Siapa Paling Berperan dalam Amankan Stok Beras Nasional, Ini Kata Mentan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:52 WIB
Siapa Paling Berperan dalam Amankan Stok Beras Nasional, Ini Kata Mentan
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya menyiapkan langkah strategis guna mengamankan produksi atau stok beras nasional dan harga saat musim panen raya padi Maret 2021. Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) adalah pihak yang mempunyai peranan penting dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras.

"Peran Kostraling adalah untuk menyerap gabah dan menjaga harga di tingkat petani, ibaratnya BULOG(badan urusan logistik) kecil. Kostraling menjadi andalan stok beras nasional dan pioner dari penggilingan-penggilingan padi kecil dan Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras) yang mempunyai peran di dalamnya, kita bersinergi," katanya, dalam Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Adapun luas panen padi pada Maret 2021 atau puncak panen diperkirakan 2 juta hektare.

Mentan mengatakan, mengikuti pola musim di Indonesia, saat musim basah produksi padi lebih besar dari musim kering, sehingga diperlukan pengelolaan ketersediaan yang baik, agar tidak ada gejolak permintaan dan gejolak harga di masyarakat.

Syahrul menerangkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, upaya memperkuat ketahanan pangan terus ditingkatkan. Salah satu kuncinya adalah memperkuat sinergitas yang lebih holistik, sebagai upaya menghasilkan suatu terobosan dan dapat memotret segala tantangan.

"Saya menyampaikan apresiasi kami kepada petani, kelompok pengelola penggilingan padi, serta pengusaha penggilingan padi yang tergabung dalam Perpadi, yang tidak hentinya bekerja keras, tidak mengenal lelah untuk mengolah gabah menjadi beras, sehingga sampai saat ini masih tersedia," ujarnya.

Ia menegaskan, peran Kostraling harus ditingkatkan, dengan bersinergi dengan Perpadi. Di samping mengoptimalkan peran penggilingan-penggilingan padi kecil, Kostraling juga diharapkan dapat menjaga stok beras nasional, harga dan kualitas beras bahkan harus bisa melakukan ekspor.

"Saya minta Perpadi bantu saya, kita pahami apa yang ada. Saya berharap kepala dinas pertanian bersama Perpadi, melihat mana yang harus di Kostralingkan. Kita punya peluang besar untuk melakukan akses pasar karena fenomena pandemi ini harga beras dunia naik, ini peluang bagi Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menuturkan, untuk mewujudkan Kostraling yang semakin modern dan pengelolaan yang semakin profesional, maka diperlukan dukungan pembiayaan yang memadai.

baca juga

Perhatian pemerintah kepada penggilingan padi, salah satunya diwujudkan dengan memberikan bantuan Rice Milling Unit (RMU) dan mesin pengering, terutama untuk kelompok tani pengelola penggilingan skala kecil dengan tujuan meningkatkan kualitas produk beras yang dihasilkan dan tentunya menjadikan mereka lebih modern.

"Di tahun 2020, sudah terbentuk 18 ribu Kostraling. Pemerintah menyediakan fasilitas modal dengan bunga rendah melalui dana KUR bagi usaha penggilingan padi," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso mengapresiasi upaya Kementan menjaga produksi dan harga beras pada puncak panen raya melalui Kostraling. Perpadi mengambil bagian dalam program ini untuk menyerap gabah petani.

"Hadirnya Kostraling dapat merevitalisasi penggilingan padi skala kecil, manfaatnya sangat banyak di antaranya mengurang angka kemiskinan, pengangguran, kehilangan hasil, meningkatkam efisiensi dan menstabilkan harga beras dan meningkatkan kualitas beras," ucapnya.

Sutarto menambahkan, pihak mendorong upaya Kementan dalam membangun korporasi petani. Ia menilai, komponen sinergi dengan melibatkan peran Perpadi atau penggilingan padi sudah tepat, ditambah lagi petani atau kelompok tani, perbankan, asuransi, pasar dan Bulog.

"Dengan demikian, perlu manajemen lapangan antara penggilingan padi dengan BUMDes dan koperasi sehingga korporasi petani bisa terwujud," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS : Sektor Pertanian Tumbuh Positif, Capai 2,59 Persen

BPS : Sektor Pertanian Tumbuh Positif, Capai 2,59 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:47 WIB

Bulog Sebut Cadangan Beras di Aceh Cukup hingga 6 Bulan

Bulog Sebut Cadangan Beras di Aceh Cukup hingga 6 Bulan

Sumut | Kamis, 25 Februari 2021 | 13:20 WIB

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:50 WIB

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:11 WIB

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:49 WIB

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:43 WIB

Terkini

Gelontorkan Rp5 Triliun Demi 3.782 Armada Listrik, Transjakarta Hadapi Proyek Terberat

Gelontorkan Rp5 Triliun Demi 3.782 Armada Listrik, Transjakarta Hadapi Proyek Terberat

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Nasib Ketua Yayasan Little Aresha: Dituntut 10 Tahun Penjara Hingga Restitusi Rp1,2 Miliar

Nasib Ketua Yayasan Little Aresha: Dituntut 10 Tahun Penjara Hingga Restitusi Rp1,2 Miliar

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Panggil Menteri hingga Panglima, Prabowo Gelar Rapat Khusus Bahas Karhutla di Istana

Panggil Menteri hingga Panglima, Prabowo Gelar Rapat Khusus Bahas Karhutla di Istana

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:01 WIB

The Rivals of Amziah King: Balas Dendam Tragis Peternak Lebah di Oklahoma

The Rivals of Amziah King: Balas Dendam Tragis Peternak Lebah di Oklahoma

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Baru Jadi Kepala Bakom, Syahganda Nainggolan Bikin Emosi Pejabat Malaysia, Begini Rekam Jejaknya

Baru Jadi Kepala Bakom, Syahganda Nainggolan Bikin Emosi Pejabat Malaysia, Begini Rekam Jejaknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Daftar 29 Bisnis TPPU Febrie Adriansyah Dirdik Jampidsus, dari Kuliner hingga Tambang

Daftar 29 Bisnis TPPU Febrie Adriansyah Dirdik Jampidsus, dari Kuliner hingga Tambang

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:53 WIB

2 Tahun Prabowo Gibran: 109 Juta Orang Dapat Gaji di Bawah UMR, Gen Z Susah Cari Kerja

2 Tahun Prabowo Gibran: 109 Juta Orang Dapat Gaji di Bawah UMR, Gen Z Susah Cari Kerja

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Belajar dari Kasus Gibran, DPR Dorong Aturan Penyetaraan Pendidikan Luar Negeri di RUU Sisdiknas

Belajar dari Kasus Gibran, DPR Dorong Aturan Penyetaraan Pendidikan Luar Negeri di RUU Sisdiknas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:52 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Gelaran MotoGP Mandalika 2026, Pariwisata Ikut Terdorong

BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Gelaran MotoGP Mandalika 2026, Pariwisata Ikut Terdorong

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Pertumbuhan UMKM dan Sport Tourism

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Pertumbuhan UMKM dan Sport Tourism

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:48 WIB

×