alexametrics

Mengawali Pekan, IHSG Masuk Zona Hijau Menguat ke Level 6.205

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
Mengawali Pekan, IHSG Masuk Zona Hijau Menguat ke Level 6.205
Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan masuk zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 2,5 basis poin

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini kembali dibuka menguat, adapun IHSG naik ke level 6.205 setelah pada akhir pekan kemarin ditutup 6.195.

Melansir data RTI, Senin (29/3/2021) IHSG diawal pra perdagangan naik 10 basis poin ke level 6.205 atau menguat 0,16 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan masuk zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 2,5 basis poin atau menguat 0,27 persen menuju level 941.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 21 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 91 miliar dan volume transaksi mencapai 5,3 ribu kali.

Baca Juga: Sepekan Terakhir, IHSG Anjlok 2,53 Persen

Sebanyak 198 saham menguat, 66 saham melemah dan 169 saham belum ditransaksikan.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, secara teknikal IHSG pada hari ini berpeluang naik hal tersebut terjadi setelah menguatnya sejumlah bursa regional.

“IHSG berpeluang konsolidasi menguat di awal pekan. Namun, ada ancaman gelombang ke tiga Covid-19 dan lambatnya proses vaksinasi di berbagai negara menjadi sentimen negative,” kata Hans dalam riset hariannya.

Di sisi lain, Hans menilai Yield Treasury AS 10 tahun yang masih terkendali memberikan sentimen positif pada pasar saham. Pada awal pekan, Yield US Treasury 10-tahun kembali melemah setelah pernyataan Chairman Federal Reserve Jerome Powell yang menyebutkan stimulus triliunan dollar AS dari pemerintah, bisa mendorong kenaikan harga (inflasi).

Menurut Jerome Powell inflasi bukanlah ancaman bagi perekonomian AS saat ini. Pernyataan Powell ini membuat yield obligasi AS tenor 10 tahun bergerak turun.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Bangkit ke Level 6.141

“Pelaku pasar keuangan dan sebagian ekonom khawatir dalam beberapa pekan ini karena pemulihan ekonomi Amerika seiring surutnya pandemi Covid-19,” jelas dia.

Komentar