Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

CVR Jadi Kunci Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 11 Februari 2021 | 08:15 WIB
CVR Jadi Kunci Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182
ILUSTRASI: Sriwijaya Air Boeing 737-500 at Jakarta airport (CGK) in Indonesia. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus mencari keberadaan Cockpit Voice Recorder (CVR) milik pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepualauan Seribu 8 Januari 2021.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, CVR sangat penting dan menjadi kunci penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

"Kita belum bisa berfikir kalau CVR tidak bisa diketemukan. Ini kondisi yang menyedihkan bagi kami, karena kami tidak bisa memberikan hasil yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah," ujar Soerjanto dalam konferensi pers laporan awal penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 secara virtual, Rabu (10/2/2021).

"Sepanjang masih sanggup akan kita lakukan dengan dibantu oleh kementerian perhubungan, Basarnas, masyarakat Kepulauan Seribu. Kami belum berfikir kalau tidak ketemu. Kalau tidak ketemu kami tidak bisa menghasilkan suatu report," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menjelaskan, dalam CVR terdapat rekaman percakapan antara pilot dan co-pilot dalam menangani permasalah pada pesawat.

Sehingga, pihaknya bisa mengetahui kondisi di dalam ruang kendali pesawat atau cockpit sebelum jatuh.

"Kalau tidak ditemukan, pengaruh signifikan sehingga kami tidak punya data terkait diskusi para pilot, komunikasi keduanya dan apa yang terjadi di cockpit. Dan ada hal lain akan jadi kendala jika CVR tidak ditemukan," jelas dia.

Nurcahyo mengungkapkan, saat ini KNKT sudah memprediksi lokasi keberadaan CVT tersebut. Menurutnya, KNKT memprediksi lokasi CVR berdasarkan lokasi penemuan FDR.

"Dari sini kita prediski lokasi CVR. Lokasi yang kita prediksi ini kira2 dimensi 25x25 meter. Dan kita sudah buat garis di bawah laut dan dibuat kotak 5x5 meter. Sehingga penyelam akan cari kotak 1, kotak 2 sampai selesai masing-masing, karena dugaan kami CVR ini terendam di bawah lumpur dan kami cari secara manual," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Lengkap Detik-detik Terakhir Penerbangan Sriwijaya Air SJ 182

Data Lengkap Detik-detik Terakhir Penerbangan Sriwijaya Air SJ 182

Banten | Rabu, 10 Februari 2021 | 19:41 WIB

KNKT Bongkar Kerusakan Penyebab Sriwijaya Air SJ182 Jatuh dan Hancur

KNKT Bongkar Kerusakan Penyebab Sriwijaya Air SJ182 Jatuh dan Hancur

Kalbar | Rabu, 10 Februari 2021 | 17:13 WIB

KNKT: Sriwijaya Air SJ 182 Tak Lewati Awan Berbahaya Timbulkan Turbulensi

KNKT: Sriwijaya Air SJ 182 Tak Lewati Awan Berbahaya Timbulkan Turbulensi

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:59 WIB

Terkini

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:15 WIB

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga 'Keluarga' Menteri

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga 'Keluarga' Menteri

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:11 WIB

Selat Hormuz Masih Tersendat, Tren Harga Minyak Pekan Ini Tetap Menguat

Selat Hormuz Masih Tersendat, Tren Harga Minyak Pekan Ini Tetap Menguat

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:07 WIB

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Rachmat Gobel dalam Kenangan Dasco: Dia Pengusaha Nasionalis dan Teman Seperjuangan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

RANS Resmi Melantai di BEI, Raffi - Gigi Raup Rp429,25 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:05 WIB

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:45 WIB

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:41 WIB

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

×