Trump Bagi-bagi BLT ke Warga AS, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:09 WIB
Trump Bagi-bagi BLT ke Warga AS, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat
Gestur Donald Trump usai memberikan keterangan pers di Gedung Putih terkait penghitungan suara Pilpres AS 2020. (Foto: AFP)

Suara.com - Harga minyak dunia menguat di tengah harapan Amerika Serikat yang akan meningkatkan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk menghadapi tekanan pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip CNBC Rabu (30/12/2020), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika, ditutup naik 38 sen atau 0,8 persen, menjadi 48,00 dolar AS per barel.

Sedangkan minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, bertambah 23 sen atau 0,5 persen, menjadi 51,09 dolar AS per barel.

DPR Amerika yang dipimpin Partai Demokrat memilih untuk memenuhi permintaan Presiden Donald Trump guna meningkatkan pembayaran bantuan langsung Covid-19 kepada warga Amerika yang dihantam pandemi tersebut menjadi 2.000 dolar AS atau setara Rp 28 juta dari sebelumnya 600 dolar AS atau Rp 8,4 juta.

Masih belum jelas apakah Senat yang dikuasai Partai Republik juga akan mendukung langkah tersebut.

Pemimpin Mayoritas Mitch McConnell, menolak permintaan Demokrat agar Senat menyetujui peningkatan bantuan stimulus dengan persetujuan bulat, meskipun dia mengatakan Senat akan mengeksaminasi masalah tersebut pekan ini.

Kekhawatiran atas penguncian virus corona membatasi kenaikan pasar minyak dalam jangka pendek.

Varian baru virus corona di Inggris memicu penerapan kembali pembatasan pergerakan, memukul permintaan jangka pendek dan membebani harga, sementara rawat inap dan infeksi melonjak di beberapa bagian Eropa dan Afrika.

Harga minyak bisa menguat karena program vaksinasi di seluruh dunia meningkat tahun depan, kata Tony Headrick, analis CHS Hedging LLC.

Pedagang menantikan laporan persediaan minyak Amerika terbaru, diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 2,6 juta barel pekan lalu, sementara stok produk olahan naik. Laporan American Petroleum Institute akan dirilis pada pukul 21.30 GMT.

Pertemuan Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) dan sekutunya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus--yang akan digelar pada 4 Januari--juga membayangi pasar.

OPEC Plus mengurangi rekor penurunan produksi minyak yang dibuat tahun ini untuk mendukung pasar.

Kelompok tersebut akan meningkatkan produksi sebesar 500.000 barel per hari pada Januari, dan Rusia mendukung peningkatan lain dengan jumlah yang sama pada Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles Imbas Turunnya Permintaan

Harga Minyak Dunia Ambles Imbas Turunnya Permintaan

Batam | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:12 WIB

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Ambles Jelang Akhir Tahun

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Ambles Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:03 WIB

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

News | Senin, 28 Desember 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB