Ditjen PSP Kementan Atur Strategi Percepat Serapan Anggaran

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:26 WIB
Ditjen PSP Kementan Atur Strategi Percepat Serapan Anggaran
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan).

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan  strategi untuk percepatan serapan anggaran dalam hal kegiatan pendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

Strategi ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang digelar di Bogor, Rabu (27/1/2021).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pandemi membuat tantangan yang tidak pernah ada di dunia ini menjadi sesuatu yang melampaui perang dunia ke-2. Hal ini akan melampaui semua bentuk krisis yang pernah ada, termasuk krisis pangan.

"Kita bahkan tidak tahu dimana sentrumnya, kalau kemarin krisis ekonomi kita tahu sentrumnya ada di mana. Dari mana sebuah proses sekarang ini kita nggak tahu apa hari ini atau besok, oleh karena itu menjadi tantangan tersendiri bagi sebuah bangsa Indonesia yang 270 juta orang dengan 17.000 pulau lebih," ujar Mentan SYL.

Mentan SYL meminta kepada jajarannya jangan sampai salah dalam menerapkan mekanisasi pertanian. Menurutnya, perannan Ditjen PSP sangat penting dalam mencegah terjadinya krisis pangan.

"Mekanisme mekanisasi dan teknologi menjadi penting, tahun ini dan tidak lagi hanya dengan bantuan-bantuan. Mekanisasinya harus diperbaiki, kan kalau gitu sudah ada BRI, BNI, mandiri, skala ekonomi dan saya percaya pertanian tidak pernah merugi kecuali memang kita salah melakukan cara mekanismenya," tutur Mentan SYL

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menerangkan, strategi lembaganya sebagai salah satu direktorat jenderal yang mempunyai alokasi anggaran besar 30 persen dari total anggaran Kementerian Pertanian, harus bisa menjadi penopang utama terkait dengan dukungan infrastruktur pertanian. 

"Kita harus punya strategi dan langkah-langkah yang harus cepat bisa melakukan realisasi kegiatan dan pelaksanaan pelaksanaan fisik di lapangan. Karena kita tahu bahwa sekarang salah satu faktor utama terkait dengan pemulihan ekonomi masyarakat adalah belanja negara," ujar Sarwo Edhy.

Dikatakan Sarwo Edhy, pihaknya harus bisa pastikan kegiatan-kegiatan PSP ini bisa direncanakan, dirancang dari awal supaya proses pelaksanaan kegiatannya tidak menumpuk di akhir tahun.

baca juga

"Untuk itu kita lakukan sinergi kerja sama, pusat dengan daerah agar bisa melakukan jadwal, pelaksanaan yang sudah dilakukan dari awal, proses penentuan Calon Lokasi Calon Petani (CPCL), penyiapan usulan anggaran yang sudah dilakukan melalui proposal yang sudah disusun. CPCL harusnya usaha ada, perangkat administrasi sudah ada, nonteknis sudah kita siapakan sehingga pelaksanaannya bisa dipercepat dan bisa segera untuk bisa mendukung peningkatan produksi," paparnya.

Di sisi lain, Sekretaris Direktorat Jenderal PSP, Gunawan menambahkan, kegiatan PSP ada unsur padat karya, bisa menjadi lapangan pekerjaan, memberikan penghasilan tambahan kepada kelompok tani, dalam kondisi pandemi yang menerpa negara Indonesia.

"Proritas utamanya sudah pasti tata reboisasi irigasi yang mempengaruhi reproduksi. Aspek proritas berikutnya adalah pengembangan food estate suatu kawasan baru untuk menjadi penghasil produksi pertanian. Rambu-rambu sudah pasti, jadwal strategi pelaksanaan harus pasti, pelaksanaan kegiatan harus dengan pedoman teknis, yang pasti disiplin dalam pelaksanaan, perencanaan dan pelaporannya harus dilaporkan dengan baik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Ingatkan Peternak untuk Ikut Asuransi Usaha Ternak Sapi

Mentan Ingatkan Peternak untuk Ikut Asuransi Usaha Ternak Sapi

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2021 | 12:00 WIB

Kementan : Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Aman, karena Dikelola dengan Baik

Kementan : Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Aman, karena Dikelola dengan Baik

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:14 WIB

DPR Sesalkan Rencana Pemotongan Anggaran Kementan Tahun Ini

DPR Sesalkan Rencana Pemotongan Anggaran Kementan Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Januari 2021 | 16:30 WIB

Kementan Rehabilitasi RJIT di Kabupaten Barito Timur

Kementan Rehabilitasi RJIT di Kabupaten Barito Timur

Bisnis | Minggu, 24 Januari 2021 | 14:09 WIB

Dengar Keluhan Petani soal Pupuk, Kementan Siap dengan Strategi Pengamanan

Dengar Keluhan Petani soal Pupuk, Kementan Siap dengan Strategi Pengamanan

Bisnis | Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:37 WIB

Dukung Pertanian di Toli-Toli, Kementan Lakukan Rehabilitasi Irigasi

Dukung Pertanian di Toli-Toli, Kementan Lakukan Rehabilitasi Irigasi

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×