Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

230 Hunian Tetap Selesai Dibangun untuk Warga Terdampak Bencana di Sulteng

Fabiola Febrinastri

Selasa, 16 Februari 2021 | 11:41 WIB
230 Hunian Tetap Selesai Dibangun untuk Warga Terdampak Bencana di Sulteng
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Sejumlah hunian tetap (huntap) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, siap dihuni warga terdampak gempa, tsunami dan likuefaksi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 230 unit huntap untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Palu.

Hal ini diungkapkan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II Suko Wiyono.

“Kami telah mulai proses penghunian huntap yang telah selesai dibangun. Masyarakat bisa segera menghuni rumah tersebut,” ujarnya, didampingi Kepala Satuan kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulteng, Rezki Agung, saat melaksanakan Proses Penyerahan Kunci Hunian Tetap kepada perwakilan masyarakat di Palu, Senin (15/2/2020).

Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Adapun proses penghunian akan dibagi menjadi beberapa tahapan, dan diharapkan masyarakat bisa menempati rumah dengan aman dan nyaman. Suko menjelaskan, untuk proses penghunian tahap pertama, pihaknya minta 108 warga terdampak bencana untuk menempati hunian yang dibangun di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga.

"Penghunian tahap pertama akan diisi 108 warga terdampak bencana. Kami berharap, hingga akhir Februari ini, seluruh unit bisa segera dihuni,” terangnya.

Lebih lanjut, Suko menerangkan, huntap berdiri di atas lahan seluas 36 hektare, dan saat ini, pihaknya juga tengah melaksanakan proses akhir penyelesaian bangunan.

Selain membangun hunian, imbuhnya, PUPR juga melengkapi kompleks perumahan tersebut dengan penerangan jalan dan meteran listrik, dengan daya 1.300 watt di setiap unit. Pihaknya juga telah menyelesaikan sarana dan prasarana penunjang, seperti instalasi air bersih, instalasi pembuangan air limbah, ruang terbuka hijau, jalan utama dan jalan lingkungan, termasuk tempat pembuangan sampah terpadu.

Berdasarkan data, sebanyak 630 unit huntap telah selesai dibangun Kementerian PUPR selama 2020 melalui bantuan loan dari National Slum Upgrading Program - Contingency Emergency Response Component (NSUP-CERC) sebesar Rp 44.5 miliar.

Pembangunan Hunian Tetap Tahap 1A berada di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu sebanyak 230 unit dan di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kota Palu sebanyak 400 unit.

baca juga

“Adapun calon penghuni huntap untuk tahap 1A yang telah terbangun adalah untuk relokasi warga yang terdampak bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di Provinsi Sulawesi Tengah, sesuai dengan SK Data Warga Terdampak Bencana (WTB),” terangnya.

Pada 28 September 2018, terjadi bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di berbagai daerah Sulteng. Berdasarkan perintah langsung Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono memberikan penugasan khusus kepada Ditjen Perumahan melalui Direktorat Rumah Khusus untuk memulai pembangunan kembali rumah warga yang terdampak bencana.

Sesuai dengan pembagian peran dalam proses pembangunan, Penyediaan Hunian Tetap 1A sebanyak 630 unit rumah disediakan oleh Direktorat Rumah Khusus, Direktorat Jenderal Perumahan. Sementara untuk Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), pekerjaan air minum, sanitasi, jalan lingkungan dan prasarana lainnya dikerjakan oleh Ditjen Cipta Karya, dan untuk jaringan listrik disediakan oleh pihak PLN.

Sebelum menempati huntap tersebut, pada 15 Februari 2021 juga telah dilakukan acara Tasyukuran dan Doa Bersama Hunian Tetap di Kelurahan Duyu, yang dihadiri oleh Walikota Palu. Dengan dibangunnya hunian beserta PSU dan infrastrutur pendukungnya, masyarakat diharapkan mampu kembali pulih dari keterpurukan akibat bencana dan memulai kembali aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan bagi anak-anak secara bertahap ke arah yang semakin baik.

Percepatan pembangunan huntap di lokasi-lokasi lain diharapkan segera terlaksana, sehingga persoalan relokasi warga terdampak bencana akan segera dapat diatasi dan kehidupan sosial, ekonomi masyarakat berangsur pulih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR: Flyover Purwosari Bisa Urai Kemacetan di Kota Solo

Menteri PUPR: Flyover Purwosari Bisa Urai Kemacetan di Kota Solo

Surakarta | Minggu, 14 Februari 2021 | 18:09 WIB

Flyover Purwosari Solo Resmi Beroperasi

Flyover Purwosari Solo Resmi Beroperasi

Foto | Sabtu, 13 Februari 2021 | 17:05 WIB

Perbaikan Jalan Ambles Tol Cipali KM 122

Perbaikan Jalan Ambles Tol Cipali KM 122

Foto | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:05 WIB

Siapkan Fasilitas Wisata di Sulut, Pemerintah Perbaiki Rumah-rumah Warga

Siapkan Fasilitas Wisata di Sulut, Pemerintah Perbaiki Rumah-rumah Warga

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:49 WIB

Peduli Masyarakat, PUPR Bangun Rusun bagi Warga Kalsel Senilai Rp 73,72 M

Peduli Masyarakat, PUPR Bangun Rusun bagi Warga Kalsel Senilai Rp 73,72 M

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:31 WIB

2020-2021, Ditjen Perumahan Sukses Realisasikan 94,14% Anggaran Perumahan

2020-2021, Ditjen Perumahan Sukses Realisasikan 94,14% Anggaran Perumahan

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×