporan persediaan minyak Amerika terbaru, diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 2,6 juta barel pekan lalu, sementara stok produk olahan naik. Laporan American Petroleum Institute akan dirilis pada pukul 21.30 GMT.

Pertemuan Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) dan sekutunya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus--yang akan digelar pada 4 Januari--juga membayangi pasar.

OPEC Plus mengurangi rekor penurunan produksi minyak yang dibuat tahun ini untuk mendukung pasar.

Kelompok tersebut akan meningkatkan produksi sebesar 500.000 barel per hari pada Januari, dan Rusia mendukung peningkatan lain dengan jumlah yang sama pada Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles Imbas Turunnya Permintaan

Harga Minyak Dunia Ambles Imbas Turunnya Permintaan

Batam | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:12 WIB

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Ambles Jelang Akhir Tahun

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Ambles Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:03 WIB

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

News | Senin, 28 Desember 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB