Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Tes GeNose C19 di Bandara Hanya Akan Timbulkan Penumpukan Penumpang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 14:00 WIB
Tes GeNose C19 di Bandara Hanya Akan Timbulkan Penumpukan Penumpang
Calon penumpang menghembuskan nafas ke dalam kantong saat mengikuti tes deteksi COVID-19 dengan metode Gajah Mada Electric Nose Covid-19 (GeNose C19). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Suara.com - Pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 memberlakukan tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan transportasi dengan pesawat. Pemberlakuan tersebut rencananya dimulai pada 1 April 2021.

Adapun, pemberlakuan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Penggiat transportasi Alvin Lie meragukan kesiapan pemberlakuan tes GeNose C19 di Bandara. Ia menilai, justru akan ada penumpukan penumpang di Bandara, jika tes tersebut diberlakukan.

Apalagi, tes GeNose hanya berlaku pada hari keberangkatan. Penumpang harus datang lebih awal di bandara untuk tes GeNose kemudian check in.

"Akan terjadi konsentrasi penumpang di kawasan pelayanan tes GeNose. Penumpang butuh waktu lebih lama di bandara. 3-4 jam sebelum keberangkatan, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan penumpang," ujar Alvin kepada Suara.com, Rabu (31/3/2021).

Alvin juga mempertanyakan, terkait dengan jumlah alat tes GeNose C19 sudah mencukupi untuk melayani saat trafik penumpang di bandara sedang tinggi.

"Pada pekan-pekan awal penerapan pelayanan baru selalu akan terjadi masalah yang tidak terdeteksi sebelumnya. Bisa pada aspek SDM, alat kerja, alur pelayanan maupun pada sisi pengguna pelayanan yang kurang memahami. Resiko ini cukup tinggi," tegas dia.

Alvin menyarankan, agar pemerintah menunda pemberlakuan tes GeNose C19 di bandara setelah masa mudik Lebaran. Sebab, pada masa itu pastinya akan banyak penumpang yang nekat untuk mudik.

"Saya menilai akan lebih bijak jika penerapan GeNose dilaksanakan setelah Idul Fitri. Kasian pelaksana di lapangan. Mereka yang berhadapan langsung dengan pengguna pelayanan dan sekaligus menghadapi kondisi traffic puncak," pungkas Alvin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Stasiun yang Melayani GeNose, Syarat Perjalanan

Daftar Stasiun yang Melayani GeNose, Syarat Perjalanan

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 12:32 WIB

GeNose Jadi Syarat Perjalanan, Terbang ke Kalbar Tetap Wajib Tes PCR

GeNose Jadi Syarat Perjalanan, Terbang ke Kalbar Tetap Wajib Tes PCR

Kalbar | Rabu, 31 Maret 2021 | 12:30 WIB

Pemerintah Permudah Masyarakat Bepergian Lewat GeNose C19

Pemerintah Permudah Masyarakat Bepergian Lewat GeNose C19

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB