Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Memahami Apa Itu Bitcoin dan Cara Kerjanya

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 12:59 WIB
Memahami Apa Itu Bitcoin dan Cara Kerjanya
Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler, apa itu Bitcoin. [Shutterstock]

Suara.com - Mata uang digital seperti Bitcoin terus dibicarakan dan semakin banyak peminatnya. Tahukah kalian apa itu Bitcoin dan bagaimana cara kerjanya?

Entitas seperti cryptocurrency saat ini bukan lagi jadi benda asing di telinga, karena memang pada prakteknya sudah banyak digunakan. Salah satu yang namanya tak pernah surut ketenarannya adalah Bitcoin.

Entitas  digital yang bisa didapatkan dengan trading atau melakukan ‘penambangan’ ini nilainya tidak main-main. Tapi sebenarnya apa itu Bitcoin?

Apa Itu Bitcoin?

Bitcoin sendiri merupakan sejenis alat tukar digital yang ditemukan pada tahun 2009 silam. Pada awal kemunculannya, memang nilai dari Bitcoin tidak terlalu tinggi.

Tidak sedikit pula yang memandang sebelah mata entitas digital ini, dan pesimis pada prospeknya di masa yang akan datang. Namun semua keraguan tersebut seperti menjadi tamparan keras, lantaran kini nilai Bitcoin benar-benar meroket.

Hingga saat ini, Bitcoin sebagai mata uang atau alat tukar sendiri tidak diakui oleh negara dan sistem perbankan manapun. Hal ini dikarenakan tingginya resiko transaksi menggunakan Bitcoin serta anonimitas pengelolaannya.

Namun tetap saja tidak sedikit orang yang berlomba mendapatkan Bitcoin, baik untuk simpanan atau untuk digunakan kembali.

Cara Kerja Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin. [Shutterstock]
Ilustrasi Bitcoin. [Shutterstock]

Orang yang memiliki Bitcoin dapat melakukan transaksi oleh pihak lain dengan persetujuan yang jelas. Kemudian dua belah pihak ini saling bertukar dan melakukan transaksi jual beli.

Nha, Bitcoin dapat berperan sebagai alat tukar yang disepakati. Bitcoin tidak dikelola atau disimpan oleh administrator tunggal, sehingga cenderung terdesentralisasi dan tidak bergantung pada hal makro seperti nilai mata uang pada umumnya.

Sederhana, salah satu yang berpengaruh besar pada nilai Bitcoin adalah permintaan dan ketersediaan pundi-pundi yang ada. Secara tetep, jumlah total dari Bitcoin yang dapat digunakan hanya sebanyak 21.000.000 Bitcoin saja.

Sehingga semakin tinggi permintaan pada Bitcoin, maka nilainya juga akan semakin naik. Begitu pula sebaliknya. Pada tahun 2017 misalnya, satu Bitcoin bisa dihargai hingga ratusan juta.

Mungkin tidak sedikit dari Anda yang membaca artikel ini tertarik untuk turut serta mencari dan bertransaksi menggunakan Bitcoin.

Namun demikian, pemahaman yang mendalam pada cara kerja, transaksi, serta cara mendapatkan Bitcoin terlebih dahulu harus dipahami. Sesederhana bisa menjawab pertanyaan apa itu Bitcoin, bisa jadi langkah awal yang tepat untuk terus menggali pengetahuan mengenai ‘mata uang’ global yang satu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Kripto Bisa Digunakan untuk Kegiatan Amal Lewat Startup Ayobantu

Aset Kripto Bisa Digunakan untuk Kegiatan Amal Lewat Startup Ayobantu

Bisnis | Senin, 25 Januari 2021 | 15:22 WIB

Nyesek, Pria Ini Tak Sengaja Buang Hardisk Berisi Bitcoin Senilai Rp 3,9 T

Nyesek, Pria Ini Tak Sengaja Buang Hardisk Berisi Bitcoin Senilai Rp 3,9 T

News | Rabu, 20 Januari 2021 | 14:34 WIB

Lebih Fantastis dari Bitcoin, Aset Kripto Stellar Naik 600 Persen

Lebih Fantastis dari Bitcoin, Aset Kripto Stellar Naik 600 Persen

Bisnis | Senin, 18 Januari 2021 | 15:24 WIB

Apes! Cuma Lupa Kata Sandi, Lelaki Ini Bisa Kehilangan Rp 3,3 Triliun

Apes! Cuma Lupa Kata Sandi, Lelaki Ini Bisa Kehilangan Rp 3,3 Triliun

Tekno | Jum'at, 15 Januari 2021 | 06:30 WIB

Beli Lamborghini Sekarang Bisa Pakai BitCoin, Ini Buktinya

Beli Lamborghini Sekarang Bisa Pakai BitCoin, Ini Buktinya

Otomotif | Rabu, 13 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB