Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun

M Nurhadi

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:09 WIB
Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Sebanyak 22 Senator Demokrat mengajukan RUU mewajibkan pengembalian tarif yang dibatalkan MA, termasuk bunga, dalam 180 hari.
  • RUU tersebut menginstruksikan CBP memprioritaskan pengembalian dana tarif ilegal kepada pelaku usaha kecil dan menengah di AS.
  • Diperkirakan total potensi pengembalian dana tarif IEEPA yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung mencapai US$175 miliar.

Suara.com - Gelombang perlawanan politik terhadap kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump semakin menguat di Washington.

Sebanyak 22 Senator dari Partai Demokrat resmi mengajukan rancangan undang-undang (RUU) pada Senin (23/2/2026), yang mewajibkan pemerintah untuk mengembalikan seluruh pendapatan dari tarif yang sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS.

RUU tersebut menuntut agar pemerintahan Trump memberikan pengembalian dana secara penuh, termasuk bunga, dalam jangka waktu maksimal 180 hari.

Menariknya, regulasi ini menginstruksikan lembaga Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) untuk memprioritaskan pengembalian dana bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

Meskipun Mahkamah Agung AS telah membatalkan tarif luas yang diberlakukan di bawah International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) pada Jumat lalu, lembaga yudikatif tertinggi tersebut tidak memberikan instruksi spesifik mengenai mekanisme pengembalian dana.

Kasus ini justru dikembalikan ke pengadilan perdagangan yang lebih rendah untuk menentukan langkah selanjutnya.

Senator Demokrat berargumen bahwa ketidakpastian ini merugikan ekonomi. Oleh karena itu, RUU mereka mewajibkan CBP mengembalikan seluruh tarif yang dianggap ilegal, bahkan jika proses bea masuk tersebut sudah dinyatakan selesai atau "dilikuidasi" oleh petugas di pelabuhan.

Besarnya dana yang harus dikembalikan oleh pemerintah AS mencapai angka yang sangat signifikan. Berikut adalah fakta-fakta ekonomi berdasarkan data terbaru:

  1. Total Potensi Pengembalian: Ekonom dari Penn-Wharton Budget Model memperkirakan ada lebih dari US$175 miliar (sekitar Rp2.744 triliun) pendapatan tarif IEEPA yang kini berpotensi harus dikembalikan.
  2. Pendapatan Harian: Model prakiraan menunjukkan bahwa tarif berbasis IEEPA tersebut sebelumnya menghasilkan pendapatan kotor lebih dari US$500 juta (sekitar Rp7,8 triliun) per hari.
  3. Batas Waktu Penghentian: CBP dijadwalkan secara resmi menghentikan pemungutan tarif IEEPA yang kini ilegal tersebut pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 00:01 waktu setempat.

Pertarungan Politik di Kongres

baca juga

RUU ini didukung oleh tokoh-tokoh kuat Demokrat, termasuk Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer dan Senator Ron Wyden.

"Langkah pertama yang krusial adalah membantu rakyat yang paling membutuhkan dengan mengembalikan uang ke kantong pengusaha kecil dan produsen sesegera mungkin," tegas Wyden.

Namun, jalan menuju pengesahan RUU ini diprediksi akan terjal:

  • Sikap Republik: Juru bicara Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Republik, John Thune, menolak berkomentar apakah RUU ini akan dipertimbangkan.
  • Respon DPR: Ketua DPR AS, Mike Johnson (Republik), mengindikasikan bahwa DPR yang dikuasai Republik tidak akan ikut campur dalam urusan pengembalian dana dan menyerahkan sepenuhnya kepada Gedung Putih.
  • Pernyataan Pemerintah: Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa pemerintah akan mengikuti keputusan pengadilan rendah terkait pengembalian dana, namun proses tersebut bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Hingga saat ini, Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait tekanan legislatif dari pihak Demokrat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang

Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:59 WIB

MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!

MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!

Video | Senin, 23 Februari 2026 | 19:10 WIB

Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang

Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 16:05 WIB

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:43 WIB

Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri

Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:28 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:19 WIB

Terkini

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:14 WIB

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

×