Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mentan dan Menko PMK Lepas Ekspor Komoditas Tani Senilai Rp220,4 Miliar

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 03 April 2021 | 07:43 WIB
Mentan dan Menko PMK Lepas Ekspor Komoditas Tani Senilai Rp220,4 Miliar
Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan Menko PMK, Muhadjir Effendy, melepas ekspor di Jakarta, Jumat (2/4/2021). (Dok : Kementan)

Suara.com - Pemerintah melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp220,4 miliar di Terminal Kontainer Jakarta Internasional (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dua menteri, yaitu Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Efendi dan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melakukan seremoni ini.

“ Saya berharap, ekspor pertanian ini dapat bersinggungan langsung dengan seluruh kalangan masyarakat hingga ke petani, sehingga otomatis dapat ikut menentaskan kemiskinan, “ ujar Muhadjir, Jakarta, Jumat (2/4/2021).

Komoditas pertanian yang diekspor terdiri dari 72 jenis, dengan total volume 7,1 ribu ton menuju 41 negara sekaligus.

Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri PMK, Muhadjir Effendy, melepas ekspor di Jakarta, Jumat (2/4/2021). (Dok : Kementan)
Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan Menko PMK, Muhadjir Effendy, melepas ekspor di Jakarta, Jumat (2/4/2021). (Dok : Kementan)

Muhadjir menambahkan, kehadirannya dalam acara ini adalah memastikan bahwa yang dilakukan Mentan dan jajarannya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam upaya mengangkat harkat martabat masyarakat Indonesia, khususnya petani.

Senentara itu Syahrul mengatakan, kehadiran Menteri PMK dalam ekspor komoditas pertanian menjadi momentum positif dalam menjaga kinerja pembangunan dan ekspor pertanian, khususnya dalam masa pandemi yang masih berlangsung.

"Hari ini kita memastikan bahwa hadirnya Menko PMK di sini merupakan bagian dari tugas negara dan perintah presiden, bahwa seluruh menteri dalam kabinet harus dapat bekerja sama dengan baik dan berusaha mengoptimalkan semua langkah untuk mengawal kepentingan bangsa," katanya.

Syahrul menambahkan, keberhasilan ekspor komoditas pertanian membuktikan bahwa Indonesia sangat kaya dengan beragam komoditas.

"Produk pertanian kita dibutuhkan dunia. Peluang untuk terus berinovasi dalam produk pertanian, bisa memenuhi kebutuhan negara lain. Di saat keterbatasan akibat pandemi Covid-19, seluruh insan pertanian, termasuk yang berada di DKI Jakarta dan daerah sekitarnya, tetap bekerja dan berproduksi, saya sangat mengapreasi," katanya.

“ Keberhasilan ekspor komoditas pertanian yang dilakukan hari ini dapat menjadi bukti bahwa produk pertanian Indonesia selalu hadir dan dibutuhkan hingga ke pasar dunia," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, yang juga hadir dan mendampingi secara teknis menjelaskan, terdapat ragam komoditas baru yakni pakan hewan kesayangan sebanyak 15 ton senilai Rp 891,8 juta, dengan tujuan India.

"Tentunya dengan iklim, layanan dan kemudahan yang terus diberikan, serta adanya inovasi teknologi pertanian ke depan, maka makin banyak komoditas baru dapat menyusul komoditas SBW, porang dan rempah-rempah yang berjaya di pasad ekspor," jelas Jamil.

Menurutnya, secara nasional, seluruh jajaran Karantina Pertanian di 50 tempat pengeluaran, baik pelabuhan, pos lintas batas dan bandar udara di Indonesia juga melalukan fasilitas ekspor terhadap 140 produk tumbuhan dan 9 produk hewan, dengan total volume 44,2 ribu ton, senilai Rp1,22 triliun ke 94 negara tujuan.

"Tugas kami, sesuai undang-undang perkarantinaan adalah memastikan komoditas ekspor kita ini sehat, aman dan sesuai dengan persyaratan sanitari dan fitosanitari di negara tujuan, sehingga diterima dan memiliki daya saing yang tinggi," pungkas Jamil.

Pelepasan ekspor, selain dihadiri oleh dua menteri juga disaksikan oleh Yorrys Raweyai, DPD Komite 2, pejabat dari Kementerian Koordinator Perekonomian, pejabat eselon 1 di lingkup Kementan dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Minta Semua Hasil Petani Diserap dan Jadi Stok Beras Nasional

Mentan Minta Semua Hasil Petani Diserap dan Jadi Stok Beras Nasional

Bisnis | Jum'at, 02 April 2021 | 20:54 WIB

Sejumlah Wilayah Masuk Fase Pemupukan, Mentan Minta Pupuk Segera Disalurkan

Sejumlah Wilayah Masuk Fase Pemupukan, Mentan Minta Pupuk Segera Disalurkan

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 19:24 WIB

Kementan Raih Silver Winner Sub Kategori Media Sosial

Kementan Raih Silver Winner Sub Kategori Media Sosial

News | Kamis, 01 April 2021 | 08:43 WIB

Masa Pandemi, Indonesia Masuk 5 Besar Negara Bebas Krisis Pangan Dunia

Masa Pandemi, Indonesia Masuk 5 Besar Negara Bebas Krisis Pangan Dunia

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 08:12 WIB

Kementan Jual Cabai Rawit Mulai Rp32 Ribu Per Kg Selama Sepekan di Jakarta

Kementan Jual Cabai Rawit Mulai Rp32 Ribu Per Kg Selama Sepekan di Jakarta

Jakarta | Rabu, 31 Maret 2021 | 13:26 WIB

Tahun Ini, Indonesia akan Lakukan Peremajaan 180 Ribu Hektare Kebun Sawit

Tahun Ini, Indonesia akan Lakukan Peremajaan 180 Ribu Hektare Kebun Sawit

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 10:14 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB