Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Harga Emas Dunia Kembali Ambles Setelah Menguat Selama Sepekan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 07:58 WIB
Harga Emas Dunia Kembali Ambles Setelah Menguat Selama Sepekan
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas dunia kembali melemah setelah mencapai level tertingginya lebih dari satu minggu, karena data ekonomi yang kuat dari Amerika.

Mengutip CNBC, Kamis (8/4/2021) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi 1.737,01 dolar AS per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,1 persen lebih rendah menjadi 1.741,6 dolar AS per ounce.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil sangat sensitif terhadap yield yang lebih tinggi, karena meningkatkan opportunity cost untuk memegang logam kuning itu.

Data pada sesi Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan di Amerika melesat ke level tertingginya dalam dua tahun terakhir pada Februari, sementara penguatan permintaan domestik membantu perekrutan di tengah peningkatan vaksinasi Covid-19 dan bantuan pandemi tambahan dari pemerintah.

Sementara itu, Federal Reserve tetap berhati-hati tentang berlanjutnya risiko pandemi virus korona dan berkomitmen untuk memberikan dukungan kebijakan moneter sampai rebound lebih aman, menurut risalah rapat bank sentral itu pada bulan lalu.

Dana Moneter Internasional menaikkan prospek untuk pertumbuhan ekonomi global, Selasa, memperkirakan output dunia akan naik 6 persen tahun ini, tingkat yang tidak terlihat sejak era 1970-an.

Indeks S&P 500 menambah keuntungan, sementara Indeks Dolar (Indeks DXY) naik tipis setelah The Fed merilis risalah tersebut.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,2 persen menjadi 25,12 dolar AS per ounce. Paladium anjlok 2,3 persen menjadi 2.622,71 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya mencapai level terendah satu minggu di 2.592 dolar AS per ounce.

Sedangkan platinum melemah 0,6 persem menjadi 1.225,39 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya naik menjadi 1.244,50 dolar AS per ounce, level tertinggi sejak 25 Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 924.000 per Gram

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 924.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 09:55 WIB

Dolar dan Obligasi AS Melemah, Harga Emas Dunia Langsung Naik

Dolar dan Obligasi AS Melemah, Harga Emas Dunia Langsung Naik

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 08:19 WIB

Data Ekonomi AS Membaik, Harga Emas Langsung Melemah

Data Ekonomi AS Membaik, Harga Emas Langsung Melemah

Bisnis | Selasa, 06 April 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah

Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:39 WIB

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:37 WIB

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:26 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:24 WIB

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:03 WIB

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:44 WIB

10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara

10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:19 WIB

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:33 WIB