Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:52 WIB
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
Bitcoin (Unsplash)
  • Ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Trump memicu penurunan tajam aset kripto seperti Bitcoin (US$64.000) pada Selasa (24/02/2026).
  • Aset aman tradisional seperti emas (naik 0,97%) dan perak (lonjak 7%) justru mengalami kenaikan signifikan akibat sentimen risiko global.
  • Data menunjukkan divergensi perilaku aset: Bitcoin turun 40% sementara emas naik 50% dalam enam bulan terakhir.

Suara.com - Ketidakpastian yang menyelimuti kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump kembali memicu gejolak di pasar modal dan aset kripto global. Fenomena unik kini tengah terjadi: harga aset kripto, termasuk Bitcoin (BTC), merosot tajam, sementara aset aman tradisional seperti emas dan perak justru melonjak drastis.

Kondisi ini memperdalam jurang pemisah (decoupling) antar kelas aset dan kembali mempertanyakan status Bitcoin sebagai "emas digital".

Berdasarkan data Investing.com pada Selasa (24/02/2026), Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.000, mengalami penurunan 2,78% dalam 24 jam terakhir.

Bahkan, pada jam perdagangan sebelumnya, BTC sempat menyentuh level US$63.000, mendekati titik terendah US$62.000 yang pernah terjadi saat ketegangan militer AS-Iran awal bulan ini.

Tak hanya Bitcoin, aset kripto lainnya turut mengekor di zona merah:

  • Ethereum (ETH): Merosot 3,61% ke level US$1.859,43.
  • Solana (SOL): Anjlok cukup dalam sebesar 4,12%.
  • Ripple (XRP): Terkoreksi tipis 0,6%.

Pemicu utama aksi jual massal ini adalah pengumuman "Plan B" pemerintahan Trump pasca putusan Mahkamah Agung AS.

Trump bersikeras menerapkan "tarif global" baru, yang memicu kekhawatiran pecahnya perang dagang jilid baru.

"Kenaikan tarif yang tiba-tiba ini memicu panic selling dari investor yang mengantisipasi penurunan pasar lebih lanjut," ungkap Jeff May, COO BTSE.

Berbanding terbalik dengan kripto, harga emas spot internasional justru naik 0,97% menjadi US$5.157,12 per ons.

Perak bahkan mencatatkan lonjakan fantastis lebih dari 7%. Penguatan aset safe-haven ini didorong oleh melemahnya indeks dolar AS pasca putusan pengadilan.

Bloomberg melaporkan bahwa selain pelemahan dolar, meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran atas pasar surat utang AS (U.S. Treasury) menjadi magnet bagi aliran dana investor menuju emas.

Di pasar komoditas, harga tembaga di London Metal Exchange (LME) juga naik ke US$13.000 per ton, didorong ekspektasi pemulihan manufaktur jika tarif terhadap China melunak.

Gugurnya Narasi "Digital Gold"?

Sejak Oktober tahun lalu, tren keduanya menunjukkan arah yang bertolak belakang. Dalam enam bulan terakhir, harga Bitcoin telah anjlok lebih dari 40%, sementara emas justru melambung lebih dari 50%.

Analis Deutsche Bank, Marion Laboure, menilai bahwa Bitcoin mulai kehilangan perannya sebagai instrumen lindung nilai inflasi.

"Bitcoin tidak lagi memenuhi fungsinya sebagai 'emas digital'. Tren penjualan yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa investor tradisional mulai kehilangan minat dan pesimisme terhadap pasar kripto secara keseluruhan terus tumbuh," jelasnya.


DISCLAIMER: Pergerakan harga aset kripto dan komoditas global sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh sentimen kebijakan ekonomi internasional. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:16 WIB

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:52 WIB

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:14 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:19 WIB

Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram

Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?

Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB