alexametrics

Sepekan Terakhir, IHSG Anjlok 2,53 Persen

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
Sepekan Terakhir, IHSG Anjlok 2,53 Persen
Seorang pewarta memotret layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Kemudian perubahan juga terjadi pada kapitalisasi pasar selama sepekan, yaitu sebesar 2,24 persen atau sebesar Rp 7.309,902 triliun

Suara.com - Selama sepekan terakhir atau periode 22–26 Maret 2021, pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan data yang menurun, selama sepekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam zona merah.

Melansir data RTI, Minggu (28/3/2021) IHSG selama sepekan mengalami perubahan sebesar 2,53 persen, yaitu pada level 6.195,562 dari posisi 6.356,160 pada penutupan pekan lalu.

Kemudian perubahan juga terjadi pada kapitalisasi pasar selama sepekan, yaitu sebesar 2,24 persen atau sebesar Rp 7.309,902 triliun dari Rp 7.477,625 triliun pada pekan sebelumnya.

Sedangkan untuk rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 6,79 persen menjadi 15,653 miliar saham dari 16,793 miliar saham sepekan yang lalu.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Bangkit ke Level 6.141

Rata-rata frekuensi harian turut berubah 3,05 persen menjadi 1.102.435 kali transaksi dibandingkan 1.137.111 kali transaksi pada penutupan minggu lalu.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan 6,66 persen menjadi Rp 10,692 triliun dari Rp 11,455 triliun pada pekan sebelumnya.

Sedangkan investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 294,94 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 13,294 triliun.

Komentar