Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona

M Nurhadi

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:52 WIB
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
Bitcoin (Unsplash)
baca 10 detik
  • Ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Trump memicu penurunan tajam aset kripto seperti Bitcoin (US$64.000) pada Selasa (24/02/2026).
  • Aset aman tradisional seperti emas (naik 0,97%) dan perak (lonjak 7%) justru mengalami kenaikan signifikan akibat sentimen risiko global.
  • Data menunjukkan divergensi perilaku aset: Bitcoin turun 40% sementara emas naik 50% dalam enam bulan terakhir.

Suara.com - Ketidakpastian yang menyelimuti kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump kembali memicu gejolak di pasar modal dan aset kripto global. Fenomena unik kini tengah terjadi: harga aset kripto, termasuk Bitcoin (BTC), merosot tajam, sementara aset aman tradisional seperti emas dan perak justru melonjak drastis.

Kondisi ini memperdalam jurang pemisah (decoupling) antar kelas aset dan kembali mempertanyakan status Bitcoin sebagai "emas digital".

Berdasarkan data Investing.com pada Selasa (24/02/2026), Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.000, mengalami penurunan 2,78% dalam 24 jam terakhir.

Bahkan, pada jam perdagangan sebelumnya, BTC sempat menyentuh level US$63.000, mendekati titik terendah US$62.000 yang pernah terjadi saat ketegangan militer AS-Iran awal bulan ini.

Tak hanya Bitcoin, aset kripto lainnya turut mengekor di zona merah:

  • Ethereum (ETH): Merosot 3,61% ke level US$1.859,43.
  • Solana (SOL): Anjlok cukup dalam sebesar 4,12%.
  • Ripple (XRP): Terkoreksi tipis 0,6%.

Pemicu utama aksi jual massal ini adalah pengumuman "Plan B" pemerintahan Trump pasca putusan Mahkamah Agung AS.

Trump bersikeras menerapkan "tarif global" baru, yang memicu kekhawatiran pecahnya perang dagang jilid baru.

"Kenaikan tarif yang tiba-tiba ini memicu panic selling dari investor yang mengantisipasi penurunan pasar lebih lanjut," ungkap Jeff May, COO BTSE.

Berbanding terbalik dengan kripto, harga emas spot internasional justru naik 0,97% menjadi US$5.157,12 per ons.

baca juga

Perak bahkan mencatatkan lonjakan fantastis lebih dari 7%. Penguatan aset safe-haven ini didorong oleh melemahnya indeks dolar AS pasca putusan pengadilan.

Bloomberg melaporkan bahwa selain pelemahan dolar, meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran atas pasar surat utang AS (U.S. Treasury) menjadi magnet bagi aliran dana investor menuju emas.

Di pasar komoditas, harga tembaga di London Metal Exchange (LME) juga naik ke US$13.000 per ton, didorong ekspektasi pemulihan manufaktur jika tarif terhadap China melunak.

Gugurnya Narasi "Digital Gold"?

Sejak Oktober tahun lalu, tren keduanya menunjukkan arah yang bertolak belakang. Dalam enam bulan terakhir, harga Bitcoin telah anjlok lebih dari 40%, sementara emas justru melambung lebih dari 50%.

Analis Deutsche Bank, Marion Laboure, menilai bahwa Bitcoin mulai kehilangan perannya sebagai instrumen lindung nilai inflasi.

"Bitcoin tidak lagi memenuhi fungsinya sebagai 'emas digital'. Tren penjualan yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa investor tradisional mulai kehilangan minat dan pesimisme terhadap pasar kripto secara keseluruhan terus tumbuh," jelasnya.


DISCLAIMER: Pergerakan harga aset kripto dan komoditas global sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh sentimen kebijakan ekonomi internasional. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:16 WIB

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:52 WIB

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:14 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:19 WIB

Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram

Emas Antam Semakin Mahal, Harganya Tembus Rp 3.028.000/Gram

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?

Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×