Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Latinusa Targetkan Kenaikan Laba 10 Persen di Tahun Ini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 09 April 2021 | 07:54 WIB
Latinusa Targetkan Kenaikan Laba 10 Persen di Tahun Ini
Ilustrasi pencatatan keuangan.

Suara.com - Produsen tinplate bahan dasar untuk kaleng makanan, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa membidik kenaikan laba bersih sebesar 10 persen pada tahun ini.

Perseroan masih optimis di tengah pandemi penjualan bakal meningkat, seiring dengan masa pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Kami masih optimis adanya pertumbuhan laba pada tahun ini, atau sekitar di bawah 10 persen dibanding tahun 2020," ujar Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi dalam paparan publik yang ditulis, Jumat (9/4/2021).

Jetrinaldi menuturkan, optimis itu setelah Perseroan berhasil mempertahankan pangsa pasar baja karbon rendah dengan lapisan timah atau tinplate di tengah pandemi covid-19.

Perseroan mencatat, pangsa pasar tinplate yang dicapai Latinusa pada tahun 2020 naik menjadi 64 persen dari tahun 2021

"Untuk tahun ini, kami berharap pangsa pasar Latinusa akan lebih besar dari apa yang sudah dicapai saat ini," ucap dia.

Pada tahun ini, Jetrinaldi mengatakan, perseroan telah mencanangan dana investasi sebesar 2,9 juta dollar AS. Dana itu, bersumber dari kas internal ini akan digunakan untuk menunjang bisnis perusahaan.

"Dan itu memang tidak sebesar tahun lalu, karena kami masih dalam penghematan biaya atau efesiensi, khususnya di pemakaian timah. Namun dana itu diluar pemeliharaan pabrik pengolahan," jelas dia.

Sebagai informasi, Latinusa telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2021.

baca juga

Dalam Rapat itu, pemegang saham Latinusa sepakat tidak membagikan dividen, namun perseroan berharap pada tahun depan bisa membagikan dividen meski laba bersih diproyeksikan bertumbuh di bawah 10 persen

"Tahun ini kami belum membagikan dividen. Kalau di 2021 ini kembali positif, tentu pada tahun depan kami ingin memenuhi harapan pada pemegang saham berupa dividen," ungkap dia.

Sepanjang 2020, NIKL membukukan laba bersih sebesar 2,72 juta dollar AS atau mengalami pertumbuhan dibanding 2019 yang senilai 2,68 juta dollar AS. Sedangkan itu, penjualan pada tahun lalu tercatat menurun menjadi 144,73 juta dollar AS dari 163,09 juta dollar AS di 2019.

Sementara, beban pokok penjualan NIKL di sepanjang 2020 tercatat senilai 134,95 juta dollar AS atau lebih rendah dibanding setahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, beban keuangan NIKL tercatat senilai 1,25 juta dollar AS yang mana mengalami penurunan dibanding 2019. Adapun laba sebelum pajak di 2020 sebesar 3,63 juta dollar AS, dengan jumlah beban pajak sebesar 913,56 ribu dollar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Temuan 200 Ton Zircon, Satgas Penanganan Limbah Timah Dibentuk

Ada Temuan 200 Ton Zircon, Satgas Penanganan Limbah Timah Dibentuk

Sumsel | Jum'at, 09 April 2021 | 06:02 WIB

Tolak Tambang Laut PT. Timah, Nelayan Pulau Bangka Gelar Demonstrasi

Tolak Tambang Laut PT. Timah, Nelayan Pulau Bangka Gelar Demonstrasi

Sumsel | Senin, 05 April 2021 | 17:00 WIB

Melawan Petugas, Maling Tabung Gas Dihadiahi Timah Panas

Melawan Petugas, Maling Tabung Gas Dihadiahi Timah Panas

Bekaci | Senin, 22 Februari 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×