Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Raih Pendanaan, Glints akan Bantu Kembangkan 120 Juta Talenta Profesional

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 April 2021 | 18:59 WIB
Raih Pendanaan, Glints akan Bantu Kembangkan 120 Juta Talenta Profesional
Glints team. (Dok : Glints)

Suara.com - Setelah mendapat pendanaan sebesar 22,5 juta dolar AS dari PERSOL Holding, Tokyo, Glints akan mewujudkan misinya, yaitu membantu pengembangan karier 120 juta talenta profesional di Asia Tenggara dan mengatasi masalah talent crunch atau keterbatasan kandidat di kawasan ini. Platform talent pengembangan karier dan rekrutmen terbesar di Asia Tenggara ini akan membangun lebih banyak fitur dan solusi dalam Ekosistem Talent Glints, memperkuat jaringan perusahaan tersebut di Singapura, Indonesia, Vietnam, dan Taiwan, serta memperkuat team product dan engineering-nya.

Co-founder & CEO Glints, Oswald Yeo mengatakan, misi untuk membantu 120 juta profesional di Asia Tenggara menjadi hal yang patut disegerakan, karena pandemi telah mempercepat perubahan cara bekerja (future of work).

Co-founder & CEO Glints, Oswald Yeo. (Dok : Glints)
Co-founder & CEO Glints, Oswald Yeo. (Dok : Glints)

“Pandemi mempercepat perubahan cara bekerja (future of work) dan pasar tenaga kerja. Misi kami untuk membantu 120 juta professional di Asia Tenggara menjadi makin krusial. Solusi yang sudah ada, umumnya berupa portal lowongan kerja dan rekruter tradisional, yang hanya mencakup sebagian solusi saja. Kami mengembangkan platform Glints dengan pendekatan yang menyeluruh untuk membantu bukan hanya proses pencarian kerja dan pengembangan karier bagi para profesional di Asia Tenggara, tapi juga memecahkan masalah talent crunch bagi pemberi kerja,” ujarnya.

Menurut Yeo, ekosistem Talent Glints mempercepat future of work & talent di Asia Tenggara. Platform pencarian kerja full-stack, pertama dalam kategorinya, mendukung profesional dalam perjalanan mereka mencari dan mengembangkan karier, menghubungkan para profesional dalam forum komunitas (Glints Community), pendidikan keterampilan (Glints Academy dan Glints ExpertClass), dan fitur pencarian pekerjaan (Glints Job Marketplace).

Untuk pemberi kerja, Glints menyediakan solusi rekrutmen berbasis teknologi yang dua kali lebih efisien daripada rekruter tradisional. Adapun klien yang sudah menggunakan Glints antara lain, Go-Jek, Tokopedia, FWD Insurance, Starbucks, dan Mediacorp.

Bisnis Glints untuk solusi kandidat lintas batas, disebut dengan TalentHub, telah mengalami peningkatan permintaan lantaran pesatnya adopsi remote work. Bisnis ini tumbuh dua kali lipat di 2020.

Putaran Seri C mencakup partisipasi dari investor yang sebelumnya bergabung, termasuk Monk’s Hill Ventures, Fresco Capital, Mindworks Ventures, Wavemaker Partners, dan investor lainnya termasuk Binny Bansal (co-founder of Flipkart), dan Xiaoyin Zhang (Ex-Goldman Sachs TMT China Head & Partner yang membawa Tencent, Baidu, dan Alibaba ke publik).

Sementara itu, CEO dari PERSOL Asia Pacific, Takayuki Yamazaki mengatakan, pihaknya sangat antusias kerja sama dengan Glints, karena bisa membantu para profesional Asia Tenggara dalam memulihkan masalah talent crunch.

“Kami sangat antusias untuk memperkuat kerja sama dengan Glints. Dengan distribusi komersial dan pengalaman di Asia yang dimiliki oleh PERSO Group serta platform talent berbasis teknologi milik Glints, kami akan membantu para profesional di Asia Tenggara dan memecahkan masalah talent crunch yang terjadi di Asia Tenggara,” kataya.

Di tengah gempuran pandemi Covid-19, Glints telah menunjukkan pertumbuhan pada 2020 dengan pendapatan tahunan lebih dari dua kali lipat dan melanjutkan tren pendapatan tahunan yang meningkat sebanyak tiga digit persen selama 3 tahun terakhir. Selain itu, Glints juga melihat margin kontribusi yang positif di seluruh unit bisnis dengan pasar Indonesia dan Vietnam, yang sudah menghasilkan profit.

Peng T. Ong, Managing Partner dari Monk’s Hill Ventures mengatakan, “Oswald dan timnya telah berhasil mendefinisikan ulang perjalanan pencari dan pemberi kerja secara mendasar dan dalam konteks masa depan dunia kerja. Kecepatan dalam mencapai pendapatan yang sustainable lewat fundamental bisnis yang kuat, serta besarnya skala basis pencari kerja dan pemberi kerja yang mereka bangun sungguh mengagumkan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Ketinggalan, Malaysia Rancang Kebijakan Kendaraan Listrik

Merasa Ketinggalan, Malaysia Rancang Kebijakan Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 27 Maret 2021 | 21:22 WIB

Layanan Vaksinasi Covid-19 Secara Drive Thru di Bali

Layanan Vaksinasi Covid-19 Secara Drive Thru di Bali

Foto | Minggu, 28 Februari 2021 | 16:35 WIB

Mitsubishi Akan Kirim Produk ke Eropa Pakai Fasilitas Renault?

Mitsubishi Akan Kirim Produk ke Eropa Pakai Fasilitas Renault?

Otomotif | Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:42 WIB

Studi: Virus Corona Pemicu Covid-19 Mungkin Berasal dari Asia Tenggara

Studi: Virus Corona Pemicu Covid-19 Mungkin Berasal dari Asia Tenggara

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 07:15 WIB

Jarang Dilirik Sebagai Lokasi Perakitan, Porsche Meminang Malaysia

Jarang Dilirik Sebagai Lokasi Perakitan, Porsche Meminang Malaysia

Otomotif | Rabu, 10 Februari 2021 | 21:51 WIB

Pekerja Migran di Korea Selatan: Hidup Serba Kekurangan

Pekerja Migran di Korea Selatan: Hidup Serba Kekurangan

Video | Senin, 08 Februari 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB