Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Fox Logger Dukung Pertumbuhan Industri Roda Dua Tanah Air

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 23 Maret 2021 | 15:07 WIB
Fox Logger Dukung Pertumbuhan Industri Roda Dua Tanah Air
Fox Logger.

Suara.com - Setelah menurun drastis pada tahun 2020 karena pandemi COVID-19, penjualan motor perlahan-lahan menunjukkan geliatnya. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat, penjualan sepeda motor domestik pada Januari 2021 mencapai 394.733 unit.

Angka penjualan ini merupakan yang tertinggi sejak pandemi COVID-19. Pasalnya, sejak April 2020, tercatat penjualan motor tertinggi hanya 380 ribu unit pada September 2020. Memang, pada Februari 2021, angka penjualan sempat menurun ke posisi 377.776 unit.

Namun, seperti ditegaskan Ketua Bidang Komersil AISI, Sigit Kumala, penjualan sepeda motor secara year to date (ytd) Januari-Februari 2021 berada di angka 772 ribu unit. Bisa dikatakan ini sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan kuartal IV/2020, di mana rata-rata penjualannya hanya sekitar 300 ribu unit.

Mencermati perkembangan tersebut, manajemen penguasa pasar GPS Tracker Indonesia, Fox Logger GPS Technology menyatakan merasa optimistis penjualan pasar sepeda motor perlahan tapi pasti akan pulih.

Alasannya, pertama, upaya pemerintah untuk menggencarkan vaksinasi, termasuk dengan vaksinasi mandiri. Yang kedua, relaksasi kredit kendaraan bermotor.

Seperti ditegaskan Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia, pemerintah akan melonggarkan ketentuan uang muka (DP) kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru yang mulai berlaku sejak 1 Maret hingga 31 Desember.

Adapun syarat utama DP 0% pembelian mbil dan motor adalah perbankan tersebut harus memiliki rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/N{L) di bawah 5%.

“Mempertimbangkan hal itu, kami meyakini perlahan-lahan situasi ekonomi makro membaik, termasuk industri sepeda motor,” ujar founder dan CEO Fox Logger, Alamsyah Cheung ditulis Selasa (23/3/2021).

Mengantisipasi hal tersebut, Alamsyah melanjutkan, Fox Logger GPS Technology telah siap untuk mendukung industri sepeda motor, terutama bagi industri leasing sebagai komponen utama penggerak sektor otomotif.

Dalam lima tahun terakhir, Fox Logger GPS Technology sendiri telah menjadi mitra strategis kalangan industri multifinance dalam melakukan pembiayaan kendaraan bermotor, baik mobil, truk, maupun sepeda motor.

Produk Fox Logger GPS Technology mampu membantu memberikan solusi yang komprehensif bagi perusahaan leasing kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor.

Solusi pertama, tentu saja dari sisi manajemen risiko (proteksi). Dengan teknologi internet of things terkini, Fox Logger GPS Technology membantu perusahaan leasing menekan risiko motor yang hilang karena mudah mendeteksi dan melacak pergerakan aset (sepeda motor).

Solusi yang kedua, dari sisi operasional keuangan. Fox Logger GPS Technology membantu perusahaan leasing mengubah variable cost yang biasanya digunakan untuk membayar pihak ketiga dalam mencari motor yang hilang, atau terkena kredit macet, menjadi fixed cost lantaran pemakaian Fox Logger GPS Technology bersifat biaya tetap.

Dengan solusi ini, ujung-ujungnya, perusahaan pun dapat menekan overhead cost.

“Istilahnya, dengan menggunakan Fox Logger GPS Technology ini maka yang terjadi adalah turning risk into profit karena dengan manajemen risiko yang terkendali, banyak keuntungan yang didapat perusahaan leasing,” tandas Alamsyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan GPS Tracker Ini Luncurkan Pelacak Narapidana

Perusahaan GPS Tracker Ini Luncurkan Pelacak Narapidana

Bisnis | Senin, 22 Februari 2021 | 11:06 WIB

Ratusan Kendaraan Selundupan Tujuan Timor Leste Digagalkan Polda Jatim

Ratusan Kendaraan Selundupan Tujuan Timor Leste Digagalkan Polda Jatim

Otomotif | Rabu, 10 Februari 2021 | 23:56 WIB

Fox Logger Targetkan Penjualannya Tembus Rp 100 Miliar di 2021

Fox Logger Targetkan Penjualannya Tembus Rp 100 Miliar di 2021

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:56 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB